Newcastle Resmi Tunjuk Matthias Jaissle, Langsung Dihadapkan Krisis Kepergian Para Bintang

Efprizan • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 11:35 WIB
Matthias Jaissle resmi menjadi pelatih baru Newcastle United dan langsung menghadapi tantangan membangun ulang skuad. (Dok.Newcastle)
Matthias Jaissle resmi menjadi pelatih baru Newcastle United dan langsung menghadapi tantangan membangun ulang skuad. (Dok.Newcastle)

PONTIANAK POST - Newcastle United resmi mengangkat Matthias Jaissle sebagai pelatih kepala baru dengan kontrak empat tahun untuk menggantikan Eddie Howe, tetapi pelatih asal Jerman itu langsung menghadapi tantangan besar setelah kapten tim Bruno Guimaraes resmi menuju Arsenal dan sejumlah pemain inti lebih dulu meninggalkan St James' Park.

Pengumuman Jaissle dilakukan beberapa jam setelah Newcastle menyepakati transfer Bruno Guimaraes ke Arsenal dengan nilai 75 juta poundsterling, sebagaimana dilaporkan The Sun.

Kepergian Guimaraes menyusul hengkangnya Anthony Gordon dan Sandro Tonali, membuat Jaissle harus membangun kembali kekuatan Newcastle menjelang bergulirnya musim baru Liga Inggris.

Jaissle Yakin dengan Proyek Newcastle

Pelatih berusia 38 tahun itu mengaku tidak ragu menerima tawaran Newcastle karena melihat perkembangan klub dalam beberapa musim terakhir.

Baca Juga: Bruno Guimaraes ke Arsenal: Solusi Ideal Arteta atau Ancaman bagi Zubimendi?

"Merupakan kehormatan luar biasa menjadi pelatih kepala Newcastle United. Ini adalah salah satu klub terbesar di sepak bola Eropa dengan sejarah, identitas, dan basis pendukung yang luar biasa," ujar Jaissle.

Mantan pelatih Red Bull Salzburg dan Al Ahli itu menilai Newcastle memiliki fondasi kuat untuk terus berkembang.

"Saya mengikuti perjalanan Newcastle dalam beberapa tahun terakhir dan perkembangan klub ini terlihat jelas. Ada visi yang jelas, kepemimpinan yang kuat, serta fondasi luar biasa untuk dibangun," katanya.

Jaissle juga menegaskan siap memberikan seluruh energi dan komitmennya demi membawa Newcastle meraih prestasi lebih tinggi.

Baca Juga: Arteta Optimistis Arsenal Tambah Kekuatan, Transfer Vinicius Junior Alami Hambatan

"Saya akan memberikan komitmen penuh dan seluruh energi saya untuk membantu Newcastle United mencapai ambisinya," ujar Jaissle.

Tantangan Berat Setelah Eksodus Pemain

Tugas pertama Jaissle tidak akan mudah karena Newcastle kehilangan sejumlah pemain penting pada bursa transfer musim panas.

Bruno Guimaraes menjadi nama terbaru yang meninggalkan klub setelah memilih bergabung dengan Arsenal.

Menurut The Sun, gelandang timnas Brasil itu bahkan menyampaikan langsung keinginannya hengkang kepada Jaissle sebelum proses transfer diselesaikan.

Baca Juga: Manchester United Gagal Dapat Lewis Hall, Newcastle Tegas Tolak Semua Tawaran

Eksodus tersebut membuat Newcastle kehilangan sebagian besar tulang punggung tim yang berperan besar membawa klub bersaing di papan atas Premier League dalam beberapa musim terakhir.

Situasi itu memaksa Jaissle segera membangun chemistry baru dengan skuad yang mengalami perubahan signifikan.

Newcastle Bergerak Cepat Datangkan Pemain Muda

Di tengah kepergian sejumlah pemain senior, Newcastle juga aktif mendatangkan talenta muda.

Kiper Republik Ceko Lukas Hornicek menjadi rekrutan kelima musim panas ini setelah didatangkan dari Braga dengan nilai transfer sekitar 25,7 juta poundsterling.

Baca Juga: Lewis Hall Tolak Chelsea, Manchester United Makin Dekat Rekrut Bek Newcastle

Sebelumnya, Newcastle juga merekrut Ewen Jaouen, Aladji Bamba, Sean Steur, dan Bazoumana Toure.

Menurut laporan The Sun, total belanja Newcastle pada bursa transfer musim panas telah mencapai sekitar 140 juta poundsterling di bawah koordinasi direktur olahraga Ross Wilson.

Kebijakan tersebut menunjukkan Newcastle mulai membangun fondasi jangka panjang dengan menggabungkan pemain muda potensial dan pelatih yang juga masih berusia muda.

Filosofi Jaissle Mulai Diterapkan

Jaissle menegaskan karakter utama timnya adalah kerja keras, kebersamaan, dan intensitas permainan.

Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Singapura vs Indonesia: Garuda Wajib Menang demi Tiket Semifinal Piala AFF 2026

"Tim saya dibangun atas dasar kebersamaan, kerja keras, intensitas, dan keinginan untuk terus berkembang setiap hari," katanya.

Ia langsung memimpin latihan di pemusatan latihan Newcastle di La Manga, Spanyol, sebagai persiapan menghadapi laga uji coba melawan Valencia akhir pekan ini.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Jaissle memimpin Newcastle dari tepi lapangan.

Target Besar Newcastle

Chief Executive Officer Newcastle, David Hopkinson, menyebut Jaissle merupakan sosok yang tepat untuk membawa klub memasuki fase baru.

Baca Juga: Manchester United Incar Camavinga dan Tchouaméni, Siapkan Dana Rp2,8 Triliun: Muluskan Real Madrid Rekrut Rodri

"Matthias adalah salah satu pelatih muda paling menjanjikan di sepak bola saat ini. Kami melalui proses seleksi yang sangat menyeluruh dan dia menjadi kandidat terbaik," ujar Hopkinson.

Menurut Hopkinson, rekam jejak, kepemimpinan, dan semangat Jaissle menjadi alasan utama Newcastle mempercayakan proyek jangka panjang kepadanya.

Newcastle dijadwalkan membuka musim baru Liga Inggris dengan menjamu Liverpool di St James' Park pada 23 Agustus 2026, sehingga Jaissle memiliki waktu yang terbatas untuk membentuk tim yang kompetitif setelah kehilangan sejumlah pemain penting. (*)

Editor : Efprizan
Matthias Jaissle Bruno Guimaraes newcastle united arsenal eddie howe