PONTIANAK POST - Pelatih Indonesia All Stars Kurniawan Dwi Yulianto meminta para pemainnya tampil tanpa beban saat menghadapi Aston Villa pada laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (1/8) pukul 19.30 WIB yang disiarkan langsung ANTV.
Kurniawan mengatakan pertandingan melawan Aston Villa menjadi kesempatan langka bagi para pemain Indonesia All Stars untuk mengukur kemampuan individu sekaligus menunjukkan kualitas mereka di hadapan salah satu klub elite Eropa, seperti dikutip dari Antara.
Kurniawan Minta Pemain Nikmati Pertandingan
"Kami berharap mereka tidak ada tekanan, karena itu kesempatan melawan tim besar dan kesempatan mereka untuk membuktikan, bahkan mengukur kualitas individu mereka sampai di level mana," kata Kurniawan, dikutip dari Antara.
Ia meminta seluruh pemain menikmati pertandingan dan tidak gentar meski Aston Villa datang dengan status juara Liga Europa serta finis di peringkat kelima Liga Inggris musim lalu yang mengantarkan mereka ke Liga Champions.
Baca Juga: Indonesia All Star vs Aston Villa: Datang dengan Kekuatan Penuh, Bawa Alejandro Garnacho ke SUGBK
"Jadi benar-benar saya ingin para pemain semua menikmati permainan, enjoy the game, dan mudah-mudahan memberikan perlawanan," ujarnya.
Indonesia All Stars diperkuat kombinasi pemain muda dan sejumlah bintang Liga Indonesia. Kurniawan Kartika Arjie mengisi posisi penjaga gawang, sedangkan lini belakang dihuni Marsel Usemahu, Muhammad Idris, Hasyim Kipuw, Oliver Leeming, Brandon Scheunemann, dan Yusaku Yamadera.
Lini tengah diperkuat Ezra Walian, Ze Valente, Jordy Wehrmann, Sho Yamamoto, dan Febrianto Uopmabin. Sementara lini depan diisi M. Khanafi, Arkhan Kaka, Terens Puhiri, Reno Salampessy, Jeam Kelly Sroyer, Ramai Rumakiek, dan Hokky Caraka.
Ezra Walian Dipercaya Menjadi Kapten
Ezra Walian ditunjuk sebagai kapten tim dengan Hasyim Kipuw sebagai wakil kapten karena dinilai memiliki pengalaman bermain di level tinggi.
Baca Juga: Ollie Watkins Masuk Radar, Manchester United Siapkan Tawaran ke Aston Villa
"Ezra pemain yang besar di Eropa, yang sudah terbiasa merasakan pertandingan yang tekanannya tinggi, berhadapan dengan tim-tim besar. Kemudian pengalaman dia di tim nasional. Saya tahu bagaimana dia menjadi leader di luar dan di dalam lapangan," ujar Kurniawan.
Menurutnya, pengalaman Ezra di kompetisi Eropa dan Timnas Indonesia diharapkan mampu membantu rekan-rekannya tetap tenang menghadapi laga bergengsi tersebut.
Harap Indonesia Jadi Tujuan Tur Pramusim Klub Eropa
Kurniawan juga berharap kedatangan Aston Villa menjadi awal semakin banyak klub elite Eropa menggelar tur pramusim di Indonesia.
Ia menilai kehadiran klub papan atas dunia bukan hanya menjadi hiburan bagi pencinta sepak bola nasional, tetapi juga memberi pengalaman berharga bagi pemain-pemain muda Indonesia.
Baca Juga: Garnacho Menuju Aston Villa, Apakah Sesuai Gaya Unai Emery? Statistiknya Jadi Sorotan
"Ini sangat berarti. Kita akan disuguhkan bagaimana tim juara UEFA League dan peringkat kelima Premier League Inggris datang ke Indonesia serta memperlihatkan cara mereka bermain," katanya.
Kurniawan menambahkan Indonesia juga akan kedatangan Chelsea dan AC Milan yang dijadwalkan bertanding di SUGBK pada 8 Agustus 2026 sehingga momentum tersebut diharapkan semakin meningkatkan gairah sepak bola nasional.
"Saya berharap Indonesia menjadi tuan rumah yang baik bagi tim-tim dari luar, sehingga banyak tim besar akan datang ke Indonesia dan menghibur masyarakat," tuturnya. (*)
Editor : Efprizan