AC Milan Dibantai Chelsea 0-3 di Jakarta, I Rossoneri Didesak Segera Pangkas Skuad Gemuk

Efprizan • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 08:04 WIB
AC Milan kalah 0-3 dari Chelsea dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. (Ig@acmilan)
AC Milan kalah 0-3 dari Chelsea dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. (Ig@acmilan)

PONTIANAK POST - AC Milan kalah 0-3 dari Chelsea dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026), tetapi pengamat Sky Sport Italia Peppe Di Stefano meminta hasil tersebut dinilai dengan mempertimbangkan banyaknya eksperimen yang dilakukan Rossoneri.

Chelsea tampil dominan dan mencetak tiga gol melalui Joao Pedro yang memborong dua gol serta Moisés Caicedo, sementara Milan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Kekalahan tersebut memperpanjang catatan yang belum meyakinkan Milan selama pramusim setelah sebelumnya bermain 2-2 melawan Celtic dan imbang 1-1 dengan Inter.

Pertandingan di Jakarta merupakan bagian dari tur pramusim AC Milan 2026 dan menjadi pertemuan pertama Milan dengan Chelsea di Indonesia.

Baca Juga: AC Milan Siapkan Transfer Baru, Leao dan Tomori Jadi Kunci Belanja Rossoneri

Di Stefano Minta Kekalahan Milan Dinilai Kontekstual

Di Stefano menilai Milan memang kalah secara kualitas dari Chelsea, tetapi kondisi pertandingan harus dilihat secara lebih menyeluruh.

"Menurut saya, kita perlu memisahkan beberapa hal dari pertandingan hari ini, karena banyak eksperimen dilakukan," kata Di Stefano seperti dikutip MilanNews.

Menurut Di Stefano, hampir seluruh pemain yang perlu diuji mendapat kesempatan bermain, dengan sejumlah pemain muda diturunkan pada babak pertama dan kedua.

"Selain Luka Modric, semua pemain yang perlu diuji dimainkan, banyak pemain muda, bahkan banyak di antara mereka yang bermain pada babak pertama dan kedua," ujarnya.

Baca Juga: Manchester City Saingi AC Milan Kejar Pedro Neto, Chelsea Pasang Harga Rp1,45 Triliun

Di Stefano tetap mengakui kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi karena Milan perlu meningkatkan level permainan setelah tampil inferior dibandingkan Chelsea.

"Jelas pertandingan ini memberi kita bahan untuk berpikir, ada hal-hal yang perlu ditinjau kembali dan level tim perlu dinaikkan," katanya.

33 Pemain Jadi Masalah yang Harus Diselesaikan

Sorotan Di Stefano tidak hanya tertuju pada performa Milan di lapangan, tetapi juga kondisi skuad yang dinilai terlalu gemuk menjelang musim baru.

Ia menyebut Milan saat ini memiliki 33 pemain dalam skuad, sementara Mike Maignan dan Adrien Rabiot masih harus bergabung.

Baca Juga: Jordan Henderson Siap Buktikan Usia Bukan Penghalang Sukses Bersama Chelsea

"Ketika pelatih muda datang setelah musim yang sangat unik, tim harus segera diserahkan kepadanya dan disatukan," kata Di Stefano.

Menurut dia, Milan perlu melepas pemain yang tidak masuk rencana agar pelatih dapat bekerja dengan kondisi skuad yang lebih ideal.

"Pemain surplus harus dijual, hanya dengan cara itu Anda bisa memberikan kesempatan kepada pelatih untuk bekerja sebaik mungkin," ujarnya.

AC Milan memang memasuki musim baru dengan perubahan besar di kursi pelatih, dan hasil pramusim menjadi bagian dari proses penilaian terhadap komposisi skuad serta pemain yang akan dipertahankan.

Baca Juga: Chelsea Resmi Rekrut Valentin Barco hingga 2033, Isi Kekosongan Usai Cucurella ke Madrid

Milan Harus Segera Berbenah

Kekalahan dari Chelsea menjadi peringatan karena Milan tidak hanya gagal mencetak gol, tetapi juga kesulitan menghasilkan peluang berbahaya sepanjang pertandingan.

Data pertandingan menunjukkan Chelsea melepaskan 18 tembakan dengan delapan tepat sasaran, sedangkan Milan hanya menghasilkan lima percobaan dan tidak satu pun mengarah ke gawang.

Namun, konteks pramusim membuat hasil tersebut belum bisa dijadikan ukuran final terhadap kekuatan Milan pada musim kompetisi.

Di Stefano menilai proses seleksi pemain harus segera dilakukan agar skuad tidak terlalu penuh dan pelatih dapat membangun tim dengan komposisi yang lebih jelas.

Baca Juga: Debut Youri Tielemans di Manchester United Dipuji Carrick, tetapi Ada Satu Catatan Penting

Bagi Milan, laga di Jakarta menjadi evaluasi penting sebelum memasuki fase akhir persiapan musim baru, terutama setelah performa ofensif mereka kembali menjadi sorotan. (*)

Editor : Efprizan
pramusim AC Milan AC Milan vs Chelsea Chelsea 3-0 AC Milan AC Milan Jakarta Peppe Di Stefano