PONTIANAK POST - Manchester United mengawali Premier League 2026/2027 dengan kekalahan mengejutkan dari Hull City, Sabtu (22/8), sementara Michael Carrick memilih tetap tenang meski mengakui hasil tersebut sangat menyakitkan.
Hull mencatat kemenangan pertama atas United di kasta tertinggi sekaligus kemenangan pertama dalam pertemuan liga sejak 1974.
Dua gol pada babak pertama memastikan kemenangan Hull dan membuat sekitar 2.400 suporter Manchester United yang datang ke MKM Stadium pulang dengan kekecewaan.
Mantan penyerang United, Wayne Rooney, menilai tim asuhan Carrick tidak siap menghadapi pertandingan tersebut, terutama karena minimnya ancaman di lini serang.
"Mereka tidak banyak menciptakan peluang, dan itu yang paling mengkhawatirkan, United sepertinya tidak siap menghadapi pertandingan ini," kata Rooney kepada BBC Sport.
Baca Juga: Tottenham Hancur di Brentford 3-0, De Zerbi Hadapi Masalah Mentalitas
Pressing dan Bola Mati Jadi Masalah
Alan Shearer menilai persoalan Manchester United berkaitan dengan kondisi fisik karena tim tidak terlihat siap memainkan sepak bola berintensitas tinggi selama 90 menit.
Namun, BBC Sport mencatat penilaian tersebut masih diperdebatkan karena enam pemain yang menjadi starter di Hull sudah kembali berlatih sejak 9 Juli.
Kapten Bruno Fernandes justru menyoroti persoalan pressing setelah melihat pola kesalahan yang menurutnya kembali terjadi seperti musim lalu dalam pertandingan tandang.
"Kami memberikan terlalu banyak bola kepada mereka, bahkan dalam 20 menit pertama penjaga gawang memiliki terlalu banyak sentuhan dan waktu," ujar Fernandes kepada TNT.
Baca Juga: Prediksi Skor Manchester City vs Bournemouth: Haaland Jadi Andalan, The Cherries Bisa Bikin Kejutan
Fernandes juga meminta rekan-rekannya lebih agresif dalam melakukan pressing serta memperbaiki pertahanan bola mati yang menjadi salah satu kelemahan United.
Pelatih Hull, Sergej Jakirovic, sebelumnya memang mengidentifikasi situasi bola mati sebagai salah satu area yang bisa dieksploitasi sebelum pertandingan.
Carrick Akui United Terluka
Carrick tidak berusaha menutupi kekecewaan setelah United mengalami kekalahan pada laga pembuka melawan tim promosi.
"Ini hanya satu pertandingan, kami kecewa karena tidak menang, tidak lebih dari itu dan tidak kurang dari itu," kata Carrick.
Baca Juga: Prediksi Skor Newcastle vs Liverpool: The Reds Diunggulkan, Jaissle Siapkan Kejutan
Pelatih United tersebut menegaskan timnya harus menerima kritik dan kembali lebih kuat tanpa menciptakan kepanikan setelah satu hasil buruk.
"Kami harus menyerap semuanya dan kembali lebih kuat," ujar Carrick.
Di balik sikap tenangnya, Carrick mengakui kekalahan tersebut sangat memengaruhinya dan para pemain.
"Saya berbicara kepada Anda dengan cukup tenang, tetapi sebenarnya saya tidak tenang di dalam dan menikmati hari ini, percayalah," kata Carrick.
Baca Juga: Manchester United Tumbang 0-2 dari Hull, Bruno Fernandes Soroti Dua Bola Mati
Ia menegaskan ketenangan yang ditampilkan di depan publik bukan berarti dirinya dan skuad tidak merasakan tekanan dari kekalahan tersebut.
"Di dalam kami terluka, tetapi bukan berarti kami semua harus berteriak, membuat keributan, dan menciptakan kekacauan," lanjutnya.
Carlos Baleba Segera Bergabung
Manchester United kini harus segera bangkit karena akan menghadapi tim promosi lainnya, Ipswich Town, di Old Trafford pada 30 Agustus 2026.
Carrick menolak anggapan bahwa jadwal awal United mudah dan menyebut kekalahan di Hull menjadi bukti bahwa setiap pertandingan Premier League tetap sulit.
Baca Juga: Rating Pemain Manchester United Saat Kalah 0-2 dari Hull, Tujuh Pemain Dinilai 3/10
Di tengah sorotan terhadap performa tim, Manchester United juga telah mencapai kesepakatan senilai 70 juta poundsterling untuk mendatangkan gelandang Brighton, Carlos Baleba.
Carrick menyadari tekanan yang datang dari luar klub dan memahami bahwa kekalahan tersebut akan memunculkan banyak pertanyaan, tetapi ia menolak mengubah pendekatan hanya karena satu hasil buruk.
"Kami kalah hari ini dan memang ada pertanyaan yang harus dijawab, tetapi itu tidak berarti semuanya salah dan tidak membuat saya melakukan sesuatu secara berbeda," kata Carrick.
Kekalahan dari Hull menjadi peringatan keras bagi Manchester United, tetapi Carrick memilih menjadikannya sebagai bahan evaluasi daripada alasan untuk menciptakan kepanikan di awal musim. (*)