PONTIANAK POST - Como 1907 membidik kemenangan saat menjamu RB Leipzig dalam laga perdana fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat dini hari pukul 02.00 WIB (live Vidio), dengan tuan rumah membawa modal performa impresif dan dukungan penuh suporter.
Pertandingan ini menjadi momen bersejarah karena Como untuk pertama kalinya tampil di Liga Champions sekaligus menjalani kompetisi UEFA pertama sepanjang sejarah klub.
Tim asuhan Cesc Fabregas lolos setelah finis di posisi keempat Serie A musim lalu, mengungguli sejumlah klub besar Italia termasuk Juventus dan AC Milan.
Como datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan atas Napoli dan Genoa, termasuk pesta empat gol saat menundukkan Genoa 4-1 pada laga terakhir.
Sports Mole bahkan menempatkan Como sebagai kandidat pemenang dengan peluang 43,86 persen, sedangkan RB Leipzig memiliki peluang 32,37 persen dan hasil imbang 23,73 persen.
Baca Juga: Daniel Svensson Diburu Arsenal dan Manchester United, Dortmund Pasang Harga €45 Juta
Pasar taruhan Oddschecker juga mengunggulkan Como dengan estimasi probabilitas kemenangan 51 persen, dibanding RB Leipzig 24 persen.
Como Punya Momentum, Leipzig Wajib Bereaksi
Isu paling krusial menjelang pertandingan ini adalah momentum berbeda yang dibawa kedua tim.
Como sedang menikmati awal musim yang positif dan memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri setelah sebelumnya memulai kompetisi domestik dengan tiga pertandingan tandang karena proses peningkatan stadion untuk memenuhi standar UEFA.
Skuad Fabregas kini memiliki kekuatan menyerang yang semakin komplet dengan kehadiran Nico Paz, Martin Baturina, Assane Diao, Tasos Douvikas, hingga rekrutan baru Moise Kean.
Douvikas menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak 14 gol di Serie A musim lalu dan sudah menambah dua gol pada musim ini.
Baca Juga: Jelang Derby Manchester United vs Manchester City: Gary Neville Soroti Krisis Pertahanan Setan Merah
Di sisi lain, RB Leipzig datang ke Italia setelah menelan kekalahan 1-3 dari Werder Bremen pada pertandingan Bundesliga terakhir.
Kekalahan tersebut menjadi peringatan serius bagi Leipzig sebelum kembali tampil di Liga Champions setelah absen selama satu musim.
Pelatih RB Leipzig Martin Demichelis meminta timnya segera menunjukkan reaksi.
Menurut laporan prapertandingan RB Live, Demichelis menilai Como memiliki banyak pemain bagus dan menegaskan timnya datang bukan sekadar menikmati perjalanan ke Italia.
"Kami tidak datang ke sini untuk berjalan-jalan, kami akan tampil habis-habisan," tegas Demichelis, yang juga ingin Leipzig menunjukkan sejak awal bahwa mereka datang untuk menang.
Baca Juga: Manchester United Buang Lima Poin, Carrick Soroti Masalah Kebobolan
Demichelis sebelumnya juga menuntut respons cepat setelah kekalahan di Bremen karena Liga Champions menjadi kesempatan bagi timnya untuk segera bangkit.
Kursi VIP untuk Suporter Tertua Como
Momen debut Como di Liga Champions juga diwarnai keputusan khusus Presiden Como 1907 Mirwan Suwarso.
Laga perdana di Stadio Giuseppe Sinigaglia menghadapi RB Leipzig berlangsung dengan minat besar dari publik dan tiket pertandingan dilaporkan telah habis terjual.
Namun, keterbatasan kapasitas stadion akibat penyesuaian regulasi UEFA membuat tidak semua penggemar bisa mendapatkan tiket.
Suwarso bersama jajaran direksi kemudian memutuskan menyerahkan kursi VIP mereka kepada suporter yang lahir pada 1950 atau sebelumnya.
Baca Juga: Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung: STY Bidik Kemenangan Penting di SUGBK
"Tiket sudah terjual habis. Dengan kapasitas kursi yang dikurangi dan jumlah tiket yang tersedia terbatas, kami tidak bisa mengakomodir semua orang yang ingin berada di sana," tulis Suwarso melalui Instagram.
"Namun beberapa petinggi klub dan aku telah memutuskan untuk melepas kursi kami untuk pertandingan ini. Kami ingin agar kursi-kursi itu diberikan bagi para suporter yang menunggu paling lama: fans yang lahir pada 1950 atau sebelumnya, yang mengikuti Como melalui setiap liga dan era," sambungnya.
Keputusan tersebut menjadi penghormatan kepada para pendukung yang mengikuti perjalanan Como sejak masa sulit, termasuk ketika klub pernah bermain di kompetisi level bawah Italia.
Bagi Como, pertandingan melawan Leipzig bukan hanya laga debut Liga Champions, tetapi juga perayaan perjalanan klub yang dalam beberapa tahun terakhir bangkit dari Serie D hingga mampu menembus empat besar Serie A.
Baca Juga: Chelsea Cetak Rekor Dunia Penjualan Pemain, Raup £519 Juta pada Musim Panas 2026
Prediksi Starting Lineup Como vs RB Leipzig
Como (4-2-3-1):
Butez; Couto, Chalobah, Ramon, Valle; Perrone, Da Cunha; Diao, Nico Paz, Baturina; Douvikas.
RB Leipzig (4-3-3):
Vandevoordt; Baku, Orban, Lukeba, Raum; El Aynaoui, Seiwald, Banzuzi; Bakayoko, Nkunku, Nusa.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Como diperkirakan akan berusaha menguasai permainan melalui kombinasi lini tengah yang dikomandoi Perrone, Nico Paz, dan Baturina.
Kecepatan Assane Diao dapat menjadi ancaman bagi pertahanan Leipzig, terutama ketika tuan rumah melakukan transisi dari tengah ke depan.
Leipzig tetap memiliki pengalaman Eropa yang lebih besar dan kualitas pemain seperti Christopher Nkunku serta Antonio Nusa untuk membongkar pertahanan Como.
Baca Juga: Liverpool Pantau Lamine Camara, Transfer Januari dari Monaco Bisa Terbuka
Namun, catatan tandang Leipzig di Liga Champions menjadi perhatian karena klub Jerman tersebut hanya meraih satu poin dari enam laga tandang terakhirnya di kompetisi tersebut.
Sports Mole memprediksi Como menang 2-1, dengan keuntungan bermain di kandang dan performa tim Fabregas menjadi faktor utama.
Analisis statistik Sports Mole juga menjadikan skor 2-1 sebagai kemenangan paling mungkin bagi Como, sedangkan skor imbang 1-1 menjadi hasil seri yang paling mungkin.
Prediksi Pontianak Post: Como 2-1 RB Leipzig. (*)
Editor : Efprizan