Persebaya Surabaya vs Port FC: Green Force Berburu Juara Grup B Piala Presiden 2026

Efprizan • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 09:35 WIB
Pesepak bola Persebaya Surabaya Yuran Fernandes (kiri) berselebrasi bersama rekannya Koko Ari Araya usai mencetak gol ke gawang PSMS Medan, Rabu (29/7/2026). Persebaya Surabaya mengalahkan PSMS Medan dengan skor 1-0. (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)
Pesepak bola Persebaya Surabaya Yuran Fernandes (kiri) berselebrasi bersama rekannya Koko Ari Araya usai mencetak gol ke gawang PSMS Medan, Rabu (29/7/2026). Persebaya Surabaya mengalahkan PSMS Medan dengan skor 1-0. (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)

PONTIANAK POST - Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan PSMS Medan 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (29/7/2026), namun pelatih Bernardo Tavares menegaskan fokus tim kini beralih pada pemulihan kondisi pemain dan persiapan menghadapi Port FC pada laga penentuan juara Grup B.

Kemenangan lewat gol sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-45+1 membuat Green Force mengoleksi enam poin dari dua pertandingan sekaligus mempertahankan rekor sempurna tanpa kebobolan.

Bernardo Tavares mengatakan hasil positif tersebut belum membuat timnya berpuas diri karena masih terdapat sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi wakil Thailand yang diperkuat mantan kapten Persebaya, Bruno Moreira.

Rotasi Dilakukan Demi Menjaga Kebugaran Skuad

Bernardo Tavares menjelaskan rotasi pemain saat menghadapi PSMS Medan merupakan bagian dari strategi menjaga kebugaran skuad di tengah padatnya jadwal turnamen.

Baca Juga: Timor Leste vs Indonesia di Piala AFF 2026 : Jadwal, Jam Tayang, dan Streaming

"Kami memberikan kesempatan bermain kepada lebih banyak pemain karena beberapa pemain masih merasakan kelelahan setelah pertandingan melawan Persija yang berlangsung dengan intensitas tinggi. Rotasi ini penting agar semua pemain mendapatkan menit bermain sekaligus menjaga kondisi mereka," ujar Bernardo Tavares, Rabu (29/7/2026), dilansir Jawa Pos.

Menurut pelatih asal Portugal itu, kebijakan tersebut sekaligus memastikan seluruh pemain siap ketika dibutuhkan pada fase gugur.

Rotasi yang diterapkan juga tidak mengurangi efektivitas permainan Persebaya yang tetap mampu mengamankan kemenangan kedua secara beruntun.

Bernardo Tavares Masih Temukan Kekurangan

Meski puas dengan raihan tiga poin, Bernardo Tavares mengaku timnya belum tampil konsisten sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor Timor Leste vs Indonesia di Piala AFF 2026: Superkomputer Ramal Garuda Bakal Menang Besar Lagi

Ia menilai Persebaya sempat mampu mengendalikan permainan, tetapi masih kehilangan kontrol bola dalam beberapa periode sehingga memberi ruang kepada lawan untuk mengembangkan permainan.

"Dalam pertandingan ini ada momen ketika kami bermain sangat baik, tetapi ada juga periode ketika performa kami belum konsisten. Saya senang dengan sikap dan komitmen para pemain, tetapi kami seharusnya bisa lebih lama menguasai bola dan bermain lebih tenang," katanya.

Evaluasi tersebut akan menjadi fokus utama tim pelatih menjelang pertandingan terakhir Grup B.

Apresiasi untuk PSMS Medan

Bernardo Tavares juga memberikan penghargaan kepada PSMS Medan yang dinilainya mampu memberikan perlawanan sengit.

Baca Juga: Real Madrid Siapkan Bart Verbruggen sebagai Suksesor Thibaut Courtois pada 2027

Menurutnya, tim berjuluk Ayam Kinantan menciptakan dua hingga tiga peluang berbahaya yang memaksa lini belakang Persebaya bekerja keras hingga peluit akhir.

"PSMS juga tampil baik. Mereka menciptakan dua hingga tiga peluang berbahaya sehingga kami harus memberikan apresiasi atas permainan mereka," ujarnya.

Gol tunggal Yuran Fernandes akhirnya menjadi pembeda sekaligus menjaga catatan nirbobol Green Force setelah sebelumnya juga menang 1-0 atas Persija Jakarta.

Fokus Hadapi Port FC dan Bruno Moreira

Meski telah mengamankan tiket semifinal, Bernardo Tavares memastikan Persebaya tetap memburu kemenangan saat menghadapi Port FC.

Baca Juga: 6 Wonderkid Real Madrid yang Berpeluang Bersinar di Era Jose Mourinho Musim 2026/2027

Laga tersebut akan menentukan status juara Grup B sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan Green Force menghadapi babak gugur.

Tim pelatih kini memprioritaskan pemulihan kondisi fisik pemain sebelum menentukan komposisi terbaik menghadapi klub asal Thailand tersebut.

"Yang terpenting, kami meraih dua kemenangan dari dua pertandingan dan belum kebobolan. Catatan itu positif, tetapi masih banyak aspek yang harus kami tingkatkan. Sekarang fokus kami adalah memulihkan kondisi pemain dan melihat siapa saja yang siap tampil melawan Port FC," tutur Bernardo Tavares.

Pertandingan melawan Port FC juga menjadi sorotan karena Persebaya berpotensi kembali berhadapan dengan Bruno Moreira yang kini membela klub Thailand tersebut.

Dengan modal dua kemenangan beruntun dan pertahanan yang belum kebobolan, Persebaya memiliki kepercayaan diri tinggi, tetapi Bernardo Tavares memilih tetap realistis dengan menjadikan setiap pertandingan sebagai bahan evaluasi menuju fase gugur Piala Presiden 2026. (*)

Editor : Efprizan
Persebaya Surabaya Piala Presiden 2026 Bernardo Tavares Persebaya Surabaya vs Port FC Bruno Moreira