PONTIANAK POST - Como membawa modal kemenangan bersejarah 4-1 atas RB Leipzig di Liga Champions saat menjamu Parma pada pekan keempat Serie A di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Senin 14 September 2026 pukul 18.30 waktu Italia atau 23.30 WIB (live Vidio).
Laga ini menjadi ujian penting bagi Como untuk menjaga fokus di Serie A setelah mencatat kemenangan besar pada debut mereka di Liga Champions.
Pasukan Cesc Fabregas belum terkalahkan dalam tiga pertandingan Serie A dengan hasil satu imbang dan dua kemenangan.
Como kini tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan sejak akhir musim lalu dan baru mencatat dua kemenangan beruntun dengan skor 4-1 di semua kompetisi.
Sebaliknya, Parma datang ke Como dengan catatan belum meraih kemenangan di Serie A setelah dua kekalahan dan satu hasil imbang.
Baca Juga: Prediksi Skor Inter Milan vs Udinese di Liga Italia: Nerazzurri Siap Balas Dendam
Fabregas Minta Como Segera Fokus ke Parma
Fabregas tidak ingin kemenangan atas Leipzig membuat pemainnya kehilangan fokus menjelang pertandingan Serie A.
Pelatih Como itu mengatakan kegembiraannya atas kemenangan di Liga Champions hanya berlangsung sebentar karena tim harus segera menyiapkan diri menghadapi Parma.
"Saya senang, tentu saja, tetapi itu hanya berlangsung lima menit karena sekarang kami harus mempersiapkan pertandingan melawan Parma dan harus memiliki energi yang sama," kata Fabregas kepada Sky Sport.
Fabregas menegaskan Serie A tetap menjadi prioritas utama Como karena kompetisi domestik menjadi jalan klub untuk kembali bermain di Eropa.
Pernyataan itu memperlihatkan tantangan terbesar Como bukan kualitas permainan, melainkan menjaga konsistensi setelah mulai menjalani jadwal pertandingan yang padat.
Baca Juga: Gol Haaland Sah atau Tidak? Neville, Keane dan Richards Kompak Serang Keputusan VAR
Fabregas juga mengakui Como masih membutuhkan waktu untuk berkembang karena timnya memiliki sembilan pemain baru.
Parma Masih Kesulitan Mencetak Gol
Parma baru mendapat satu poin dari tiga pertandingan Serie A musim ini setelah bermain imbang 1-1 melawan Monza pada laga terakhir.
Gol Simone Lontani pada pertandingan tersebut sekaligus mengakhiri kebuntuan gol Parma di Serie A musim ini.
Parma hanya menghasilkan delapan tembakan tepat sasaran sepanjang awal musim dan telah kalah dalam tiga pertandingan tandang terakhir tanpa mencetak gol.
Masalah tersebut menjadi pekerjaan besar bagi Carlos Cuesta saat timnya menghadapi pertahanan dan lini tengah Como yang sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi.
Baca Juga: VAR Salah Nilai Gol Haaland, Pro Ref Minta Maaf kepada Manchester United
Cuesta sebelumnya mengakui Como merupakan tim yang memiliki banyak solusi permainan dan sangat komplet.
"Como adalah tim yang bisa melakukan segalanya dan sangat komplet, kompetitif, serta dominan," kata Cuesta dalam pernyataan yang dikutip ParmaLive.
Parma juga dibayangi masalah kebugaran karena Hans Nicolussi Caviglia masih cedera, sedangkan Adrian Bernabe dan Ousmane Diallo diragukan tampil.
Rekor Como dan Parma Menguatkan Tuan Rumah
Como memiliki catatan kandang yang cukup baik saat menghadapi Parma.
Menurut Sports Mole, Parma tidak memenangkan tujuh pertemuan terakhir di kandang Como dalam kompetisi Serie A dan Serie B.
Baca Juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Dua Stadion Disiapkan
Pertemuan terakhir kedua tim di Como berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Parma pada Mei lalu, tetapi kondisi kedua tim kini jauh berbeda.
Como memiliki kedalaman skuad lebih baik setelah mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk Moise Kean yang bersaing dengan Tasos Douvikas untuk menjadi penyerang utama.
Nico Paz, Martin Baturina, Assane Diao, dan Douvikas juga telah memberikan kontribusi gol atau assist pada awal musim.
Sports Mole memprediksi Como mampu menang 2-0 karena memiliki kualitas skuad dan kedalaman pemain yang cukup untuk menghadapi jadwal padat.
Baca Juga: Liverpool Pantau Lamine Camara, Transfer Januari dari Monaco Bisa Terbuka
Prediksi Starting Lineup
Como (4-2-3-1): Butez; Smolcic, Chalobah, Ramon, Kaiki; Perrone, Da Cunha; Diao, Nico Paz, Baturina; Moise Kean.
Parma (3-5-2): Corvi; Delprato, Diego Carlos, Troilo; Britschgi, Keita, Ordonez, Fabbian, Valeri; Lontani, Toure.
Bursa Taruhan Jagokan Como
Como juga mendapat dukungan kuat dari pasar taruhan menjelang pertandingan.
Berdasarkan salah satu pasar taruhan yang dihimpun SportyTrader, kemenangan Como berada di kisaran odds 1,23 hingga 1,28, sedangkan hasil imbang berada di kisaran 5,25 hingga 6,22 dan kemenangan Parma sekitar 10,00 hingga 15,00.
Angka tersebut menunjukkan Como menjadi favorit sangat kuat untuk mengamankan tiga poin di kandang.
Baca Juga: Daniel Svensson Diburu Arsenal dan Manchester United, Dortmund Pasang Harga €45 Juta
Keunggulan Como terletak pada produktivitas serangan dan kepercayaan diri tim, sedangkan Parma masih harus menemukan solusi atas masalah ketajaman lini depan.
Faktor kelelahan setelah pertandingan Liga Champions memang dapat menjadi risiko bagi Como, tetapi Fabregas memiliki cukup banyak pilihan untuk melakukan rotasi. (*)
Tabel Prediksi Skor Como vs Parma
| Sumber | Prediksi |
|---|---|
| Sports Mole | Como 2-0 Parma |
| SportyTrader | Como favorit kuat |
| Analisis Pontianak Post | Como unggul kualitas dan momentum |
| Prediksi Pontianak Post | Como 3-0 Parma |
Editor : Efprizan