PONTIANAK POST - Manchester City mengawali era Enzo Maresca di Premier League dengan menjamu Bournemouth di Etihad Stadium, Minggu (23/8/2026), dan sejumlah prediksi mengarah pada kemenangan tuan rumah meski performa City pada Community Shield baru saja mengecewakan.
Pertandingan pekan pertama Premier League 2026/2027 tersebut dijadwalkan kick-off pukul 14.00 BST atau 20.00 WIB (live streaming di platform Vidio (Champions TV 5), dengan City memasuki musim baru setelah satu dekade bersama Pep Guardiola, sementara Bournemouth juga memulai era Marco Rose.
City Ingin Bangkit dari Kekalahan Community Shield
Manchester City datang dengan tekanan setelah dikalahkan Arsenal 0-3 pada Community Shield, tetapi Sports Mole menilai kekalahan tersebut tidak cukup untuk menghapus keunggulan City di Etihad.
City memenangkan seluruh sembilan pertandingan kandang Premier League melawan Bournemouth, dengan agregat gol 34-6 atau rata-rata mencetak 3,8 gol per pertandingan.
Baca Juga: Manchester City Incar Alexis Mac Allister sebagai Alternatif Pengganti Rodri
Selain itu, City memenangkan pertandingan pembuka Premier League dalam 14 dari 15 musim terakhir, dengan satu-satunya kekalahan terjadi ketika Tottenham menang 1-0 pada musim 2021/2022.
Sports Illustrated menilai kekalahan 0-3 dari Arsenal memang memperlihatkan masih adanya pekerjaan rumah di skuad Maresca, terutama di lini tengah, tetapi hasil Community Shield tidak selalu menjadi gambaran perjalanan sebuah tim sepanjang musim.
Bournemouth justru membawa modal kuat setelah tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan Premier League terakhir musim lalu, dengan delapan kemenangan dan 10 hasil imbang, sebelum pergantian pelatih dari Andoni Iraola kepada Rose.
Maresca Waspadai Bournemouth
Maresca mengakui Bournemouth bukan lawan yang mudah setelah mempelajari permainan mereka dan tim asuhan Rose sebelum pertandingan.
Baca Juga: Manchester City Mulai Pertimbangkan Lagi Enzo Fernandez Usai Rodri Menuju Barcelona
"Saya menonton pertandingan pramusim mereka dan juga beberapa pertandingan musim lalu ketika dia (Rose) berada di klub lain," kata Maresca dalam konferensi pers yang dikutip situs resmi Manchester City.
Maresca menilai Bournemouth memiliki identitas permainan yang jelas dan agresif, baik ketika menyerang maupun bertahan.
"Jelas apa yang mereka lakukan dengan dan tanpa bola," ujar Maresca, yang juga memastikan hanya Jeremy Doku yang tidak tersedia, sementara Matheus Nunes sudah kembali bisa dipilih.
City juga memiliki catatan positif karena empat manajer terakhir mereka selalu memenangkan pertandingan Premier League pertama, sedangkan Maresca berusaha mempertahankan tren tersebut dalam debut liganya.
Baca Juga: Rodri Tinggalkan Manchester City ke Barcelona, Ayyoub Bouaddi Disiapkan Jadi Pengganti
Opta dan Bursa Sama-Sama Jagokan City
Superkomputer Opta memberikan Manchester City peluang kemenangan 63,3 persen, sedangkan Bournemouth hanya 16,9 persen, dengan peluang hasil imbang sekitar 19,8 persen.
Model data Sports Mole sedikit lebih konservatif dengan memberikan peluang kemenangan City 58,53 persen, hasil imbang 22,86 persen, dan kemenangan Bournemouth 18,64 persen.
Sports Mole juga menempatkan skor 1-0 sebagai hasil kemenangan City yang paling mungkin dengan probabilitas 11,06 persen, disusul 2-1 sebesar 10,08 persen dan 2-0 sebesar 9,44 persen.
Pasar taruhan melalui Oddschecker juga memberikan keunggulan besar kepada City dengan probabilitas pasar 63 persen, sedangkan hasil imbang 19 persen dan kemenangan Bournemouth 18 persen.
Sports Illustrated dan Sports Mole akhirnya memiliki pilihan yang sama, yakni Manchester City 2-1 Bournemouth, sehingga terdapat konsistensi cukup kuat di antara dua media tersebut.
Baca Juga: Manchester United Tumbang 0-2 dari Hull, Bruno Fernandes Soroti Dua Bola Mati
Prediksi Susunan Pemain
Sports Mole memprediksi Manchester City menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Donnarumma; Nunes, Dias, Gvardiol, O'Reilly; Nico González, Kovacic; Semenyo, Foden, Grealish; Haaland.
Bournemouth diperkirakan tampil dengan formasi yang sama, yakni 4-2-3-1, dengan Petrovic; Adam Smith, Mepham, Antonio Silva, Truffert; Lewis Cook, Alex Scott; Rayan, Kluivert, Tavernier; Evanilson.
Susunan tersebut masih berupa prediksi Sports Mole dan dapat berubah setelah kedua tim mengumumkan lineup resmi.
Prediksi Akhir Manchester City vs Bournemouth
Bournemouth memiliki peluang memberikan perlawanan karena rekor 18 laga tanpa kekalahan di Premier League serta gaya agresif yang dibawa Rose, tetapi sejarah pertemuan di Etihad dan dukungan model statistik membuat City tetap menjadi favorit.
Baca Juga: Rating Pemain Manchester United Saat Kalah 0-2 dari Hull, Tujuh Pemain Dinilai 3/10
Sports Mole, Sports Illustrated, Opta, dan pasar taruhan sama-sama memberikan keunggulan kepada Manchester City meski masing-masing menggunakan pendekatan berbeda dalam menghasilkan prediksi.
PONTIANAK POST memprediksi Manchester City menang 2-1 atas Bournemouth, dengan Erling Haaland menjadi pemain yang diperkirakan dapat menentukan pertandingan melalui ketajamannya di depan gawang.
Prediksi tersebut merupakan proyeksi sebelum pertandingan dan bukan jaminan hasil akhir.
Tabel Prediksi Pertandingan
| Sumber | Prediksi | Keterangan |
|---|---|---|
| Sports Mole | Man City 2-1 Bournemouth | City dinilai memiliki keunggulan kandang dan kualitas untuk mengatasi Bournemouth |
| Sports Illustrated | Man City 2-1 Bournemouth | City diprediksi bangkit setelah kalah 0-3 dari Arsenal di Community Shield |
| Opta Supercomputer | City 63,3% | Bournemouth 16,9%, sedangkan peluang imbang sekitar 19,8% |
| Sports Mole Data Model | City 58,53% | Imbang 22,86%, Bournemouth 18,64%; skor paling mungkin 1-0 |
| Oddschecker | City 63% | Probabilitas pasar: imbang 19%, Bournemouth 18% |
| PONTIANAK POST | Man City 2-1 Bournemouth | City unggul kualitas, kandang, dan konsensus prediksi |
Editor : Efprizan