PONTIANAK POST - Tottenham Hotspur dikabarkan serius mengejar Cody Gakpo, tetapi Liverpool disebut masih memegang kendali penuh atas masa depan winger Belanda tersebut karena terikat kontrak jangka panjang di Anfield.
Tottenham Siapkan Tawaran Besar
Menurut laporan Football Insider, Tottenham menjadikan Gakpo sebagai salah satu target utama pada bulan terakhir bursa transfer musim panas dan siap kembali mengeluarkan dana besar untuk mendapatkan pemain berusia 27 tahun itu.
Nilai transfer Gakpo disebut dapat menembus £70 juta, tetapi Liverpool tetap enggan melepas pemain tersebut meskipun Tottenham mampu memenuhi angka tersebut.
Tottenham sebelumnya telah mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Sandro Tonali dan Mateus Fernandes, tetapi klub London Utara itu masih membuka kemungkinan memperkuat skuad sebelum bursa transfer ditutup.
Baca Juga: Liverpool vs Monaco, Live Gratis, Prediksi Skor dan Susunan Pemain: Ujian Perdana Iraola di Anfield
Gakpo Dinilai Cocok dengan Iraola
Mantan CEO Everton Keith Wyness menilai kedatangan Andoni Iraola sebagai pelatih baru Liverpool justru dapat membuat Gakpo kembali menemukan performa terbaiknya.
Gakpo memang menjalani musim yang tidak selalu konsisten pada musim lalu, tetapi gaya bermain Iraola dinilai sesuai dengan karakter winger asal Belanda tersebut.
"Saya tidak berpikir Gakpo akan meninggalkan Liverpool, meski musim lalu dia sempat tidak menjadi pilihan utama," kata Wyness dalam podcast Inside Track milik Football Insider.
Wyness menyebut dirinya telah berbicara dengan sejumlah pendukung Liverpool dan mendapatkan kesan bahwa Gakpo masih memiliki tempat dalam proyek baru di bawah Iraola.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Manchester City vs Atletico Madrid: Maresca Uji Kekuatan di Seoul
"Di bawah Iraola dan gayanya, Gakpo akan cocok," ujar Wyness.
Liverpool Pegang Kendali
Kontrak jangka panjang menjadi keuntungan besar bagi Liverpool dalam menghadapi ketertarikan Tottenham terhadap Gakpo.
Wyness menilai posisi tersebut membuat Liverpool memiliki kendali atas keputusan akhir dan tidak berada dalam tekanan untuk menjual pemainnya.
"Situasi kontraknya membuat Liverpool memegang kendali atas Gakpo, dan saya tidak berpikir dia akan berakhir di Spurs," kata Wyness.
Ia juga menilai Tottenham sebenarnya tidak terlalu membutuhkan Gakpo karena sudah memiliki sejumlah pilihan lain untuk memperkuat lini serang.
Baca Juga: Salah Jadi Pemicu, Fenerbahce Percepat Perburuan Marcus Rashford: Manchester United Siap Buka Jalan
"Saya pikir Tottenham memiliki opsi lain, dan biaya Gakpo mungkin bukan sesuatu yang mereka perlukan untuk menambah kekuatan skuad yang sudah mereka bangun," ujarnya.
Wyness bahkan memprediksi Gakpo tetap mengenakan seragam Liverpool pada musim 2026/2027 dan berpeluang menjalani musim yang lebih baik bersama Iraola.
"Saya berharap dia tetap bermain untuk Liverpool dan menjalani musim yang cukup bagus di bawah Iraola, sehingga menurut saya pilihan terbaik bagi kedua pihak adalah tetap bertahan," tutur Wyness.
Curtis Jones Juga Dikaitkan dengan Transfer
Di tengah ketidakpastian mengenai Gakpo, Liverpool juga menghadapi potensi kepergian Curtis Jones yang tengah dikejar Inter Milan.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Arsenal vs Borussia Dortmund: Arteta Dituntut Bangkit di Emirates
Menurut Football Insider, Inter masih mengupayakan transfer gelandang berusia 25 tahun tersebut menjelang batas akhir bursa transfer pada 1 September.
Jones disebut mulai tertarik pindah ke Serie A karena tidak ingin terus berstatus sebagai pemain pelapis di Liverpool setelah hanya mencatat 18 kali sebagai starter di Premier League musim lalu.
Inter telah mengejar Jones sejak awal musim panas dan belum menyerah untuk menyelesaikan kesepakatan sebelum bursa transfer ditutup.
Situasi tersebut membuat Liverpool berpotensi menghadapi perubahan di skuad meski klub masih berusaha mempertahankan Gakpo sebagai bagian penting dari proyek Iraola. (*)
Editor : Efprizan