PONTIANAK POST - Morgan Rogers mengungkapkan bahwa peran pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso, menjadi faktor utama yang membuatnya menerima pinangan The Blues meski sebelumnya diminati Arsenal, setelah resmi didatangkan dari Aston Villa dengan nilai transfer mencapai 117 juta poundsterling.
Kepindahan penyerang tim nasional Inggris itu menjadi salah satu transfer terbesar Chelsea pada bursa musim panas, namun Rogers menegaskan keputusannya tidak semata didasarkan pada nilai kontrak atau reputasi klub, melainkan karena kesesuaian visi sepak bola yang dipaparkan Alonso, sebagaimana disampaikannya dalam wawancara resmi bersama Chelsea.
Xabi Alonso Yakinkan Rogers Lewat Rencana Taktik
Rogers mengatakan dirinya membutuhkan kepastian mengenai cara kerja pelatih sebelum memutuskan bergabung dengan Chelsea.
"Saya sudah beberapa kali berbicara dengannya dan bagi saya sangat penting memahami seperti apa karakter pelatih, bagaimana cara dia bekerja, serta bagaimana dia ingin tim bermain," kata Rogers dalam wawancara resmi Chelsea.
Baca Juga: Chelsea Pecahkan Rekor untuk Morgan Rogers, Seberapa Besar Pengaruhnya Bagi Skuad The Blues?
Menurut Rogers, filosofi sepak bola Alonso sangat sesuai dengan gaya bermain yang ingin ia tampilkan.
"Itu sangat cocok dengan cara saya memandang sepak bola, bagaimana saya ingin bermain, menjadi diri sendiri, bebas, dan mengekspresikan kemampuan saya. Kehadirannya menjadi faktor yang sangat besar mengapa saya berada di sini," ujar pemain berusia 24 tahun tersebut.
Chelsea sebelumnya mengumumkan kedatangan Rogers dari Aston Villa dalam transfer bernilai sekitar 117 juta poundsterling, sementara Arsenal sempat menjadikan sang pemain sebagai salah satu target utama untuk memperkuat lini serang mereka.
Peran Bebas Jadi Kunci Harapan Rogers
Rogers diperkirakan akan menjadi bagian penting dalam skema permainan Alonso berkat kemampuannya bermain sebagai penyerang sayap kiri maupun gelandang serang.
Baca Juga: Manchester United dan Arsenal Ditawari Bek muda Chelsea Jorrel Hato
Fleksibilitas tersebut dinilai memberi Chelsea lebih banyak variasi dalam membangun serangan, namun Rogers menegaskan dirinya ingin memperoleh kebebasan untuk menggiring bola, menghadapi lawan secara langsung, dan menciptakan peluang di sepertiga akhir lapangan.
Dalam wawancara resmi klub, Alonso sebelumnya juga menegaskan ingin membangun identitas permainan yang jelas, budaya tim yang kuat, serta memastikan setiap pemain memahami perannya demi kepentingan kolektif.
Keterlibatan langsung Alonso dalam proses perekrutan diyakini menjadi modal penting bagi Rogers untuk beradaptasi lebih cepat di Stamford Bridge, terutama karena nilai transfer yang tinggi akan menghadirkan ekspektasi besar sejak awal musim.
Meski tekanan akan mengikuti statusnya sebagai salah satu pembelian termahal Chelsea, Rogers optimistis dapat berkembang di bawah pelatih yang memahami karakter permainannya sejak awal proses negosiasi. (*)
Editor : Efprizan