PONTIANAK POST - Persebaya Surabaya memastikan diri sebagai juara Grup B Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Port FC 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026) malam, sekaligus menjadi satu-satunya tim yang menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup dengan raihan sembilan poin.
Kemenangan tersebut mengantarkan Bajol Ijo melaju ke semifinal untuk menghadapi rival sesama Jawa Timur, Arema FC, pada Selasa (4/8/2026), dengan modal rekor sempurna yang belum mampu ditorehkan tim lain di fase grup.
Pergantian Pemain Jadi Titik Balik
Laga berlangsung ketat sejak menit awal karena Port FC mampu memberikan tekanan yang merepotkan lini pertahanan Persebaya, namun tim tuan rumah tetap mampu menjaga keseimbangan permainan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares melakukan perubahan dengan memasukkan Walber Mota, Ramadhan Sananta, Alex Martins, dan Francisco Rivera untuk meningkatkan daya serang tim.
Baca Juga: Persebaya Surabaya vs Port FC: Green Force Berburu Juara Grup B Piala Presiden 2026
Strategi tersebut langsung membuahkan hasil ketika Alex Martins mencetak gol pada menit ke-47 setelah memanfaatkan umpan matang Francisco Rivera sehingga Persebaya berbalik unggul 2-1.
Port FC berusaha membalas melalui peningkatan intensitas serangan, tetapi Walber Mota tampil sigap dengan melakukan blok penting yang menggagalkan peluang berbahaya hanya dua menit setelah gol tercipta.
Persebaya hampir menambah keunggulan pada menit ke-53 melalui Miguel Pereira, namun sepakannya dari dalam kotak penalti masih mampu diblok pemain bertahan Port FC.
Port FC Kehilangan Pemain, Ernando Jadi Penyelamat
Momentum pertandingan berubah pada menit ke-61 setelah Port FC kehilangan satu pemain akibat kartu merah langsung yang diterima Bruno Moreira karena melakukan pelanggaran terhadap Gledson Paixao.
Baca Juga: Indonesia Naik ke Posisi Kedua Grup A Piala AFF 2026, John Herdman Puas Timnas Tekuk Timor Leste
"Situasi pertandingan berubah pada menit ke-61. Port FC harus bermain dengan 10 orang setelah Bruno Moreira menerima kartu merah langsung akibat menyikut Gledson Paixao," demikian pernyataan resmi Persebaya.
Meski unggul jumlah pemain, Persebaya tetap mendapat tekanan karena Port FC terus melancarkan serangan balik cepat yang memaksa lini belakang Bajol Ijo bekerja keras hingga akhir pertandingan.
Kiper Timnas Indonesia Ernando Ari menjadi salah satu penentu kemenangan setelah melakukan penyelamatan penting pada menit ke-83 untuk menggagalkan peluang emas Port FC.
Tambahan delapan menit waktu injury time tidak mampu dimanfaatkan tim tamu karena disiplin pertahanan Persebaya berhasil menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca Juga: Shayne Pattynama Puji Perlawanan Timor Leste, Indonesia Fokus Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026
Rekor Sempurna Sambut Duel Panas Jatim
Rekor tiga kemenangan dari tiga pertandingan menjadi modal berharga bagi Persebaya menghadapi Arema FC pada semifinal Piala Presiden 2026 dalam laga bertajuk Derby Jawa Timur yang diperkirakan berlangsung sengit.
Selain memperlihatkan efektivitas strategi Bernardo Tavares, performa konsisten para pemain inti dan pelapis menjadi sinyal positif bagi Persebaya yang kini berpeluang melangkah ke partai final turnamen pramusim tersebut. (jpc)
Editor : Efprizan