PONTIANAK POST - Tottenham Hotspur mencapai kesepakatan untuk meminjam winger Chelsea, Mykhailo Mudryk, selama satu musim dengan opsi pembelian permanen senilai £75 juta yang tidak bersifat wajib.
Kepastian tersebut dilaporkan sejumlah sumber, termasuk CaughtOffside, talkSPORT dan pakar transfer Fabrizio Romano, yang menyebut kesepakatan antara Tottenham dan Chelsea telah tercapai, termasuk persyaratan pribadi Mudryk.
Transfer ini menjadi langkah penting bagi Mudryk untuk mendapatkan kesempatan bermain reguler setelah periode sulit bersama Chelsea, sekaligus membuka peluang reuni dengan pelatih Tottenham Roberto De Zerbi.
Mudryk Dapat Kesempatan Bangkit
Mudryk, 25 tahun, bergabung dengan Chelsea dari Shakhtar Donetsk pada Januari 2023 dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai £62 juta dan berpotensi naik hingga £100 juta melalui tambahan klausul.
Mudryk masih terikat kontrak dengan Chelsea hingga 2031, tetapi belum tampil dalam pertandingan kompetitif setelah kembali dari masa skorsing yang membuatnya absen panjang.
Baca Juga: Jelang Penutupan Bursa Transfer: Lewis Hall ke Manchester United? Newcastle Tetapkan Harga Selangit
Kasus doping yang menimpa Mudryk telah resmi selesai setelah bandingnya dikabulkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada Agustus 2026.
The Times melaporkan Mudryk kembali berlatih dan tampil dalam rangkaian pramusim Chelsea setelah masa skorsing berakhir, tetapi peluangnya untuk mendapatkan menit bermain reguler di Stamford Bridge tetap terbatas.
Catatan Mudryk bersama Chelsea juga belum sesuai dengan ekspektasi besar ketika dirinya didatangkan dari Shakhtar, dengan 10 gol dalam 73 penampilan menurut laporan yang mengutip perkembangan transfer tersebut.
Kepindahan ke Tottenham karena itu memberikan kesempatan baru bagi Mudryk untuk mengembalikan performa terbaiknya melalui menit bermain yang lebih konsisten.
Baca Juga: Jelang Penutupan Bursa Transfer: Manu Kone Menuju Chelsea, Roma Berpeluang Dapat Jamie Gittens
Reuni dengan Roberto De Zerbi
Salah satu faktor penting dalam kepindahan Mudryk ke Tottenham adalah keberadaan De Zerbi yang pernah bekerja sama dengannya di Shakhtar Donetsk.
Romano menyebut Mudryk akan kembali bekerja bersama De Zerbi setelah keduanya pernah berada dalam lingkungan klub Ukraina tersebut, sementara The Times melaporkan pelatih Tottenham mendukung langkah untuk membawa sang winger ke London Utara.
De Zerbi memiliki pengalaman langsung dengan kemampuan Mudryk sehingga Tottenham berharap hubungan tersebut dapat membantu sang pemain menemukan kembali konsistensi yang belum sepenuhnya terlihat selama membela Chelsea.
Bagi Mudryk, situasi tersebut memberikan keuntungan karena ia bergabung dengan pelatih yang sudah memahami karakter dan potensinya sejak awal karier seniornya.
Baca Juga: Jelang Penutupan Bursa Transfer: Juventus Pilih Nick Woltemade, Zirkzee Gagal Jadi Target Utama
Opsi Permanen £75 Juta Tidak Wajib
Detail paling menarik dari kesepakatan tersebut adalah Tottenham memiliki opsi membeli Mudryk seharga £75 juta, tetapi klub tidak diwajibkan mengaktifkannya pada akhir musim.
Romano menyebut kesepakatan itu berupa pinjaman berbayar dengan klausul pembelian £75 juta yang bersifat tidak wajib, sehingga Tottenham dapat mengevaluasi performa Mudryk sepanjang musim 2026/2027 sebelum mengambil keputusan.
The Times juga melaporkan Tottenham semakin dekat dengan kesepakatan pinjaman Mudryk setelah rencana mereka untuk mendapatkan pemain sayap lain mengalami perubahan pada hari-hari terakhir bursa transfer.
Dengan skema tersebut, Tottenham tidak harus langsung mengeluarkan £75 juta untuk mempermanenkan Mudryk dan dapat menilai kontribusinya terlebih dahulu.
Bagi Chelsea, formula ini memberi peluang untuk mempertahankan nilai ekonomi pemain sekaligus membuka ruang bagi Mudryk mendapatkan menit bermain di klub lain.
Baca Juga: Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Pesan Terakhirnya
Tottenham Butuh Dampak Mudryk
Tottenham bergerak mendapatkan Mudryk setelah persaingan mendapatkan sejumlah pemain sayap berubah pada hari-hari terakhir bursa transfer.
Menurut The Guardian, Tottenham sebelumnya mengarahkan perhatian kepada Iliman Ndiaye, tetapi Manchester City kemudian bergerak lebih agresif dalam perburuan pemain tersebut.
Kedatangan Mudryk juga menambah opsi Tottenham di sektor serang setelah klub sebelumnya mendatangkan Omar Marmoush dari Manchester City dengan status pinjaman semusim.
Bagi De Zerbi, tantangan utamanya bukan sekadar mengembalikan kecepatan dan kemampuan individu Mudryk, tetapi memastikan kualitas tersebut menghasilkan kontribusi yang konsisten untuk Tottenham.
Tottenham kini dapat menggunakan musim 2026/2027 sebagai periode evaluasi sebelum memutuskan apakah pemain Ukraina tersebut layak dipermanenkan dengan harga £75 juta. (*)
Editor : Efprizan