Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Dua Stadion Disiapkan

Efprizan • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 10:26 WIB
FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung dalam jendela internasional pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Status tersebut membuat klub wajib melepas pemain yang mendapat panggilan untuk memperkuat tim nasional negara peserta. (IG@oleromeny)
FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung dalam jendela internasional pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Status tersebut membuat klub wajib melepas pemain yang mendapat panggilan untuk memperkuat tim nasional negara peserta. (IG@oleromeny)

PONTIANAK POST - Indonesia resmi dipercaya menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026 dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung sebagai venue.

Penunjukan tersebut membuat Indonesia mencatat sejarah sebagai negara pertama yang menggelar turnamen baru FIFA untuk kawasan Asia Tenggara.

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kompetisi resmi FIFA yang masuk dalam kalender pertandingan internasional pria. Hong Kong juga dipercaya menggelar FIFA ASEAN Cup Divisi 2.

Klub Wajib Lepas Pemain

FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung dalam jendela internasional pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.

Status tersebut membuat klub wajib melepas pemain yang mendapat panggilan untuk memperkuat tim nasional negara peserta.

Baca Juga: Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Willem II di Liga Belanda: Nathan Tjoe-A-On Hadapi Ujian Berat

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan turnamen ini dirancang untuk memberikan pertandingan kompetitif yang lebih bermakna bagi tim nasional.

“FIFA ASEAN Cup digelar untuk memberikan peluang kompetitif yang bermakna bagi tim-tim nasional dalam kalender pertandingan internasional pria, sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain untuk mewakili negara mereka dalam persaingan regional dengan intensitas tinggi,” ujar Infantino, dilansir Jawa Pos.

Bagi Timnas Indonesia, turnamen ini menjadi kesempatan tampil di hadapan publik sendiri dalam kompetisi resmi FIFA.

Erick Thohir Sebut Kepercayaan FIFA sebagai Tanggung Jawab

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

“FIFA ASEAN Cup ini merupakan brand FIFA, bukan brand kami, PSSI, ataupun negara-negara di Asia,” ujar Erick.

Baca Juga: Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Tuan Rumah Bidik Kemenangan Ketiga

Erick menegaskan penyelenggaraan turnamen akan melibatkan FIFA, PSSI, Pemerintah Indonesia, serta pemerintah daerah Jakarta dan Jawa Barat.

“Bahkan, bisa dikatakan, FIFA ASEAN Cup sebagai salah satu ajang terbesar FIFA setelah Piala Dunia,” kata Erick.

Persiapan mencakup kesiapan stadion, infrastruktur, keamanan, transportasi, serta pelayanan bagi peserta dan suporter.

SUGBK dan Si Jalak Harupat Jadi Pusat Pertandingan

SUGBK Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat akan menjadi pusat pertandingan edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Dua stadion tersebut dipilih untuk mengakomodasi pertandingan negara-negara peserta selama turnamen berlangsung.

Baca Juga: Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke di Liga Jerman: Modal Imbang Lawan Bayern Munchen Jadi Senjata

Selain dampak olahraga, penyelenggaraan turnamen juga berpotensi menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Jakarta dan Kabupaten Bandung diperkirakan menjadi dua wilayah yang paling merasakan aktivitas ekonomi selama kompetisi berlangsung.

Bagi Indonesia, FIFA ASEAN Cup 2026 juga menjadi kesempatan menunjukkan kemampuan sebagai penyelenggara ajang sepak bola internasional. (*)

Editor : Efprizan
FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia tuan rumah FIFA Stadion Si Jalak Harupat sugbk