PONTIANAK POST - Adhyaksa FC dikabarkan akan segera berganti nama menjadi Isenmulang FC setelah resmi memindahkan markas ke Kalimantan Tengah, dengan perubahan identitas tersebut menunggu pengesahan dalam Kongres PSSI yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus.
Pergantian nama itu menjadi bagian dari penyesuaian identitas klub dengan daerah asal barunya, sekaligus menandai babak baru Adhyaksa FC sebagai peserta Super League Indonesia musim 2026/2027.
Isenmulang Jadi Simbol Semangat Baru Klub
Nama Isenmulang dipilih karena memiliki makna kuat bagi masyarakat Kalimantan Tengah, yakni "pantang mundur", yang mencerminkan semangat juang dan ketangguhan sehingga diharapkan menjadi filosofi baru klub dalam menghadapi persaingan di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Jika perubahan tersebut disahkan oleh Kongres PSSI, Adhyaksa FC akan menjadi klub kedua yang berganti identitas pada agenda tersebut setelah Malut United yang juga dikabarkan berubah nama menjadi Jateng United usai perpindahan kepemilikan dan domisili.
Baca Juga: John Herdman Tetapkan 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Informasi mengenai rencana pergantian identitas kedua klub tersebut berkembang menjelang pelaksanaan Kongres PSSI pada awal Agustus.
Rebranding Klub Kembali Picu Perdebatan
Fenomena pergantian nama, logo, maupun markas klub bukan hal baru di sepak bola Indonesia karena dalam beberapa tahun terakhir sejumlah klub melakukan rebranding setelah terjadi perubahan kepemilikan ataupun perpindahan domisili.
Secara regulasi, perubahan identitas klub diperbolehkan oleh PSSI selama memenuhi persyaratan administrasi dan mendapat persetujuan dalam mekanisme organisasi.
Sejumlah pengamat menilai rebranding dapat menjadi strategi bisnis untuk memperluas basis pendukung sekaligus memperkuat identitas klub dengan daerah yang diwakili.
Baca Juga: Jelang Piala AFF 2026: John Herdman Kantongi 26 Pemain
Namun, sebagian suporter berpandangan pergantian identitas yang terlalu sering berpotensi mengikis sejarah klub, melemahkan ikatan emosional dengan pendukung lama, serta menghilangkan tradisi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Perdebatan tersebut menunjukkan bahwa identitas klub tidak hanya berkaitan dengan aspek bisnis, tetapi juga menyangkut loyalitas dan rasa memiliki dari para pendukung.
Menanti Keputusan Kongres PSSI
Apabila disahkan, Isenmulang FC akan resmi menjadi representasi baru Kalimantan Tengah di kompetisi Super League Indonesia musim 2026/2027 dengan membawa identitas yang lebih dekat dengan masyarakat setempat.
Keputusan final kini berada di tangan Kongres PSSI yang akan menentukan sah atau tidaknya perubahan identitas tersebut, termasuk usulan pergantian nama Malut United menjadi Jateng United.
Baca Juga: Jelang Piala AFF 2026: Saatnya Timnas Indonesia Hapus Status Spesialis Runner-up
Banyak pihak berharap PSSI dapat terus menyempurnakan regulasi mengenai perubahan identitas klub agar kebutuhan pengembangan bisnis tetap berjalan tanpa mengabaikan sejarah, karakter, dan loyalitas suporter yang menjadi bagian penting dalam perkembangan sepak bola Indonesia. (*)
Editor : Efprizan