PONTIANAK POST - Posisi Trent Alexander-Arnold sebagai bek kanan utama Real Madrid mulai mendapat tekanan setelah Denzel Dumfries menunjukkan performa meyakinkan dalam rangkaian pramusim di bawah arahan Jose Mourinho.
Persaingan tersebut muncul setelah Real Madrid mendatangkan Dumfries dari Inter Milan dengan mengaktifkan klausul pelepasan senilai sekitar 20 juta euro dan mengikat bek asal Belanda itu hingga 30 Juni 2030, seperti diumumkan secara resmi klub pada 5 Juli 2026.
Dumfries semula diperkirakan menjadi pelapis Alexander-Arnold, tetapi sejumlah eksperimen Mourinho menunjukkan bahwa pemain berusia 30 tahun itu memiliki peluang serius untuk merebut posisi utama.
Media Spanyol AS melaporkan Dumfries menjadi starter dalam dua pertandingan awalnya bersama Real Madrid dan mulai menggeser Alexander-Arnold dalam persaingan posisi bek kanan.
Baca Juga: Mourinho Ingin Skuad Real Madrid Ramping, Hanya Butuh 23 Pemain Utama
Dalam laga pramusim melawan Fiorentina, Mourinho bahkan memainkan Alexander-Arnold dan Dumfries secara bersamaan dengan peran berbeda, sebelum kembali mengubah komposisi pada pertandingan berikutnya.
Saat menghadapi Ferencvaros, Dumfries dipercaya tampil sejak awal sebagai bek kanan, sedangkan Alexander-Arnold baru mendapat kesempatan bermain setelah turun dari bangku cadangan.
Eksperimen kembali berlanjut ketika Real Madrid menghadapi Deportivo, dengan Dumfries menjadi starter dan Alexander-Arnold tidak masuk susunan awal karena masih menjalani pemulihan.
Situasi tersebut memperlihatkan bahwa Mourinho tidak memandang Dumfries sekadar sebagai pemain rotasi, melainkan opsi yang bisa digunakan sejak menit pertama sesuai kebutuhan pertandingan.
Baca Juga: Barcelona Tantang Real Madrid Rebut Rodri, Manchester City Ogah Lepas Gelandangnya
Dumfries Beri Tekanan pada Alexander-Arnold
Kehadiran Dumfries memang langsung membuat persaingan di sektor kanan semakin terbuka karena karakter keduanya berbeda.
Alexander-Arnold dikenal memiliki kemampuan distribusi bola dan umpan progresif yang kuat, sedangkan Dumfries menawarkan kekuatan fisik, kecepatan, kemampuan bertahan, serta agresivitas ketika membantu serangan.
Reuters sebelumnya melaporkan Alexander-Arnold menyambut kesempatan bekerja bersama Mourinho dan melihat kedatangan pelatih asal Portugal itu sebagai peluang untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya setelah musim debut yang terganggu cedera.
Data resmi Real Madrid menunjukkan Alexander-Arnold mencatat 30 penampilan pada musim 2025/2026 dengan 21 pertandingan La Liga, tetapi hanya 14 di antaranya sebagai starter.
Baca Juga: Vinicius Jr Resmi Perpanjang Kontrak hingga 2032, Real Madrid Menangkal Ancaman Arsenal
Mourinho kini memiliki alternatif yang lebih fleksibel karena Dumfries juga dapat dimainkan lebih maju sebagai pemain sayap ketika strategi pertandingan membutuhkan tambahan tenaga di sisi kanan.
Kondisi tersebut menjadi penting bagi Real Madrid karena Mourinho masih membangun komposisi skuad untuk musim 2026/2027 dan harus menyesuaikan formasi dengan ketersediaan pemain.
Mourinho Belum Menutup Persaingan
Meskipun Dumfries mulai mendapatkan kepercayaan, persaingan dengan Alexander-Arnold belum dapat dianggap selesai karena Mourinho masih menggunakan pramusim untuk menguji berbagai kombinasi.
Kehadiran Dumfries juga memberi Mourinho pilihan taktik yang lebih luas, terutama ketika Real Madrid membutuhkan pemain dengan kemampuan duel fisik dan daya jelajah tinggi di sektor kanan.
Sementara itu, Alexander-Arnold tetap memiliki keunggulan dalam membangun serangan dari belakang dan distribusi bola yang menjadi salah satu kekuatan utamanya sejak masih memperkuat Liverpool.
Real Madrid sendiri secara resmi mencatat Alexander-Arnold sebagai pemain klub sejak 2025, sedangkan Dumfries baru bergabung pada 2026 setelah lima musim memperkuat Inter Milan.
Dengan musim La Liga 2026/2027 yang dijadwalkan dimulai pada 22 Agustus, keputusan Mourinho mengenai bek kanan utama akan menjadi salah satu perhatian dalam susunan awal Real Madrid.
Persaingan ini pada akhirnya memberi keuntungan bagi Mourinho karena Alexander-Arnold dan Dumfries memiliki karakter berbeda yang dapat digunakan sesuai lawan, strategi, dan kebutuhan pertandingan. (*)
Editor : Efprizan