Jelang Laga AFF 2026: Melihat Strategi Timnas Indonesia Menghadapi Permainan Keras Vietnam

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:55 WIB
Pemain Timnas Vietnam menjalani latihan jelang laga Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (2/8/2026). Vietnam mempersiapkan diri menghadapi tekanan suporter dan permainan agresif Timnas Indonesia pada duel Grup A. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Pemain Timnas Vietnam menjalani latihan jelang laga Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (2/8/2026). Vietnam mempersiapkan diri menghadapi tekanan suporter dan permainan agresif Timnas Indonesia pada duel Grup A. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

 

PONTIANAK POST — Laga Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026 menjadi ujian terbesar Timnas Indonesia di fase grup. Duel dua raksasa Asia Tenggara itu berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8) pukul 20.30 WIB.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman meminta para pemainnya tetap fokus pada identitas permainan sendiri dan tidak terpancing dengan gaya bermain Vietnam yang selama ini dikenal agresif.

Kemenangan atas Vietnam akan memastikan langkah Garuda menuju semifinal. Namun, Herdman menilai pertandingan ini tetap menjadi bagian dari proses perkembangan tim sepanjang turnamen.

Berdasarkan klasemen sementara Grup A Piala AFF 2026, Singapura berada di puncak dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Indonesia menempati posisi kedua dengan enam poin dari dua laga, sedangkan Vietnam berada di peringkat ketiga dengan empat poin dari dua pertandingan. Hasil duel Indonesia kontra Vietnam di Stadion Pakansari akan menjadi penentu penting persaingan menuju semifinal.

Herdman Waspadai Mental dan Fisik Vietnam

Herdman mengatakan dua pertandingan awal memberikan pengalaman berbeda bagi skuad Garuda.

Laga melawan Kamboja menjadi ujian menghadapi tekanan publik sendiri. Sementara pertandingan kontra Timor Leste menghadirkan tantangan berbeda karena dimainkan di kandang lawan dengan kondisi pertandingan yang berubah setelah lawan kehilangan satu pemain akibat kartu merah.

“Kami tetap berpegang pada identitas permainan sendiri dan mampu memaksakan gaya bermain Indonesia kepada Vietnam. Kami tidak bisa mengontrol apa yang mereka lakukan,” ujar Herdman.

Pelatih asal Inggris itu menegaskan para pemain harus mampu mengendalikan emosi ketika menghadapi situasi sulit di lapangan.

Rizky Ridho Hadapi Ancaman Nguyen Xuan Son

Lini belakang Indonesia mendapat perhatian khusus dalam laga melawan juara bertahan Piala AFF tersebut.

Herdman menyebut bek tengah Rizky Ridho akan memiliki tugas berat untuk meredam pergerakan penyerang Vietnam Nguyen Xuan Son.

“Pada pertandingan berikutnya melawan Vietnam, Rizky Ridho punya tugas besar untuk menghadapi penyerang besar (Nguyen Xuan Son),” kata Herdman.

Menurutnya, kerja pemain bertahan sering kali luput dari perhatian karena sorotan lebih banyak tertuju kepada pemain yang mencetak gol.

Namun, pertahanan solid menjadi kunci menjaga peluang tim meraih hasil positif.

 

VAR Diyakini Membuat Pemain Lebih Berhati-hati

Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho menilai kehadiran Video Assistant Referee (VAR) dapat mengubah karakter pertandingan.

Menurut dia, pemain kini akan lebih berhati-hati karena setiap insiden di lapangan dapat ditinjau ulang.

“Mungkin hal-hal yang pernah mereka lakukan beberapa tahun lalu tidak akan dilakukan lagi karena sekarang ada VAR,” ujar Ridho.

 

Vietnam Benahi Penyelesaian Akhir

Vietnam datang ke Bogor dengan evaluasi setelah bermain imbang tanpa gol melawan Singapura.

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik mengakui lini serangnya masih harus diperbaiki meski organisasi permainan timnya berjalan cukup baik.

“Kami menciptakan banyak peluang, tetapi gagal mencetak gol,” ujar Kim.

Kiper Vietnam Patrik Le Giang menilai Indonesia merupakan lawan kuat, terlebih karena bermain di hadapan pendukung sendiri.

“Kami fokus pada diri dan kekuatan kami sendiri,” kata Patrik.

Garuda Kejar Tiket Semifinal

Indonesia saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan enam poin dari dua pertandingan.

Vietnam mengoleksi empat poin dan berada di posisi ketiga, sedangkan Singapura memimpin klasemen dengan tujuh poin dari tiga laga.

Hasil pertandingan di Stadion Pakansari akan menjadi penentu penting bagi perjalanan kedua tim menuju semifinal Piala AFF 2026.

Bagi Indonesia, laga ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga ujian mental menghadapi juara bertahan di hadapan pendukung sendiri.

Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho menegaskan target Garuda di Piala AFF 2026 adalah tampil maksimal hingga meraih gelar juara. Menghadapi Vietnam, ia meminta rekan-rekannya menjaga fokus karena lawan datang sebagai juara bertahan dengan kualitas permainan yang kuat.

“Kami ingin memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dan berusaha membawa Indonesia meraih hasil maksimal,” ujar Rizky Ridho. **

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
Nguyen Xuan Son semifinal Piala AFF John Herdman Timnas Indonesia Rizky Ridho