PONTIANAK POST - Zinedine Zidane memulai era barunya sebagai pelatih Timnas Prancis dengan menghadapi Turki pada matchday pertama UEFA Nations League 2026–2027 di Kocaeli Stadium, Izmit, Sabtu (26/7) pukul 01.45 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi awal era Zidane setelah Didier Deschamps meninggalkan kursi pelatih yang ditempatinya sejak 2012.
Zidane Dibebani Warisan Deschamps
Zidane menghadapi standar tinggi karena Deschamps membawa Prancis meraih gelar Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League 2021 selama masa kepemimpinannya.
Karena itu, Zidane dituntut menjaga level kompetitif Les Bleus sekaligus membawa tim meraih pencapaian baru setelah pergantian pelatih.
"Aku di sini untuk menang (baca: juara). Pemain-pemainku telah mencapai banyak hal dan aku ingin mendukung mereka. Aku sudah menantikan kesempatan ini. Aku tidak sabar untuk memulainya," tutur Zidane, dilansir Onze Mondial.
Baca Juga: Jelang Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Gantikan Idzes
Mantan kapten Prancis tersebut kini mendapat kesempatan menangani generasi pemain yang sebagian besar sudah menjadi bagian penting dari tim nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Mbappe Berpotensi Bergeser ke Kiri
Salah satu perubahan yang disiapkan Zidane berkaitan dengan posisi Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele di lini depan.
Zidane berencana memainkan Mbappe sebagai penyerang sayap, sementara Dembele berpotensi ditempatkan sebagai penyerang tengah seperti perannya bersama Paris Saint-Germain.
"Dia (Mbappe) bisa bermain di tiga posisi, penyerang sayap kanan, penyerang sayap kiri, serta penyerang tengah. Dia juga mengatakan sangat menyukai posisi kiri," kata Zidane.
Mbappe lebih sering dimainkan sebagai penyerang tengah dalam beberapa periode terakhir bersama Prancis.
Baca Juga: Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Fokus Kembalikan Gaya Main Timnas
Penampilan terakhirnya sebagai penyerang sayap kanan bersama Les Bleus terjadi ketika menghadapi Kolombia dalam pertandingan persahabatan pada 30 Maret.
Sementara itu, kali terakhir Mbappe bermain sebagai penyerang sayap kiri untuk Prancis terjadi ketika menghadapi Belgia pada babak 16 besar Euro 2024.
Perubahan posisi tersebut menjadi salah satu aspek yang menarik perhatian dalam pertandingan pertama Zidane karena pelatih baru Prancis harus menemukan keseimbangan antara Mbappe dan Dembele.
Enam Pemain Berpeluang Debut
Zidane juga memberikan ruang kepada sejumlah pemain yang belum pernah mencatatkan penampilan bersama tim senior Prancis.
Total enam pemain non-caps masuk dalam skuad awal Zidane, yakni Jean Butez, Lucas Da Cunha, Guillaume Restes, Andy Diouf, Jeremie Jacquet, dan Esteban Lepaul.
Baca Juga: Jadwal Lengkap UEFA Nations League 2026 Pekan Pertama: Belanda vs Jerman Jadi Pembuka Big Match
Butez dan Restes merupakan penjaga gawang, Da Cunha berposisi sebagai gelandang, Diouf bermain sebagai wingback kanan, Jacquet sebagai bek tengah, sedangkan Lepaul merupakan penyerang.
Lepaul menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian setelah mencetak tiga gol pada awal musim.
"Aku ingin bertemu Zidane lebih dekat dan membahasnya (pemanggilan ke timnas)," ungkap Lepaul kepada RMC Sport.
Masuknya enam pemain tersebut menunjukkan Zidane mulai memberikan kesempatan kepada wajah baru dalam membangun skuad Prancis.
Benzema dan Kante Tak Masuk Skuad
Pada pemanggilan pertama Zidane, nama Karim Benzema dan N'Golo Kante tidak masuk dalam daftar pemain yang dipilih.
Baca Juga: Inggris Kehilangan Palmer, Rice, dan Rashford Jelang Lawan Spanyol di UEFA Nations League
Keduanya sebelumnya dikaitkan dengan kemungkinan kembali memperkuat Prancis setelah Zidane mengambil alih tim.
Sebaliknya, Zidane memilih mengombinasikan pemain yang sudah berpengalaman bersama Les Bleus dengan sejumlah pemain yang belum memiliki caps internasional.
Zidane Batasi Aksi "Catwalk"
Perubahan tidak hanya terjadi dalam pemilihan pemain dan taktik, tetapi juga dalam aktivitas tim di pusat latihan Clairefontaine.
Setiap agenda internasional Prancis biasanya diwarnai perhatian media terhadap penampilan para pemain ketika tiba di kompleks latihan tersebut.
Namun, Zidane disebut mengambil kebijakan untuk membatasi pengambilan gambar momen kedatangan pemain di Clairefontaine.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Kembali Dipanggil Timnas Portugal untuk UEFA Nations League 2026
Kebijakan itu diarahkan agar pemain lebih fokus menjalani agenda latihan dan persiapan pertandingan.
Dengan demikian, awal kepemimpinan Zidane di Prancis tidak hanya ditandai pergantian pelatih, tetapi juga sejumlah perubahan dalam komposisi skuad, posisi pemain, dan pengelolaan aktivitas tim. (*)
Editor : Efprizan