PONTIANAK POST – Mitchell Baker langsung mencuri perhatian pada laga debutnya bersama Timnas Indonesia. Penyerang berusia 22 tahun itu mencetak hattrick untuk membawa skuad Garuda mengalahkan Kamboja 5-1 pada pertandingan kedua Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB.
Kemenangan meyakinkan ini menjadi modal penting bagi tim asuhan John Herdman dalam persaingan Grup A. Selain mengamankan tiga poin, Indonesia tampil dominan sepanjang pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 67 persen, melepaskan 17 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran, sementara Kamboja hanya mencatatkan satu percobaan.
Debut Impresif Baker Jadi Pembeda
Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Tekanan tinggi yang diterapkan Garuda membuahkan hasil ketika laga baru berjalan enam menit.
Mitchell Baker membuka keunggulan melalui sundulan memanfaatkan tendangan bebas Thom Haye. Bola meluncur deras ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau kiper Kimhuy Hul.
Momentum tersebut membuat kepercayaan diri Indonesia semakin meningkat. Pada menit ke-15, Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan tarik Eliano Reijnders dari sisi kanan.
Gol kedua itu mempertegas kualitas penyelesaian akhir pemain yang baru menjalani laga pertamanya bersama Timnas Indonesia.
Dominasi Garuda Berlanjut
Serangan Indonesia tidak mengendur hingga pertengahan babak pertama. Pada menit ke-24, Sandy Walsh memperbesar keunggulan menjadi 3-0 melalui sundulan hasil sepak pojok Thom Haye.
Skor tersebut bertahan hingga turun minum, mencerminkan dominasi Garuda yang menguasai jalannya pertandingan sejak awal.
Kamboja Sempat Bangkit, Baker Lengkapi Hattrick
Memasuki babak kedua, Baker hampir menambah gol ketika pertandingan belum genap berjalan semenit. Namun, sepakan kaki kirinya masih melambung di atas mistar.
Kamboja sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-48. Tembakan melengkung Sokmeng Chea gagal diantisipasi sempurna oleh Nadeo Argawinata sehingga bola memantul ke tiang dan masuk ke gawang sendiri.
Meski kebobolan, Indonesia tidak kehilangan kendali permainan.
Pada menit ke-56, Thom Haye kembali menunjukkan perannya sebagai kreator serangan. Umpan silangnya disambut sundulan Baker yang bersarang di sudut gawang Kamboja untuk mengubah skor menjadi 4-1 sekaligus melengkapi hattrick pada laga debutnya.
Hattrick di laga pertama menjadi penanda awal yang menjanjikan bagi Mitchell Baker dalam memperkuat lini depan Timnas Indonesia.
Jens Raven Tutup Pesta Gol Garuda
Indonesia memastikan kemenangan telak pada menit ke-86 melalui Jens Raven. Berawal dari sapuan pemain belakang Kamboja yang tidak sempurna, Raven dengan sigap menyambar bola di depan gawang kosong.
Thom Haye sebenarnya sempat mencetak gol tambahan pada penghujung pertandingan. Namun, wasit menganulir gol tersebut sehingga skor 5-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini mengangkat posisi Indonesia dalam persaingan Grup A sekaligus meningkatkan kepercayaan diri skuad Garuda menghadapi pertandingan berikutnya.
Mitchell Baker Kirim Sinyal Positif untuk Lini Depan Garuda
Debut Mitchell Baker tidak hanya menghasilkan tiga gol, tetapi juga memperlihatkan kemampuannya membaca ruang, memenangkan duel udara, dan memanfaatkan peluang dengan efektif.
Penampilan tersebut menjadi kabar positif bagi Timnas Indonesia yang tengah memburu tiket ke babak berikutnya. Jika mampu menjaga konsistensi, Baker berpotensi menjadi salah satu andalan baru di lini serang Garuda sepanjang Piala AFF 2026. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro