PONTIANAK POST - José Mourinho mengawali periode keduanya sebagai pelatih Real Madrid dengan kemenangan 2-1 atas Espanyol pada pekan pembuka La Liga 2026/2027 di RCDE Stadium, Minggu (23/8/2026) dini hari WIB.
Menurut laporan Sports Illustrated, Real Madrid belum tampil meyakinkan meski gol Jude Bellingham pada menit kesembilan dan Carlos Espí pada penghujung laga memastikan tiga poin bagi Los Blancos.
Bellingham membuka keunggulan melalui sundulan keras sebelum Espanyol menyamakan kedudukan dan membuat Real Madrid harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk mengamankan kemenangan.
Hasil tersebut menyelamatkan Mourinho dari kritik lebih besar, tetapi performa Real Madrid masih menyisakan sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi setelah dua musim tanpa trofi utama.
Baca Juga: Prediksi Skor Atalanta vs Sassuolo: Jay Idzes Hadapi Ujian Berat di Laga Pembuka Serie A
Carlos Espí Jadi Penentu Kemenangan
Enam pemain baru Real Madrid menjalani debut kompetitif dalam pertandingan tersebut, yakni Bernardo Silva, Denzel Dumfries, Ibrahima Konaté, Yan Diomande, Marc Cucurella, dan Carlos Espí.
Espí menjadi pemain yang paling mencuri perhatian setelah masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol kemenangan hanya 10 menit setelah berada di lapangan.
Penyerang asal Spanyol itu sebelumnya bukan nama yang paling disorot setelah Real Madrid mengaktifkan klausul pelepasannya senilai 25 juta euro atau sekitar 28,8 juta dolar AS.
Cedera otot yang dialami Endrick menjelang pertandingan membuat Espí mendapat kesempatan lebih besar dan performanya di pramusim kemudian memperkuat kepercayaan Mourinho kepadanya.
Gol tersebut sekaligus membuat Espí menjadi salah satu pemenang utama dari laga pembuka, sementara posisi Endrick sebagai pilihan di lini depan kini berpotensi mendapat tekanan tambahan.
Baca Juga: Prediksi Skor Torino vs AC Milan di Serie A: Sama-sama Memasuki Era Baru Bersama Pelatih Anyar
Vinícius Jr dan Pergantian Güler Jadi Sorotan
Vinícius Jr justru menjalani pertandingan yang mengecewakan setelah sebelumnya menjadi salah satu pemain yang paling banyak mendapat perhatian selama musim panas.
Sports Illustrated menyebut pemain Brasil tersebut gagal memberikan kontribusi gol maupun assist dalam tiga laga pramusim dan kembali kesulitan ketika menghadapi Espanyol.
Vinícius bahkan disebut tidak menciptakan satu peluang, hanya melepaskan satu tembakan, serta menyelesaikan 10 umpan selama 90 menit berada di lapangan.
Di sisi lain, keputusan Mourinho menarik Arda Güler pada menit ke-64 juga menjadi salah satu keputusan yang dipertanyakan karena gelandang Turki tersebut tampil sebagai pemain paling kreatif Real Madrid.
Baca Juga: Prediksi Skor Elche vs Barcelona di La Liga: Blaugrana Diunggulkan, Anselmi Siapkan Perlawanan
Güler tercatat menciptakan tujuh peluang, memberikan satu assist, dan hanya tiga kali kehilangan akurasi umpan sebelum digantikan Yan Diomande.
Mourinho juga baru memasukkan Trent Alexander-Arnold pada menit ke-80 meski Real Madrid membutuhkan kreativitas tambahan setelah permainan terbuka mereka tidak menghasilkan gol.
Keputusan tersebut pada akhirnya tidak berakibat fatal karena Espí mencetak gol kemenangan, tetapi Mourinho mendapat peringatan awal bahwa Real Madrid masih memiliki sejumlah persoalan dalam kreativitas, efektivitas serangan, dan pemilihan pergantian pemain.
Bagi Mourinho, kemenangan di Catalonia menjadi modal penting untuk memulai musim, sekaligus gambaran bahwa membangun kembali Real Madrid membutuhkan lebih dari sekadar tiga poin. (*)
Editor : Efprizan