PONTIANAK POST - Bologna menjamu Torino pada pekan kelima Serie A 2026/27 di Stadion Renato Dall’Ara, Sabtu (19/9/2026) pukul 20.00 WIB, dengan perhatian utama tertuju pada debut Raffaele Palladino sebagai pelatih Rossoblu.
Debut Palladino
Bologna memecat Domenico Tedesco setelah empat pertandingan karena hanya mengoleksi satu poin dan dua gol, kemudian menunjuk Palladino dengan kontrak hingga Juni 2029.
Bologna masih mencari kemenangan pertama di Serie A musim ini, sementara pergantian pelatih dilakukan setelah start yang mengecewakan.
Palladino mengatakan dirinya percaya terhadap potensi Bologna dan memilih klub tersebut karena melihat adanya proyek yang bisa dikembangkan.
“Saya percaya pada potensi tim dan klub, kalau tidak saya akan menolak,” ujar Palladino saat diperkenalkan sebagai pelatih Bologna, dikutip dari Zerocinquantuno.
Baca Juga: Manchester United Cuma Peringkat 18 untuk Sprint, Michael Carrick Hadapi Tekanan Jelang Lawan Fulham
Palladino juga menyebut tim akan menjalani pekerjaan intensif setelah pertandingan melawan Torino karena dirinya ingin meningkatkan kondisi fisik dan menerapkan tuntutan permainan yang lebih agresif.
Sebelum resmi ditunjuk sebagai pelatih Bologna, Raffaele Palladino (42 tahun) telah membangun reputasi sebagai salah satu pelatih muda potensial di Serie A dengan melatih tiga klub utama yakni Monza, Fiorentina, dan Atalanta dan telah mencatatkan total 165 pertandingan di level senior.
Torino Mengincar Respons
Torino datang setelah kalah 0-2 dari Roma, dengan catatan satu kemenangan dan tiga kekalahan dari empat pertandingan Serie A.
Pelatih Ignazio Abate menilai pertandingan di Bologna sangat penting bagi proses timnya dan berharap hasil positif dapat memberikan efek langsung terhadap kepercayaan diri pemain.
“Di Bologna adalah pertandingan yang sangat penting, kemenangan akan meringankan secara mental dan memungkinkan kami bekerja dengan keyakinan lebih besar selama jeda,” ujar Abate dalam konferensi pers jelang laga dan dikutip SportMediaset.
Baca Juga: JJ Gabriel Ingin Tinggalkan Manchester United, Real Madrid Memimpin Persaingan Transfer
Abate juga mengatakan Torino sedang membangun karakter tim dan meminta pemain tetap percaya terhadap proses yang mereka jalani.
“Kami sedang menciptakan sebuah jiwa, dan para pemain pantas mendapatkan kemenangan.”
Kondisi Pemain dan Taktik
Bologna membawa 25 pemain untuk pertandingan ini, termasuk Riccardo Orsolini, Nadir Zortea, Oussama El Azzouzi, Federico Bernardeschi, Thijs Dallinga, dan Roberto Piccoli.
La Gazzetta dello Sport memproyeksikan Palladino menggunakan formasi 3-4-3 pada debutnya, sedangkan Torino di bawah Abate diperkirakan tetap memakai 3-5-2.
Di lini depan Torino, Giovanni Simeone menjadi salah satu pemain yang diproyeksikan tampil sejak awal setelah Ché Adams mengalami masalah kebugaran, sementara Bologna mengandalkan Roberto Piccoli sebagai ujung serangan.
Baca Juga: Prediksi Skor Persebaya vs Garudayaksa di Liga Indonesia: Bajul Ijo Waspadai Tim Promosi
Rekor dan Prediksi
Sports Mole memprediksi pertandingan berakhir 1-1, dengan Bologna masih mencari kemenangan pertama sedangkan Torino berusaha memperbaiki hasil setelah kekalahan dari Roma.
Pasar 1X2 William Hill mencatat odds 1,90 untuk Bologna, 3,50 untuk imbang, dan 4,00 untuk Torino, sehingga angka pasar menunjukkan kemenangan Bologna dihargai dengan odds paling rendah.
Infobetting juga mencatat rata-rata odds 1X2 sekitar 1,90 untuk Bologna, 3,48 untuk imbang, dan 3,96 untuk Torino pada pertandingan 19 September 2026.
Prediksi Starting Lineup
Bologna (3-4-3): Skorupski; Vitik, Casale, Theate; Holm, Moro, Pobega, Miranda; Orsolini, Piccoli, Cambiaghi.
Torino (3-5-2): Perri; Comuzzo, Coco, Cömert; Belghali, Fitz-Jim, Mandragora, Gineitis, Cacciamani; Vlasic, Simeone. (*)
Tabel Prediksi Skor
| Sumber | Prediksi |
|---|---|
| Sports Mole | Bologna 1-1 Torino |
| Pasar 1X2 | Bologna lebih rendah oddsnya |
| Analisis pertandingan | Bologna 1-1 Torino |
| Prediksi Pontianak Post | Bologna 1-1 Torino |