PONTIANAK POST - Francesco Camarda menegaskan komitmennya untuk AC Milan setelah mencetak dua gol dalam hasil imbang 2-2 melawan Celtic pada laga pramusim di Celtic Park, Sabtu (25/7), sekaligus menyebut perpanjangan kontraknya hingga 2031 sebagai awal perjalanan yang lebih besar bersama Rossoneri.
Penampilan impresif penyerang muda Italia itu datang sehari setelah AC Milan resmi memperpanjang kontraknya bersama Christian Comotto hingga 2031 sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub.
Dua gol Camarda berhasil menghapus ketertinggalan dua gol AC Milan, diawali lewat penalti yang ia menangkan sendiri sebelum menutup penampilannya dengan sundulan memanfaatkan umpan Samuel Chukwueze.
Camarda Sebut Kontrak Baru sebagai Awal Perjalanan
Camarda mengaku bangga dapat melanjutkan karier bersama klub yang telah membesarkan namanya sejak akademi.
"Saya sangat senang. Pelatih dan seluruh staf memberikan kepercayaan besar kepada saya serta terus berdiskusi mengenai pergerakan yang mereka inginkan untuk saya dan tim," ujar Camarda kepada Sky Sport, seperti dikutip MilanNews.
Penyerang berusia 18 tahun itu menegaskan perpanjangan kontraknya bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus berkembang.
"Saya tumbuh di Milan dan bangga dengan langkah memperpanjang kontrak ini. Ini jelas merupakan titik awal karena saya bekerja setiap hari untuk berkembang dan membantu tim serta pelatih," kata Camarda.
Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya dapat melanjutkan perjalanan bersama Christian Comotto, yang telah menjadi sahabatnya sejak sama-sama menimba ilmu di akademi AC Milan.
Baca Juga: Ruben Amorim Ubah Peta Persaingan, Empat Pilar AC Milan Terancam Tergusur
Ruben Amorim Beri Kepercayaan Penuh
Sebelum Camarda memberikan pernyataan, pelatih Ruben Amorim telah memastikan sang striker akan menjadi bagian dari skuad utama AC Milan musim depan.
Kepercayaan tersebut dibalas Camarda dengan penampilan efektif saat masuk pada babak kedua dan mencetak dua gol hanya dalam lima menit.
Menurut Camarda, dua pekan pertama di bawah arahan Amorim memberikan kesan positif karena seluruh pemain diajak memahami filosofi permainan baru secara detail.
"Pelatih dan staf membawa energi positif. Saat latihan maupun pertandingan kami dituntut fokus, bekerja keras, dan memberikan kemampuan terbaik," ucapnya.
Ia juga mengaku menyukai gaya bermain yang diterapkan Amorim meski menyadari proses adaptasi membutuhkan waktu.
"Saya menyukai gaya permainan yang dibawa pelatih. Saya hanya berusaha menjalankan apa yang diminta dan tim sedang mempelajari banyak ide baru. Kami siap mengikuti seluruh arahan staf pelatih," tambahnya.
Fokus Masa Depan Bersama Rossoneri
Meski menjadi pahlawan penyelamat AC Milan lewat dua golnya ke gawang Celtic, Camarda memilih tidak larut dalam euforia.
"Saya sangat senang, tetapi ini baru titik awal. Dua gol itu sangat bagus, terutama gol kedua berkat umpan luar biasa dari Chukwu. Namun semuanya sudah berlalu dan sekarang saya fokus ke depan," ujarnya.
Baca Juga: Galatasaray dan Fenerbahce Berebut Rafael Leao, AC Milan Tunggu Tawaran Resmi
Menurut Camarda, sepak bola selalu menuntut pemain membuktikan kualitasnya dari hari ke hari sehingga kesempatan yang datang tidak boleh disia-siakan.
"Saya ingin terus berkembang, terutama bersama rekan-rekan yang sebagian besar sudah saya kenal. Saya tidak memasang target berlebihan, saya hanya ingin bekerja keras untuk tim dan membela warna klub yang saya cintai karena ada peluang yang tidak boleh dilewatkan," katanya.
Sikap rendah hati Camarda menjadi sinyal positif bagi AC Milan yang tengah membangun fondasi baru bersama Ruben Amorim dengan mengandalkan kombinasi pemain muda dan senior untuk menghadapi musim 2026/2027. (*)
Editor : Efprizan