PONTIANAK POST - AC Milan mengawali musim Serie A 2026/2027 dengan kemenangan 2-1 atas Torino di Stadion Olimpico Grande Torino, Senin (24/8/2026) dini hari WIB, dengan Adrien Rabiot tampil sebagai pemain paling menentukan.
Kemenangan tersebut menjadi tiga poin pertama AC Milan setelah gol Alphadjo Cisse dan Rabiot pada babak kedua membawa Rossoneri unggul sebelum Che Adams memperkecil ketertinggalan pada menit-menit akhir.
Menurut penilaian Sempre Milan, Rabiot mendapat nilai tertinggi 7,5 sekaligus Player of the Match, sementara Ruben Amorim memperoleh nilai 7 atas strategi yang dinilai berhasil meredam Torino.
Rabiot Ubah Jalannya Pertandingan
Rabiot masuk dari bangku cadangan dan langsung memberikan dampak besar dengan berperan dalam gol pembuka Cisse sebelum mencetak gol kedua AC Milan.
Baca Juga: Gary Neville Kritik Alexander Isak dan Florian Wirtz Usai Liverpool Ditahan Newcastle 2-2
Gelandang asal Prancis itu dinilai mampu menemukan Cisse di dalam kotak penalti untuk gol pertama, kemudian memanfaatkan umpan Samuel Chukwueze untuk mencetak gol melalui posisi di tiang jauh.
Performa tersebut membuat Rabiot dianggap memiliki potensi penting ketika dimainkan sebagai gelandang serang dalam skema Amorim.
Cisse juga mendapat nilai 7 setelah mencetak gol pembuka meski sebelumnya sempat membuang dua peluang pada babak pertama.
Gol Cisse dinilai menunjukkan ketenangan karena pemain muda tersebut tidak terburu-buru melepaskan tembakan, melainkan menempatkan bola ke sudut kanan atas gawang Torino.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Emery Ungkap Alasan Ollie Watkins Absen Saat Aston Villa Dibantai Brighton 4-0
Loftus-Cheek Jadi Pemain dengan Nilai Terendah
Berbeda dengan Rabiot, Ruben Loftus-Cheek mendapat nilai 5,5 setelah dinilai gagal memanfaatkan kesempatan tampil sejak awal pertandingan.
Sempre Milan menilai Loftus-Cheek terlalu pasif pada babak pertama dan gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang sebenarnya dapat dikembangkan menjadi ancaman bagi pertahanan Torino.
Gelandang Inggris tersebut juga disebut kesulitan dalam duel fisik dan beberapa kali tidak mampu mengontrol bola dengan baik.
Pergantian Loftus-Cheek dengan Rabiot akhirnya menjadi salah satu keputusan penting karena pemain pengganti tersebut kemudian terlibat langsung dalam dua gol AC Milan.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Liverpool Selamat dari Kekalahan di Newcastle, Iraola Soroti Kedalaman Skuad
Amorim Dinilai Sukses di Laga Pembuka
Ruben Amorim mendapat nilai 7 dari Sempre Milan setelah AC Milan mampu meraih kemenangan dalam laga tandang yang secara historis tidak mudah bagi Rossoneri.
Strategi Milan dinilai berjalan cukup baik karena Torino hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Tembakan tersebut baru terjadi pada menit terakhir melalui Che Adams yang menghasilkan gol untuk mengubah skor menjadi 1-2.
Mike Maignan pun dinilai tidak banyak mendapatkan ujian sebelum gol tersebut, sementara lini belakang Milan secara umum mampu menjaga Torino tetap berada di bawah tekanan.
Baca Juga: AC Milan Resmi Datangkan Diego Moreira dari Strasbourg dengan Kontrak Lima Tahun
Gila menjadi bek dengan nilai tertinggi, yakni 6,5, setelah dinilai berani naik membantu pembangunan serangan dan memainkan bola secara vertikal.
Samuel Chukwueze juga mendapat nilai 7 setelah memberikan kontribusi penting melalui umpan silang yang menghasilkan gol Rabiot, selain menunjukkan kerja defensif ketika membantu tim bertahan.
Yunus Musah mendapat nilai 6,5 karena dinilai mampu memenangkan bola, menutup ruang, serta membantu sirkulasi permainan Milan.
Sementara itu, Luka Modric yang masuk sebagai pemain pengganti mendapat nilai 6 dan dinilai memberikan kontrol lebih baik di lini tengah setelah masuk ke lapangan.
Kemenangan atas Torino menjadi awal positif bagi AC Milan di bawah Amorim, tetapi performa sejumlah pemain, terutama Loftus-Cheek, masih menjadi pekerjaan yang perlu diperbaiki pada pertandingan berikutnya. (*)