PONTIANAK POST - Barcelona dilaporkan frustrasi karena Frenkie de Jong masih menolak menjalani operasi untuk mengatasi cedera lutut yang belum menunjukkan perkembangan sesuai harapan.
Menurut laporan SPORT, Barcelona kini mendorong De Jong menjalani operasi setelah metode pemulihan konservatif yang dipilih sang gelandang belum memberikan hasil yang diharapkan.
Cedera tersebut dialami De Jong ketika memperkuat Belanda di Piala Dunia 2026 dan kemudian diketahui Barcelona sebagai robekan sebagian pada ligamen kolateral medial atau MCL.
Barcelona Ingin De Jong Jalani Operasi
De Jong sebelumnya mendapat penanganan konservatif dengan perkiraan waktu pemulihan sekitar tiga bulan berdasarkan diagnosis awal.
Baca Juga: Persib Bandung Kembali Kena Registration Ban FIFA, Sanksi Berlaku Tiga Periode
Namun, hampir tiga pekan setelah Barcelona mengumumkan kondisi cederanya, perkembangan pemulihan De Jong dinilai belum cukup meyakinkan sehingga klub menganggap operasi sebagai pilihan yang lebih tepat.
Barcelona melalui pernyataan resmi sebelumnya mengatakan De Jong akan menjalani perawatan di bawah pengawasan tim medis klub dan perkembangannya akan terus dievaluasi.
De Jong memilih memberikan waktu lebih panjang kepada metode pemulihan konservatif karena masih enggan menjalani tindakan operasi.
Sikap tersebut menjadi salah satu sumber ketegangan antara pemain dan klub ketika Barcelona membutuhkan kepastian mengenai kondisi gelandang berusia 29 tahun tersebut.
Baca Juga: Manchester United Kehilangan Jhon Lucumi, Juventus Siap Rampungkan Transfer
De Jong Bantah Komitmennya Dipertanyakan
Persoalan cedera bukan satu-satunya hal yang membuat Barcelona dikabarkan kecewa terhadap De Jong karena klub juga disebut mempertanyakan kondisi fisiknya pada akhir musim lalu.
Barcelona menduga De Jong sempat mengurangi bebannya menjelang akhir musim demi menjaga kondisi terbaik untuk Piala Dunia, meski tudingan tersebut telah dibantah sang pemain.
De Jong tercatat belum bermain penuh 90 menit untuk Barcelona sejak 22 Februari, tetapi tetap menjadi starter dalam empat pertandingan Belanda di Piala Dunia dan bermain selama 90 menit dalam dua laga.
Menanggapi kabar tersebut, De Jong mengatakan sulit baginya menerima tudingan yang mempertanyakan hubungan dan komitmennya kepada Barcelona berdasarkan laporan yang tidak benar.
Baca Juga: Sesko Belum Pulih Total, Manchester United Cemas Hadapi Awal Musim Baru
"Sepak bola adalah segalanya bagi saya, dan saya selalu memberikan seluruh kemampuan yang saya miliki untuk Barcelona dan negara saya," kata De Jong seperti dikutip dalam laporan tersebut.
Barcelona Kejar Rodri
Cedera De Jong juga mendorong Barcelona mempercepat upaya mendapatkan gelandang Manchester City, Rodri, yang kini menjadi salah satu target utama klub.
Menurut laporan yang sama, Barcelona bergerak lebih cepat daripada Real Madrid dalam perburuan Rodri setelah gelandang Spanyol tersebut tampil impresif bersama tim nasionalnya di Piala Dunia.
Manchester City sejauh ini disebut telah menolak sejumlah proposal Barcelona, tetapi pembicaraan dikabarkan mendekati kesepakatan.
Baca Juga: Manchester City akan Sulit Juara Liga Inggris Apabila Kehilangan Rodri
Kedatangan Rodri dapat membantu Barcelona menutup kekosongan yang ditinggalkan De Jong dalam jangka pendek sekaligus memberikan klub opsi baru untuk komposisi lini tengah.
Rodri juga berpotensi mengubah masa depan De Jong di Barcelona karena klub dapat mempertimbangkan kepergian gelandang Belanda tersebut pada musim panas berikutnya.
De Jong sebenarnya masih terikat kontrak Barcelona hingga 2029 setelah menandatangani kesepakatan baru pada tahun lalu yang juga menyesuaikan struktur gaji klub.
Persaingan Lini Tengah Semakin Ketat
De Jong tetap menjadi pemain penting di bawah pelatih Hansi Flick dan bahkan masuk dalam kandidat kapten Barcelona berikutnya, tetapi masalah kebugaran terus mengganggu perjalanan kariernya di Camp Nou.
Baca Juga: Barcelona Tantang Real Madrid Rebut Rodri, Manchester City Ogah Lepas Gelandangnya
Di sisi lain, Gavi dan Pedri masih menjadi bagian penting dalam rencana Barcelona, sementara jebolan La Masia, Marc Bernal, mulai diproyeksikan memiliki peran lebih besar di lini tengah.
Jika Barcelona benar-benar mendatangkan Rodri, persaingan di lini tengah akan semakin ketat dan posisi De Jong berpotensi menjadi salah satu yang paling terpengaruh.
Untuk saat ini, persoalan utama Barcelona adalah memastikan De Jong mendapatkan penanganan cedera yang tepat agar dapat kembali bermain, sementara keputusan operasi masih menjadi pilihan yang belum disetujui sang pemain. (*)
Editor : Efprizan