PONTIANAK POST - Georgia menghadapi Irlandia Utara pada matchday pertama UEFA Nations League 2026/27 Grup B2 di Boris Paichadze Dinamo Arena, Tbilisi, Jumat 25 September 2026, dalam pertandingan yang digelar tanpa penonton akibat sanksi UEFA.
Laga tersebut dimulai pukul 18.00 CET atau 23.00 WIB, sementara federasi sepak bola Irlandia Utara mengonfirmasi pertandingan berlangsung tanpa suporter.
Situasi itu menjadi persoalan tersendiri bagi Georgia karena keunggulan kandang tidak akan didukung atmosfer penuh stadion yang biasanya berkapasitas sekitar 55 ribu penonton.
Pelatih Irlandia Utara Michael O'Neill menilai kondisi tersebut justru dapat lebih merugikan Georgia karena tim tuan rumah kehilangan dukungan langsung dari pendukungnya.
“Ini bukan sesuatu yang menjadi fokus kami, kami akan berlatih di stadion malam ini,” kata O'Neill kepada BBC Sport NI.
Baca Juga: Prediksi Skor Turki vs Prancis di UEFA Nations League: Debut Zidane dan Duel Teman Jadi Lawan
O'Neill menambahkan, “Ini stadion yang hebat dan sayangnya akan kosong, tetapi menurut saya situasinya lebih sulit bagi tim tuan rumah.”
Georgia Punya Modal Positif
Georgia memasuki laga dengan catatan tidak terkalahkan dalam empat pertandingan sepanjang 2026 setelah menang atas Lituania dan Bahrain serta bermain imbang melawan Israel dan Rumania.
Momentum tersebut menjadi modal penting bagi Willy Sagnol setelah Georgia sebelumnya mengalami lima kekalahan dalam enam pertandingan kualifikasi Piala Dunia.
Data FootyStats menunjukkan Georgia membukukan tiga kemenangan, dua imbang, dan lima kekalahan dari 10 pertandingan pada 2026 dengan 14 gol dan 18 kebobolan.
Di sisi lain, Irlandia Utara mencatat empat kemenangan, satu imbang, dan lima kekalahan dalam 10 pertandingan tahun ini dengan 10 gol memasukkan dan 12 kebobolan.
Baca Juga: Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UEFA Nations League: Tetap Berjuang di Tengah Perang
Georgia juga memiliki pemain yang sedang menjadi perhatian besar, yakni Khvicha Kvaratskhelia, yang baru saja masuk nominasi Ballon d'Or setelah dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim 2025/26.
“Saya senang bisa mewakili Georgia, sebuah negara kecil, karena anak-anak dapat melihat bahwa meskipun berasal dari negara kecil, mereka bisa mencapai hal-hal seperti ini,” kata Kvaratskhelia kepada BBC Sport.
Irlandia Utara Datang dengan Sejumlah Absensi
Irlandia Utara kembali tampil di League B setelah meraih promosi dari League C pada edisi sebelumnya dan akan menghadapi Georgia, Hungaria, serta Ukraina di Grup B2.
Federasi Sepak Bola Irlandia Utara menyebut kapten Conor Bradley dan sejumlah pemain lain tidak tersedia untuk laga pembuka, sementara Jamie McDonnell juga mundur dari skuad akibat cedera hamstring.
Sports Mole memperkirakan Dan Ballard kembali ke lini belakang untuk menggantikan Ruairi McConville, sedangkan Paddy McNair dan Ethan Galbraith bersaing mengisi posisi yang ditinggalkan Ali McCann.
Baca Juga: Prediksi Skor Italia vs Belgia di UEFA Nations League: Duel Dua Pelatih Baru
O'Neill sebelumnya mengatakan skuadnya berada dalam kondisi bagus menjelang rangkaian empat pertandingan Nations League dalam periode 16 hari.
“Para pemain berlatih dengan sangat baik dalam beberapa hari terakhir, intensitas akan meningkat mulai Rabu,” ujar O'Neill melalui situs resmi Federasi Sepak Bola Irlandia Utara.
“Skuad berada dalam kondisi sangat baik, ini kelompok pemain muda yang luar biasa untuk ditangani, suasananya positif dan semua orang senang berada di sini,” lanjutnya.
Prediksi Starting Lineup
Georgia – 4-3-3: Giorgi Mamardashvili; Otar Kakabadze, Luka Lochoshvili, Saba Goglichidze, Saba Kharebashvili; Gizo Mamageishvili, Giorgi Kochorashvili, Giorgi Chakvetadze; Zuriko Davitashvili, Georges Mikautadze, Khvicha Kvaratskhelia.
Irlandia Utara – 3-4-2-1: Pierce Charles; Trai Hume, Dan Ballard, Ciaron Brown; Brodie Spencer, Shea Charles, Ethan Galbraith, Justin Devenny; Patrick Kelly, Isaac Price; Jamie Donley.
Baca Juga: Prediksi Skor Swedia vs Rumania di UEFA Nations League: Potter-Hagi Bertemu, Dulu Idola Kini Lawan
Kvaratskhelia menjadi titik sentral serangan Georgia, sedangkan Irlandia Utara diperkirakan mengandalkan struktur tiga bek dan transisi untuk mengurangi ruang yang dapat dieksploitasi tuan rumah.
Prediksi Skor dari Berbagai Sumber
Sports Mole menjadi salah satu sumber yang memberikan prediksi paling jelas dengan skor Georgia 3-1 Irlandia Utara, terutama karena absensi sejumlah pemain penting di kubu tamu.
Football Whispers memperkirakan pertandingan berakhir Georgia 2-1 Irlandia Utara, dengan Kvaratskhelia menjadi salah satu faktor utama dalam analisis mereka.
Forebet justru menghasilkan prediksi 0-0, dengan probabilitas kemenangan Georgia 30 persen, seri 39 persen, dan kemenangan Irlandia Utara 31 persen.
Baca Juga: Italia vs Belgia di UEFA Nations League: 11 Pemain U-23 Dipanggil ke Gli Azzurri
Prediksi Pontianak Post: Georgia 2-1 Irlandia Utara.
Georgia memiliki momentum lebih baik dalam empat laga terakhir, Kvaratskhelia menjadi ancaman utama, dan Irlandia Utara datang dengan beberapa absensi penting, tetapi pertandingan tanpa penonton berpotensi mengurangi keuntungan kandang Georgia. (*)
| Sumber | Prediksi Skor |
|---|---|
| Sports Mole | Georgia 3-1 Irlandia Utara |
| Football Whispers | Georgia 2-1 Irlandia Utara |
| Forebet | Georgia 0-0 Irlandia Utara |
| Prediksi Pontianak Post | Georgia 2-1 Irlandia Utara |
Editor : Efprizan