Rumput Final Piala Dunia Ludes Terjual, Harga Tembus Rp53 Juta

Efprizan • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 08:38 WIB
Potongan rumput final Piala Dunia dikemas dalam kubus akrilik eksklusif dan ludes terjual melalui platform resmi FIFA. (ist)
Potongan rumput final Piala Dunia dikemas dalam kubus akrilik eksklusif dan ludes terjual melalui platform resmi FIFA. (ist)

PONTIANAK POST - FIFA berhasil menjual habis seluruh stok potongan rumput lapangan final Piala Dunia hanya dalam hitungan jam setelah dipasarkan melalui platform resmi FIFA, dengan harga edisi premium mencapai 3.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 53 juta per unit.

Tingginya minat penggemar sepak bola dan kolektor dari berbagai negara membuat seluruh unit memorabilia tersebut ludes dalam waktu singkat, menunjukkan besarnya nilai komersial yang melekat pada momen bersejarah di ajang Piala Dunia.

Rumput Final Dikemas sebagai Koleksi Eksklusif

FIFA menghadirkan potongan rumput final Piala Dunia dalam kemasan kubus akrilik transparan sebagai produk koleksi resmi yang diproduksi dalam jumlah terbatas.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan FIFA, tersedia beberapa pilihan edisi, termasuk versi premium yang dilengkapi replika bola resmi final Piala Dunia sehingga menawarkan nilai tambah bagi para kolektor.

Baca Juga: Ferran Torres: Takdir Memang Menuliskan Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Harga edisi standar dipasarkan mulai 450 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 8 juta, sedangkan edisi premium dijual hingga 3.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 53 juta.

Meski dibanderol dengan harga tinggi, seluruh stok tetap habis terjual dalam waktu singkat sejak penjualan dibuka melalui platform resmi FIFA.

Amerika Serikat dan Inggris Jadi Pasar Terbesar

FIFA mencatat Amerika Serikat dan Inggris sebagai dua negara dengan permintaan tertinggi terhadap memorabilia tersebut.

Banyak penggemar rela mengeluarkan dana besar demi memiliki bagian kecil dari sejarah final Piala Dunia yang dianggap memiliki nilai emosional sekaligus investasi koleksi.

Baca Juga: Golden Ball untuk Rodri, Spanyol Jadi Raja Penghargaan Piala Dunia 2026

Fenomena ini memperlihatkan bahwa nilai sebuah memorabilia olahraga tidak hanya ditentukan oleh bentuk fisiknya, tetapi juga oleh kisah dan momen bersejarah yang menyertainya.

Potongan rumput yang sebelumnya menjadi bagian dari lapangan pertandingan kini berubah menjadi barang koleksi bernilai tinggi berkat statusnya sebagai saksi laga puncak turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Peluang Baru Bisnis Memorabilia FIFA

Keberhasilan penjualan ini memperkuat potensi bisnis memorabilia resmi FIFA di masa mendatang.

Respons positif pasar menunjukkan penggemar bersedia membeli produk eksklusif yang memiliki nilai sejarah serta diproduksi dalam jumlah terbatas.

Baca Juga: Air Mata Messi di Final Piala Dunia 2026: Merasa Terpukul, Akui Spanyol Lebih Baik

Konsep serupa berpeluang diterapkan kembali pada edisi Piala Dunia berikutnya sebagai sumber pendapatan tambahan selain hak siar, sponsor, dan penjualan tiket.

Kesuksesan penjualan rumput final Piala Dunia membuktikan bahwa antusiasme terhadap turnamen tidak berakhir ketika pertandingan usai, karena kenangan dari laga puncak tetap memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi kolektor di berbagai belahan dunia. (*)

Editor : Efprizan
Rumput Final Piala Dunia kolektor sepak bola piala dunia 2026 Piala Dunia fifa