Martin Odegaard Makin Tajam, Arteta Bongkar Peran Baru di Arsenal

Efprizan • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 14:07 WIB
Martin Odegaard (kanan) dan Christos Tzolis merayakan gol penentu kemenangan Arsenal atas Napoli setelah menjalani peran baru yang lebih menyerang di lini tengah. (IG@arsenal)
Martin Odegaard (kanan) dan Christos Tzolis merayakan gol penentu kemenangan Arsenal atas Napoli setelah menjalani peran baru yang lebih menyerang di lini tengah. (IG@arsenal)

PONTIANAK POST - Pelatih Arsenal Mikel Arteta menjelaskan perubahan peran Martin Odegaard yang kini bermain lebih tinggi di lini tengah setelah sang kapten mencetak gol penentu kemenangan 1-0 atas Napoli di Liga Champions, Kamis dini hari WIB (10/9).

Odegaard memastikan kemenangan Arsenal di Italia melalui tembakan kaki kiri dari tepi kotak penalti yang mengarah ke pojok gawang pada 15 menit terakhir pertandingan.

Gol tersebut membuat gelandang asal Norwegia itu telah mengoleksi empat gol dari lima penampilan di semua kompetisi pada awal musim 2026-2027.

Jumlah tersebut sudah tiga gol lebih banyak dibandingkan catatan gol Odegaard sepanjang musim 2025-2026 yang terganggu masalah cedera.

Baca Juga: Prediksi Skor Manchester United vs Sabah FK di Liga Champions: Setan Merah Janjikan Wajah Berbeda

Arteta Ubah Posisi Odegaard

Arteta menilai kondisi fisik yang lebih baik dan perubahan posisi menjadi faktor penting di balik peningkatan kontribusi Odegaard musim ini.

"Pertama-tama, dia harus tersedia dan musim lalu dia melewatkan banyak pertandingan karena cedera," kata Arteta kepada wartawan usai pertandingan melawan Napoli seperti dikutip Sports Mole.

Arteta menyebut Odegaard kini memiliki karakter permainan yang lebih tajam serta hubungan yang berbeda dengan pemain di sekelilingnya.

"Dia memiliki ketajaman itu dan hubungan yang berbeda dengan pemain di sekitarnya, dan itu sangat membantu," ujar Arteta.

Menurut Arteta, Odegaard kini bisa menempati posisi dengan ketinggian berbeda di dalam struktur permainan Arsenal, terutama ketika tim memasuki fase menyerang.

Baca Juga: Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Ketat di Praha

"Ketika kami bisa menempatkannya di posisi-posisi itu, dia adalah pemain yang sangat berbahaya," kata Arteta.

Pelatih asal Spanyol itu juga menjelaskan bahwa Arsenal kini memiliki lebih banyak pemain yang mampu membawa dan mengalirkan bola ke depan dibandingkan sebelumnya.

"Kami memiliki banyak pemain yang bisa menerima bola di area itu dan membawa permainan ke depan dengan jauh lebih baik dibandingkan masa lalu," ujar Arteta.

Kondisi tersebut membuat Odegaard harus mengambil sudut, posisi, dan tinggi permainan yang berbeda untuk mengacaukan organisasi pertahanan lawan.

"Ketika itu terjadi, Odegaard harus mengambil posisi, sudut, dan ketinggian yang berbeda untuk membuat lawan kehilangan organisasi, dan dia melakukannya dengan sangat baik," kata Arteta.

Baca Juga: Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Duel Ulang Drama 2024

Statistik Menunjukkan Odegaard Lebih Produktif

Perubahan posisi membuat Odegaard bermain lebih dekat dengan area pertahanan lawan dan meningkatkan sejumlah statistik menyerangnya.

Odegaard mencatatkan rata-rata 4,3 sentuhan di kotak penalti lawan per 90 menit pada ajang Liga Inggris dan Liga Champions musim ini.

Ia juga membukukan rata-rata 38,9 umpan sukses di sepertiga akhir lapangan, 2,6 tembakan, 0,9 gol, serta 3,7 peluang yang diciptakan per 90 menit.

Catatan tersebut lebih tinggi dibandingkan performa Odegaard pada musim sebelumnya.

Arteta melihat peningkatan produktivitas itu sebagai hasil dari keberanian Odegaard mengambil posisi lebih menyerang dan lebih sering berada di area yang memungkinkan dirinya mencetak gol.

Baca Juga: Prediksi Skor Bayern Munich vs Bodo/Glimt di Liga Champions: Kane Siap Menggila

Gol Odegaard Jadi Pembeda Arsenal

Odegaard menjadi pembeda dalam pertandingan ketika Arsenal menciptakan 26 tembakan ke arah pertahanan Napoli.

Jumlah tersebut menjadi catatan tembakan terbanyak Arsenal dalam satu pertandingan Liga Champions sejak pencatatan statistik kompetisi dimulai pada musim 2003-2004, menurut Sports Mole.

Arteta menegaskan Arsenal membutuhkan pemain yang memiliki keberanian dan mentalitas untuk menentukan hasil pertandingan.

"Itulah yang kami butuhkan, pemain dengan pola pikir untuk menentukan pertandingan dan bermain dengan kepribadian," kata Arteta.

Arteta meminta para pemain Arsenal terus mengambil peluang dan risiko ketika memiliki kesempatan menyerang.

Baca Juga: Daniel Svensson Diburu Arsenal dan Manchester United, Dortmund Pasang Harga €45 Juta

"Dia semakin sering masuk ke posisi-posisi itu dalam beberapa pertandingan terakhir dan sekarang Anda merasa dia memiliki kondisi emosional yang membuatnya yakin bola bisa masuk ke gawang," ujar Arteta.

Arteta menilai gol Odegaard ke gawang Napoli menjadi bukti perkembangan kepercayaan diri pemain berusia 27 tahun tersebut.

"Martin memberikan kontribusi gol dan itu jelas berdampak pada hasil pertandingan karena kami ingin para pemain menyerang kami menjadi penentu, dan dia benar-benar melakukannya hari ini," kata Arteta.

Produktivitas Odegaard menjadi kabar penting bagi Arsenal yang sedang menjaga awal sempurna mereka pada musim Liga Inggris 2026-2027.

Odegaard diperkirakan kembali menjadi starter ketika Arsenal menghadapi Sunderland di Stadium of Light pada pertandingan Liga Inggris berikutnya, Sabtu 12 September 2026. (*)

 

Editor : Efprizan
Mikel Arteta Martin Odegaard napoli arsenal