PONTIANAK POST - Manchester United berada di peringkat ke-18 Premier League untuk jumlah sprint dan ke-19 dalam lari berkecepatan tinggi menjelang pertandingan melawan Fulham di Craven Cottage, Minggu, 20 September 2026.
Data yang dianalisis Sky Sports menunjukkan Manchester United juga menempati posisi ke-14 untuk total jarak tempuh, ke-18 dalam sprint per kilometer, serta ke-19 untuk lari berkecepatan tinggi per kilometer.
Sorotan terhadap statistik tersebut muncul setelah Manchester United tersingkir dari Carabao Cup akibat kekalahan 2-3 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford pada Rabu, 16 September 2026, meski sempat unggul dua gol.
Data Fisik MU Jadi Sorotan
Manchester United mencatat 379 sprint dan 1.364 lari berkecepatan tinggi di Premier League musim ini, masing-masing menempatkan mereka di posisi ke-18 dan ke-19.
Sky Sports juga mencatat bahwa rendahnya angka lari tidak otomatis berarti sebuah tim tidak bekerja keras karena tim yang lebih banyak menguasai bola cenderung menempuh jarak lebih sedikit.
Baca Juga: JJ Gabriel Ingin Tinggalkan Manchester United, Real Madrid Memimpin Persaingan Transfer
Namun, data tersebut menjadi perhatian karena Manchester United terlihat kesulitan menjaga intensitas ketika kehilangan penguasaan bola, terutama dalam fase transisi dan ketika harus melakukan tekanan.
Pundit Sky Sports, Jamie Redknapp, menyoroti aspek fisik Manchester United setelah kekalahan dari Brighton dengan mengatakan, "Mereka terlihat tidak cukup bugar, dan saya melihat terlalu banyak pemain yang tidak berlari kembali atau terlihat tidak cukup bugar."
Salah satu contoh yang disorot adalah situasi ketika Leny Yoro tidak mampu mengejar dengan sprint penuh saat Brighton melakukan serangan balik yang berujung pada gol ketiga.
Carrick Hadapi Laga Penting di Fulham
Kekalahan dari Brighton menambah sorotan terhadap Michael Carrick setelah Manchester United sebelumnya kalah 0-1 dari Manchester City dalam derby Premier League pada 13 September.
Manchester United baru meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan Premier League sebelum menghadapi Fulham, sementara hasil melawan Brighton membuat tekanan terhadap Carrick meningkat.
Baca Juga: Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup, Rekor Buruk Bikin Posisi Michael Carrick Terancam
Pertandingan Fulham kontra Manchester United dijadwalkan berlangsung di Craven Cottage pada Minggu, 20 September 2026 pukul 16.30 waktu Inggris atau 22.30 WIB.
Manchester United memiliki catatan tidak terkalahkan di Craven Cottage sejak 2009, tetapi Fulham juga datang dengan hasil positif setelah mengalahkan West Ham United 3-2 di Carabao Cup pada 15 September.
Bagi Carrick, laga tersebut menjadi pertandingan terakhir Manchester United sebelum jeda internasional tiga pekan, sehingga hasil dan performa tim berpotensi memengaruhi pembahasan mengenai kondisi skuad serta posisi sang pelatih.
Carrick sendiri meminta Manchester United segera menemukan jawaban setelah kekalahan dari Brighton, sementara situs resmi klub mencatat pernyataannya bahwa tim harus kembali meraih kemenangan.
Baca Juga: Prediksi Skor Brentford vs Chelsea di Liga Inggris: The Pensioners Mulai Menebar Teror
Tekanan Bukan Hanya soal Hasil
Data lari memberikan dimensi lain dalam evaluasi Manchester United karena persoalan yang terlihat bukan hanya jumlah gol atau hasil pertandingan, tetapi juga kemampuan tim mempertahankan intensitas ketika harus bertahan dan melakukan transisi.
Manchester United perlu meningkatkan kemampuan menekan, melakukan pemulihan posisi, dan bertahan ketika ruang terbuka akibat lawan melakukan serangan balik.
Di sisi lain, rendahnya angka jarak tempuh atau sprint tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya ukuran untuk menentukan kualitas fisik sebuah tim karena gaya bermain dan penguasaan bola turut memengaruhi statistik tersebut.
Setelah kehilangan peluang melanjutkan perjalanan di Carabao Cup, Manchester United kini harus mengalihkan fokus ke Premier League dengan pertandingan melawan Fulham sebagai agenda berikutnya. (*)
Editor : Efprizan