Profil Sankhoun Diawara, Bek Muda Baru AC Milan yang Siap Bersinar

Efprizan • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 10:01 WIB
Sankhoun Diawara resmi diperkenalkan sebagai rekrutan ketiga AC Milan pada bursa transfer musim panas setelah didatangkan dari Troyes. (IG@acmilan)
Sankhoun Diawara resmi diperkenalkan sebagai rekrutan ketiga AC Milan pada bursa transfer musim panas setelah didatangkan dari Troyes. (IG@acmilan)

PONTIANAK POST - AC Milan resmi mengumumkan perekrutan bek muda asal Prancis, Sankhoun Diawara, dari Troyes pada Rabu (29/7) waktu setempat, sebagai rekrutan ketiga klub pada bursa transfer musim panas, dengan kontrak berdurasi hingga 2031 dan proyeksi sebagai investasi jangka panjang bagi lini pertahanan Rossoneri.

Meski tidak semewah dua rekrutan sebelumnya, Goncalo Ramos dan Mario Gila, kehadiran Diawara dinilai sebagai langkah strategis Milan dalam membangun fondasi skuad masa depan, sebagaimana diumumkan klub dan diulas MilanNews.

Bek Potensial dengan Modal Fisik dan Kecerdasan Bertahan

Diawara lahir di Paris, Prancis, pada 13 Januari 2006 dan mengawali perjalanan sepak bolanya di akademi FC Solitaires sebelum melanjutkan pembinaan di Paris-Charenton hingga akhirnya direkrut Troyes pada 2020.

Ia menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Troyes pada Juni 2024 dan menjalani debut tim utama pada November 2024 saat menghadapi FC Foron di ajang Piala Prancis.

Baca Juga: Chelsea vs AC Milan di Gelora Bung Karno Disiarkan ke 70 Negara

Musim lalu, bek berusia 20 tahun itu tampil dalam 17 pertandingan di seluruh kompetisi dan membantu Troyes menjuarai Ligue 2 sekaligus promosi ke Ligue 1, sehingga namanya mulai masuk daftar bek muda paling menjanjikan di Prancis.

Diawara juga telah memperkuat Timnas Prancis U-19 sebanyak dua kali, meski masih berpeluang membela Senegal, Mali, atau Guinea di level senior karena latar belakang keluarganya.

Dengan tinggi badan 190 sentimeter, Diawara memiliki keunggulan duel udara, kecepatan pemulihan, serta kemampuan membaca permainan yang baik.

Menurut analisis MilanNews, bek kidal tersebut lebih mengandalkan distribusi bola melalui umpan dibanding membawa bola dari lini belakang, berbeda dengan Strahinja Pavlovic yang lebih agresif melakukan dribel progresif.

Baca Juga: Ditikung Dortmund, AC Milan Gagal Rekrut Wonderkid Konstantinos Karetsas: Rossoneri Siapkan Alternatif Baru

Masih Perlu Penyempurnaan

Di balik potensinya, Diawara masih memiliki sejumlah aspek yang harus diperbaiki sebelum mampu bersaing secara reguler di tim utama Milan.

Sumber yang sama menilai ia masih perlu meningkatkan ketenangan saat menguasai bola agar tidak terburu-buru melepas umpan ke depan yang berisiko menyebabkan kehilangan penguasaan.

Secara defensif, agresivitasnya saat keluar dari garis pertahanan juga terkadang membuka ruang bagi lawan untuk melakukan serangan balik.

Pengambilan keputusan di area kotak penalti juga disebut masih membutuhkan pengalaman agar mampu menentukan kapan harus melakukan tekanan dan kapan mempertahankan posisi.

Baca Juga: John Stones Pilih Inter Milan, Arsenal dan Chelsea Gagal Dapatkan Bek Inggris

Cocok dengan Sistem Ruben Amorim

Secara statistik, Diawara mencatatkan persentase kemenangan duel udara dan duel bertahan yang tinggi, menjadi indikator kualitas fisiknya sebagai bek tengah.

Namun, kontribusinya dalam membangun serangan masih tergolong terbatas karena jumlah operan dan aksi dribelnya relatif rendah dibanding bek modern lainnya.

Meski demikian, sistem permainan Troyes yang menggunakan garis pertahanan tinggi dinilai memiliki kemiripan dengan pendekatan taktik pelatih Ruben Amorim di Milan.

Kesamaan tersebut diyakini akan mempermudah proses adaptasi Diawara karena ia telah terbiasa menjaga ruang luas di belakang lini pertahanan.

Baca Juga: Ruben Amorim Ubah Peta Persaingan, Empat Pilar AC Milan Terancam Tergusur

Transfer Bernilai Masa Depan

Milan diperkirakan hanya mengeluarkan dana sekitar €2-3 juta untuk mendapatkan tanda tangan Diawara, sehingga transfer ini dinilai berisiko rendah dengan potensi keuntungan besar.

Kompetisi Liga Europa diprediksi menjadi panggung ideal bagi sang bek muda untuk memperoleh menit bermain sekaligus mengembangkan kualitasnya di bawah arahan Amorim.

Berdasarkan analisis MilanNews, nilai transfer Diawara saat ini layak mendapat skor 5 dari 10, tetapi potensi perkembangannya diperkirakan bisa mencapai 8 dari 10 apabila mampu beradaptasi dan berkembang sesuai harapan di San Siro. (*)

Infografis – Fakta Penting

Poin Keterangan
Klub Baru AC Milan
Asal Klub Troyes (Prancis)
Kontrak Hingga 2031
Usia 20 tahun
Harga Transfer Sekitar €2-3 juta
Kelebihan Duel udara, antisipasi, distribusi umpan, cocok untuk garis pertahanan tinggi

 

Editor : Efprizan
Transfer AC Milan Sankhoun Diawara troyes ac milan Ruben Amorim