PONTIANAK POST - Ismael Bennacer dipastikan segera mengakhiri kebersamaannya dengan AC Milan setelah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontraknya lebih awal sebelum bergabung dengan klub Qatar, Al Gharafa, sebagai pemain bebas transfer.
Kabar tersebut diungkapkan jurnalis transfer Fabrizio Romano yang menyebut seluruh pihak telah mencapai kesepakatan secara lisan sehingga kepindahan gelandang asal Aljazair itu tinggal menunggu penyelesaian administrasi.
"Ismael Bennacer akan meninggalkan AC Milan dengan mengakhiri kontraknya dan bergabung dengan Al Gharafa sebagai pemain bebas transfer. Kesepakatan verbal telah dicapai oleh semua pihak," tulis Fabrizio Romano melalui akun resminya.
Kepergian Bennacer sekaligus menutup perjalanan tujuh tahun bersama Rossoneri setelah didatangkan dari Empoli pada bursa transfer musim panas 2019.
Baca Juga: Camarda Balas Kepercayaan Amorim, AC Milan Temukan Bintang Masa Depan
Cedera Jadi Titik Balik Karier Bennacer
Dilansir dari sempremilan, Bennacer pernah menjadi salah satu pilar penting AC Milan saat mengantarkan klub meraih gelar Serie A musim 2021/2022.
Gelandang berusia 28 tahun itu juga berperan dalam perjalanan AC Milan hingga semifinal Liga Champions musim berikutnya, termasuk mencetak gol kemenangan atas Napoli pada leg pertama perempat final di Stadion San Siro.
Namun, cedera ligamen lutut yang dialaminya menjadi titik balik karier bersama Rossoneri.
Setelah pulih, Bennacer kesulitan kembali menemukan performa terbaik sehingga lebih sering dipinjamkan ke klub lain.
AC Milan juga menghadapi beban finansial dari gaji Bennacer yang mencapai €4 juta bersih per musim, sementara kontribusinya di lapangan terus menurun.
Kondisi tersebut membuat perpisahan dinilai menjadi solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
Sempat Dipinjamkan ke Dinamo Zagreb
Pada musim 2025/2026, Bennacer tidak mencatatkan satu pun penampilan di Serie A bersama AC Milan karena dipinjamkan ke klub Kroasia, GNK Dinamo Zagreb, sejak 4 September 2025.
Di Kroasia, ia turut membantu Dinamo Zagreb menjuarai Liga Kroasia (HNL) dan Piala Kroasia sebelum masa peminjamannya berakhir pada Juli 2026.
Baca Juga: Ruben Amorim Ubah Peta Persaingan, Empat Pilar AC Milan Terancam Tergusur
Sebelumnya, Bennacer juga sempat menjalani masa peminjaman bersama Olympique Marseille, tetapi klub Ligue 1 tersebut tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen.
Sekembalinya ke Milan pada bursa transfer musim panas 2026, masa depannya kembali menjadi tanda tanya hingga akhirnya muncul kesepakatan dengan Al Gharafa.
Tinggalkan Warisan Bersama Rossoneri
Selama membela AC Milan, Bennacer tampil dalam 178 pertandingan di seluruh kompetisi dengan torehan delapan gol dan 12 assist.
Perannya sebagai gelandang bertahan maupun pengatur serangan membuatnya menjadi salah satu pemain penting pada era kebangkitan Rossoneri di bawah Stefano Pioli.
Selain prestasi di level klub, Bennacer juga tetap menjadi bagian penting Timnas Aljazair.
Pada periode musim 2025/2026, ia tampil dalam tiga pertandingan Piala Afrika (AFCON) dengan total 214 menit bermain serta menerima satu kartu kuning, meski belum mencetak gol maupun assist. (*)
Editor : Efprizan