Lamine Camara Tak Jadi ke Liverpool, Ini Alasan The Reds Menunda Transfer

Efprizan • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 12:58 WIB
Lamine Camara menjadi salah satu gelandang yang pernah masuk radar Liverpool. (IG@lamine_camara_15)
Lamine Camara menjadi salah satu gelandang yang pernah masuk radar Liverpool. (IG@lamine_camara_15)

PONTIANAK POST - Liverpool tidak mendatangkan Lamine Camara pada bursa transfer musim panas 2026 meski gelandang AS Monaco tersebut sempat menjadi target klub dan kini peluang transfer pada Januari kembali terbuka.

The Reds menutup bursa musim panas dengan empat pemain baru untuk skuad utama, yakni Jeremy Jacquet, Ronald Araujo, Victor Munoz, dan Bradley Barcola.

Namun, keputusan Liverpool tidak menambah gelandang memunculkan kekhawatiran di kalangan suporter, terutama setelah Curtis Jones dilepas secara permanen ke Inter Milan.

Camara Baru Jadi Opsi Jika Mac Allister Pergi

Menurut laporan The Athletic, Liverpool memang memandang Camara sebagai target nyata, tetapi pemain berusia 22 tahun itu diproyeksikan sebagai pengganti Alexis Mac Allister jika gelandang Argentina tersebut meninggalkan Anfield.

Minat Liverpool terhadap Camara dapat kembali dihidupkan pada 2027 jika situasi Mac Allister berubah.

Baca Juga: Prediksi Cagliari vs Hellas Verona di Coppa Italia: Tuan Rumah Diunggulkan Lolos ke Babak 16 Besar

Situasi tersebut membuat keputusan Liverpool untuk tidak mengejar Camara pada musim panas terlihat semakin menarik, terlebih Chelsea disebut sempat menyepakati biaya sekitar £47 juta dengan Monaco sebelum kesepakatan itu batal pada Selasa.

Harga tersebut dinilai tidak terlalu sulit bagi Liverpool, tetapi klub memilih tidak melanjutkan pengejaran karena Camara belum dianggap sebagai kebutuhan langsung.

Keputusan itu juga berkaitan dengan kepercayaan kepada pemain muda, setelah Trey Nyoni disebut sebagai salah satu opsi untuk mengisi peran yang ditinggalkan Jones.

Nyoni baru mengoleksi 38 menit penampilan di Premier League sehingga menjadikannya sebagai pengganti utama Jones akan memberikan tanggung jawab besar kepada pemain berusia 19 tahun tersebut.

Baca Juga: Prediksi Skor Laos vs Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol

Camara Bisa Jadi Solusi untuk Lini Tengah

Gelandang Monaco tersebut dinilai memiliki karakter yang dapat memberikan stabilitas lebih besar di lini tengah Liverpool, terutama dalam aspek pertahanan dan keseimbangan permainan.

Kehadiran Camara juga berpotensi membantu meningkatkan performa Ryan Gravenberch, Mac Allister, dan Dominik Szoboszlai di lini tengah.

Peran Camara menjadi semakin menarik setelah Iraola tidak memasukkan Gravenberch dalam starting XI Liverpool ketika menghadapi Nottingham Forest pada akhir pekan lalu.

Di sisi lain, Mac Allister dan Szoboszlai juga disebut tidak tampil maksimal dalam pertandingan tersebut.

Liverpool membutuhkan gelandang dengan kemampuan bertahan yang konsisten agar struktur permainan di tengah lapangan lebih stabil sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Calvin Verdonk Siap Jadi Senjata dari Bangku Cadangan

Camara juga dinilai dapat membuka opsi taktik lain karena Szoboszlai berpotensi digeser ke posisi bek kanan, area yang disebut masih menjadi persoalan Liverpool musim ini.

Transfer Januari Bisa Menjadi Opsi

Liverpool tetap memiliki alasan untuk mempertimbangkan Camara pada bursa transfer Januari jika kebutuhan di lini tengah semakin terlihat.

Transfer tersebut juga tidak harus menghambat perkembangan Nyoni karena kehadiran Camara justru dapat memberikan waktu bagi pemain muda itu untuk berkembang sebelum mengambil peran lebih besar.

Jika Mac Allister benar-benar meninggalkan Liverpool pada 2027, Nyoni berpotensi berada dalam kondisi yang lebih siap setelah mendapatkan pengalaman tambahan di skuad utama.

Namun, Liverpool juga dapat memilih menunggu hingga bursa musim panas berikutnya sebelum kembali mengejar Camara. (*)

 

Editor : Efprizan
lamine camara transfer liverpool Lamine Camara Liverpool bursa transfer Liverpool