PONTIANAK POST - Persib Bandung kembali masuk daftar FIFA Registration Ban pada Senin (10/8), dengan sanksi larangan mendaftarkan pemain baru selama tiga periode yang berkaitan dengan sengketa lama bersama mantan pelatih Robert Rene Alberts pada 2022.
Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) membenarkan status tersebut dan menyatakan persoalan yang menjadi dasar sanksi bukan perkara baru, melainkan kasus yang terjadi pada 2022.
Melalui laman resmi Persib, manajemen menjelaskan keputusan FIFA tersebut baru diketahui dalam perkembangan terakhir sehingga klub kini melakukan kajian menyeluruh untuk memahami dasar keputusan dan menentukan langkah penyelesaian.
"Kami perlu menegaskan bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru, dan setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut kami langsung melakukan kajian menyeluruh," tulis manajemen Persib, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (11/8).
Baca Juga: Persib Bandung Kembali Kena Registration Ban FIFA, Sanksi Berlaku Tiga Periode
Sanksi Berlaku Tiga Periode
FIFA menjelaskan bahwa registration ban merupakan sanksi yang membuat klub tidak dapat mendaftarkan pemain baru, baik secara nasional maupun internasional, selama masa hukuman berlangsung.
Dalam kasus Persib, daftar sanksi mencantumkan larangan pendaftaran pemain selama tiga periode sehingga Maung Bandung menghadapi pembatasan dalam aktivitas transfernya.
Manajemen Persib menyatakan tetap menghormati keputusan regulator dan menjadikan penyelesaian sengketa sebagai prioritas melalui mekanisme yang berlaku.
"Kami tentu tidak akan tinggal diam, dan setiap keputusan serta kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius untuk diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku," kata manajemen Persib dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Manchester United Alihkan Bidikan ke David Raum Setelah Transfer Lewis Hall Ditolak Newcastle
Persib Minta Bobotoh Tetap Tenang
Di tengah munculnya sanksi tersebut, Persib memastikan persiapan menghadapi musim 2026/2027 tetap berjalan dan proses administrasi pemain baru telah dilakukan sesuai ketentuan kepada operator kompetisi serta federasi.
"Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang, karena persiapan tim untuk musim 2026-2027 tetap berjalan dan seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai ketentuan yang berlaku," jelas manajemen Persib.
Persib kini perlu menuntaskan persoalan dengan Robert Rene Alberts agar sanksi registration ban dapat diselesaikan sesuai prosedur FIFA, sementara klub tetap berupaya menjaga persiapan tim untuk kompetisi musim baru. (*)