PONTIANAK POST - Liverpool kembali gagal mempertahankan keunggulan dua gol setelah kalah 2-3 dari AS Monaco di Anfield dalam laga pramusim yang memperlihatkan masalah kebugaran dan pertahanan The Reds.
Alexander Isak dan Florian Wirtz membawa Liverpool unggul 2-0 sebelum Aleksandr Golovin memperkecil ketertinggalan Monaco menjelang turun minum.
Mika Biereth kemudian menyamakan skor pada awal babak kedua sebelum Paris Brunner mencetak gol kemenangan Monaco dua menit sebelum waktu normal berakhir melalui situasi sepak pojok.
Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua beruntun Liverpool setelah sebelumnya mereka juga membuang keunggulan 2-0 ketika menghadapi Leeds United dalam tur pramusim di Amerika Serikat.
Baca Juga: Arsenal Kalah dari Dortmund, Tiga Masalah ini Terungkap di Emirates Cup
Menurut Sports Illustrated, Liverpool sebenarnya tampil dengan susunan pemain yang lebih mendekati gambaran tim utama untuk musim baru dibandingkan ketika menjalani tur di Amerika Serikat.
Namun, masalah kebugaran dan lemahnya organisasi pertahanan kembali menjadi perhatian utama menjelang bergulirnya Premier League musim 2026-27.
Iraola Akui Liverpool Belum Mampu Tampil 90 Menit
Pelatih Liverpool Andoni Iraola mengakui timnya mampu tampil baik pada babak pertama, tetapi belum memiliki energi untuk mempertahankan intensitas tersebut sepanjang pertandingan.
"Kami bermain bagus pada babak pertama, tetapi saat ini kami belum memiliki banyak energi untuk mempertahankan level permainan seperti itu," kata Iraola kepada LFCTV.
Baca Juga: Galatasaray Dekati Martinelli, Arsenal Masih Pertahankan Winger Brasil
Menurut Iraola, Monaco tampil jauh lebih baik setelah jeda dan mampu membalikkan keadaan ketika energi pemain Liverpool mulai menurun.
"Masalahnya sekarang mungkin mereka belum memiliki energi untuk bermain selama 90 menit, mereka mulai kelelahan dan itu membutuhkan waktu," ujar Iraola.
Iraola menilai kondisi tersebut membutuhkan tambahan waktu latihan, tetapi ia tetap melihat sejumlah hal positif sekaligus kekurangan yang harus segera diperbaiki.
Pelatih asal Spanyol itu juga berharap Jeremy Jacquet dan Curtis Jones dapat kembali tersedia saat Liverpool menghadapi Como pada pertandingan persahabatan berikutnya.
Baca Juga: Marcus Rashford Kembali ke Manchester United dengan Nomor Punggung 14
"Untuk Jeremy, kami memutuskan tidak memainkannya hari ini, tetapi dia seharusnya siap untuk pertandingan berikutnya," kata Iraola.
Sementara Curtis Jones tetap berlatih setiap hari, tetapi mengalami masalah pada pinggul sehari sebelum pertandingan sehingga tim memilih tidak mengambil risiko.
Wirtz dan Isak Beri Sinyal Positif
Di tengah kekalahan tersebut, penampilan Florian Wirtz dan Alexander Isak memberikan alasan bagi Liverpool untuk tetap optimistis menghadapi musim baru.
Wirtz mencetak gol keduanya dalam 105 menit penampilan pramusim dan terlihat lebih agresif dalam melepaskan tembakan serta menghadapi duel individu.
Baca Juga: Tottenham Siapkan £70 Juta untuk Gakpo, Liverpool Belum Mau Melepas
Sports Illustrated menilai Wirtz berpeluang mendapatkan peran lebih besar dalam pendekatan baru Iraola setelah musim sebelumnya belum mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Isak juga mencetak gol pada menit ke-16 melalui penyelesaian akhir dari rangkaian serangan Liverpool yang menunjukkan kualitas seorang penyerang utama.
Setelah musim sebelumnya terganggu masalah kebugaran dan cedera patah kaki, penampilan Isak tersebut menjadi sinyal bahwa musim 2026-27 berpotensi memberikan kesempatan baginya untuk kembali ke performa terbaik.
Pertahanan Liverpool Kembali Jadi Masalah
Masalah terbesar Liverpool tetap berada di lini belakang setelah mereka kembali kebobolan tiga gol dalam pertandingan yang sempat mereka kuasai.
Baca Juga: Liverpool Bidik Djed Spence, Tottenham Siap Lepas Bek Inggris Seharga Rp760 Miliar
Sports Illustrated menyoroti absennya pasangan senior Virgil van Dijk karena bek berpengalaman itu belum memiliki partner bek tengah senior yang tersedia dalam pertandingan tersebut.
Ifeanyi Ndukwe, yang masih berusia remaja, bermain hingga jeda sebelum digantikan gelandang Wataru Endo.
Liverpool bahkan tidak memiliki bek tengah senior di bangku cadangan, kondisi yang turut menjelaskan mengapa klub disebut semakin serius mengejar Ronald Araújo dari Barcelona.
Jérémy Jacquet mendapat penilaian positif, tetapi persiapannya pada pramusim terganggu cedera setelah sebelumnya mengalami masalah bahu yang mengakhiri musim 2025-26 lebih cepat.
Baca Juga: Inter Milan Belum Menyerah Kejar Curtis Jones, Liverpool Pasang Harga Tinggi
Van Dijk mengatakan dirinya siap membantu Iraola dalam proses adaptasi dengan metode baru di Liverpool.
"Hal utamanya adalah dia tahu bahwa saya ada untuknya, apa pun yang dia butuhkan, baik untuk tim maupun hal lainnya," kata Van Dijk .
Gelandang Florian Wirtz juga menyambut positif kedatangan Iraola dan menilai pekerjaan sang pelatih selama tiga tahun di Bournemouth telah menunjukkan kemampuannya.
"Kami tentu tidak sabar bekerja dengannya, dan dalam beberapa pekan pertama saya bisa mengatakan bahwa saya menikmatinya," ujar Wirtz.
Baca Juga: Hugo Ekitike dan Conor Bradley Masih Cedera, Liverpool Cari Solusi Lini Belakang
Víctor Muñoz Mulai Dapat Kesempatan
Pertandingan melawan Monaco juga menjadi kesempatan pertama Víctor Muñoz tampil bersama Liverpool setelah direkrut dari Osasuna pada pertengahan Juni.
Muñoz sebelumnya tidak mendapat kesempatan bermain selama perjalanan Spanyol menjuarai Piala Dunia sehingga laga tersebut menjadi penampilan pertamanya sejak menghadapi Espanyol pada 17 Mei.
Waktu bermain Muñoz memang terbatas karena masuk sebagai bagian dari pergantian pemain besar-besaran Liverpool sekitar menit ke-60.
Namun, kecepatan dan keberaniannya bermain langsung menjadi aspek yang mendapat perhatian dari pendukung Liverpool.
Muñoz dinilai bukan tipe winger yang sering bergerak ke tengah seperti Mohamed Salah, melainkan pemain sayap yang lebih tradisional dengan pendekatan langsung.
Bagi Liverpool, kekalahan dari Monaco sekaligus menjadi peringatan bahwa kualitas serangan saja belum cukup karena masalah fisik dan pertahanan harus segera dibenahi sebelum musim kompetitif dimulai. (*)
Editor : Efprizan