PONTIANAK POST - Turki menjamu Prancis pada matchday pertama UEFA Nations League 2026/27 di Kocaeli Stadyumu, dalam laga yang mempertemukan dua rekan setim Real Madrid, Arda Güler dan Kylian Mbappé, sekaligus menjadi debut kompetitif Zinédine Zidane sebagai pelatih Les Bleus.
Pertandingan Grup A1 tersebut dijadwalkan mulai pukul 20.45 CET atau Sabtu 26 September 2026 pukul 01.45 WIB (live RCTI), dengan Turki bertindak sebagai tuan rumah.
Debut Zidane Jadi Perhatian Utama
Prancis memasuki era baru setelah Zidane ditunjuk menggantikan Didier Deschamps pada Juli 2026 dan mantan gelandang Real Madrid itu akan menjalani pertandingan kompetitif pertamanya sebagai pelatih Prancis melawan Turki.
Federasi Sepak Bola Prancis atau FFF menyebut laga di Turki sebagai awal dari “cerita lain” bagi Les Bleus setelah Zidane memulai tugasnya dengan dua pertandingan tandang melawan Turki dan Belgia.
Zidane sendiri menegaskan bahwa tidak ada istilah khusus untuk gaya permainannya dan kemenangan menjadi tujuan utama tim yang kini ditanganinya.
Baca Juga: Turki vs Prancis di UEFA Nations League: Zidane Ditantang untuk Melebihi Deschamps
“Tidak ada permainan Zidane, satu-satunya rencana permainan yang benar adalah menang,” kata Zidane dalam konferensi pers jelang laga Turki vs Prancis, dikutip Cumhuriyet.
Zidane juga menyebut Turki sebagai lawan kuat dan menilai kegagalan mereka lolos dari fase grup Piala Dunia 2026 sebagai sesuatu yang tidak diperkirakan sebelumnya.
Arda Güler Bertemu Mbappé sebagai Lawan
Pertemuan ini memiliki daya tarik tersendiri karena Güler dan Mbappé sehari-hari merupakan rekan setim di Real Madrid, tetapi kali ini keduanya akan berada di sisi berlawanan dalam pertandingan internasional.
Güler menjadi salah satu pemain penting Turki setelah mencetak gol ketika negaranya menang 3-2 atas Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026, sedangkan Mbappé tetap menjadi kapten sekaligus tumpuan utama lini depan Prancis.
Mbappé bahkan baru-baru ini memasukkan Güler dalam daftar pemain muda yang menurutnya mampu mencapai level sangat tinggi dalam kariernya.
Baca Juga: Prediksi Skor Italia vs Belgia di UEFA Nations League: Duel Dua Pelatih Baru
“Güler bisa mencapai level yang sangat tinggi,” kata Mbappé dalam wawancara dengan France Football.
Zidane juga memberikan pujian langsung kepada pemain berusia 21 tahun tersebut menjelang pertemuan kedua negara.
“Arda Güler adalah pemain yang sangat, sangat bagus. Saya senang dia bermain di Real Madrid,” ujar Zidane dalam konferensi pers di Kocaeli, dikutip GZT pada 24 September 2026.
Kondisi Mbappé dan Masalah Turki
Mbappé sempat absen dari latihan Prancis pada Selasa karena gejala mirip flu, tetapi Zidane kemudian memastikan kondisi kaptennya tidak mengkhawatirkan.
“Mbappé baik-baik saja, dia mengalami sedikit masalah tetapi tidak serius. Dia siap bermain besok,” kata Zidane.
Baca Juga: Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UEFA Nations League: Tetap Berjuang di Tengah Perang
Reuters sebelumnya melaporkan Mbappé kembali berlatih setelah menjalani pemulihan dan tetap menjadi bagian penting dari rencana Zidane menghadapi Turki.
Di kubu tuan rumah, masalah terbesar berada di lini tengah setelah kapten Hakan Çalhanoğlu tidak masuk skuad karena cedera, sementara Orkun Kökçü masih mengalami nyeri pada jari kaki dan kembali absen dalam latihan terakhir.
Muhammed Şengezer yang sebelumnya bermasalah dengan cedera ringan sudah kembali berlatih, tetapi kondisi Kökçü tetap menjadi tanda tanya menjelang pertandingan.
Kondisi tersebut dapat membuat Pelatih Turki Vicenzo Montella lebih mengandalkan Salih Özcan dan İsmail Yüksek untuk menjaga keseimbangan lini tengah sekaligus memberikan ruang lebih besar kepada Güler sebagai kreator serangan.
Rekor dan Performa Kedua Tim
Turki datang dengan catatan 7 kemenangan, 1 imbang, dan 2 kekalahan dari 10 pertandingan pada 2026 menurut FootyStats, dengan 19 gol memasukkan dan sembilan kebobolan.
Baca Juga: Prediksi Skor Swedia vs Rumania di UEFA Nations League: Potter-Hagi Bertemu, Dulu Idola Kini Lawan
Prancis memiliki catatan 7 kemenangan dan 3 kekalahan dari 10 pertandingan pada periode yang sama, dengan 24 gol memasukkan dan 13 kebobolan menurut basis data FootyStats.
Pertemuan kedua negara juga menunjukkan persaingan yang tidak selalu mudah bagi Prancis karena Turki menang 2-0 ketika kedua tim bertemu di Konya pada kualifikasi Piala Eropa 2020, sebelum laga berikutnya di Paris berakhir 1-1.
Namun, Prancis telah memenangkan empat dari enam pertemuan kedua negara, sedangkan Turki hanya menang sekali.
Prediksi Starting Lineup
Turki – 4-2-3-1: Uğurcan Çakır; Zeki Çelik, Merih Demiral, Abdülkerim Bardakcı, Eren Elmalı; İsmail Yüksek, Salih Özcan; Yunus Akgün, Arda Güler, Kerem Aktürkoğlu; Barış Alper Yılmaz.
Prancis – 4-3-3: Mike Maignan; Jules Koundé, Dayot Upamecano, Ibrahima Konaté, Adrien Truffert; Eduardo Camavinga, Adrien Rabiot, Michael Olise; Ousmane Dembélé, Kylian Mbappé, Désiré Doué.
Baca Juga: Italia vs Belgia di UEFA Nations League: 11 Pemain U-23 Dipanggil ke Gli Azzurri
Prediksi Skor dari Sejumlah Sumber
Sports Mole memprediksi Turki kalah 1-2 dari Prancis, sedangkan Football Whispers memperkirakan Prancis menang 2-0.
RotoWire memiliki prediksi lebih lebar dengan skor Turki 1-4 Prancis, sementara sumber tersebut menilai absennya Çalhanoğlu dan kemungkinan tidak tampilnya Kökçü dapat mengurangi kekuatan lini tengah Turki.
Berdasarkan perbandingan tersebut, Prediksi Pontianak Post: Turki 1-2 Prancis, dengan pertimbangan kualitas lini depan Prancis, kedalaman skuad, serta status Mbappé yang telah dinyatakan siap bermain oleh Zidane. (*)
| Sumber | Prediksi Skor |
|---|---|
| Sports Mole | Turki 1-2 Prancis |
| Football Whispers | Turki 0-2 Prancis |
| RotoWire | Turki 1-4 Prancis |
| Pontianak Post | Turki 1-2 Prancis |
Editor : Efprizan