PONTIANAK POST - Calvin Verdonk berpeluang menjadi pemain pertama berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) yang tampil di fase utama Liga Champions saat memperkuat Lille pada musim 2026/2027.
LOSC Lille menyebut Verdonk sebagai pemain Indonesia pertama yang akan tampil di fase utama kompetisi elite Eropa tersebut melalui unggahan media sosial klub pada Senin (17/8/2026).
Dilansir dari ANTARA, peluang itu terbuka setelah Lille finis di peringkat ketiga Ligue 1 2025/2026 dengan 61 poin sehingga memperoleh tiket otomatis ke Liga Champions musim berikutnya.
Verdonk Bawa Lille ke Liga Champions
Verdonk bergabung dengan Lille pada September 2025 setelah meninggalkan NEC Nijmegen dan menandatangani kontrak hingga musim panas 2028.
Baca Juga: Prediksi Persib vs Bali United: Maung Bandung Butuh Imbang untuk Juara Dewata Challenge Series 2026
Verdonk menjalani musim debutnya di Prancis dengan 26 penampilan di seluruh kompetisi, termasuk 18 pertandingan Ligue 1 dan tujuh laga Liga Europa.
Bek kelahiran 26 April 1997 tersebut menjadi bagian dari skuad Lille yang mengamankan posisi ketiga Ligue 1 meski kalah 0-2 dari Auxerre pada pertandingan terakhir musim 2025/2026.
Lille tetap lolos otomatis ke Liga Champions setelah mengakhiri kompetisi dengan keunggulan satu poin atas Lyon yang finis di posisi keempat.
Bagi Verdonk, keberhasilan tersebut membuka kesempatan tampil di panggung tertinggi sepak bola antarklub Eropa sekaligus mencatat sejarah baru bersama Timnas Indonesia.
Baca Juga: Barcelona Hidupkan Lagi Minat Marcus Rashford, Manchester United Hadapi Dilema Besar
Bukan Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
Status Verdonk sebagai calon pemain Indonesia pertama di fase utama Liga Champions perlu dibedakan dari pemain yang pernah tampil di kompetisi tersebut sebelum berstatus WNI.
Kevin Diks sebelumnya tampil bersama FC Copenhagen pada fase grup Liga Champions musim 2022/2023 dan 2023/2024, sedangkan Emil Audero bermain untuk Inter Milan pada fase grup musim 2023/2024.
Diks bahkan membantu Copenhagen mencapai babak 16 besar pada musim 2023/2024 sebelum disingkirkan Manchester City dengan agregat 2-6, sedangkan Audero tampil penuh ketika Inter Milan bermain imbang 3-3 melawan Benfica.
Perbedaannya, kedua pemain tersebut belum berstatus WNI ketika menjalani pertandingan Liga Champions tersebut sehingga pencapaian Verdonk bersama Lille memiliki konteks yang berbeda.
Baca Juga: Manchester United Bahas Igor Matanović, Striker Freiburg Jadi Opsi Jika Zirkzee Pergi
Audero masih berpeluang kembali tampil di Liga Champions 2026/2027 bersama Como, tetapi peluang tersebut bergantung pada keputusan klub dan masa depannya sebelum bursa transfer musim panas ditutup.
Sementara itu, Verdonk telah memiliki jalur yang lebih jelas karena Lille sudah mengamankan tempat di fase liga Liga Champions 2026/2027.
Jika dimainkan Lille pada fase utama, Verdonk akan menjadi pemain yang telah berstatus WNI ketika tampil di kompetisi tersebut dan namanya berpotensi masuk dalam catatan sejarah sepak bola Indonesia. (*)
Editor : Efprizan