Prediksi Skor Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League: Tekad Tuchel Kalahkan Juara Dunia

Efprizan • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 07:59 WIB

 

Harry Kane menjadi sorotan saat Inggris menjamu Spanyol dalam laga pembuka UEFA Nations League di Wembley. (IG@harrykane)
Harry Kane menjadi sorotan saat Inggris menjamu Spanyol dalam laga pembuka UEFA Nations League di Wembley. (IG@harrykane)

PONTIANAK POST - Inggris menjamu Spanyol pada pertandingan pembuka UEFA Nations League 2026/27 Grup A3 di Stadion Wembley, London, dengan Thomas Tuchel menghadapi ujian berat setelah lima pemain penting mundur dari skuad akibat cedera.

Laga yang mempertemukan peringkat teratas sepak bola dunia itu dijadwalkan mulai pukul 19.45 waktu Inggris atau Minggu 27 September 2026 pukul 01.45 WIB (live di RCTI).

Spanyol datang sebagai juara Piala Dunia 2026 dan juara Eropa 2024, sedangkan Inggris mengakhiri Piala Dunia musim panas lalu di posisi ketiga setelah kalah dari Argentina pada semifinal dan mengalahkan Prancis dalam perebutan tempat ketiga.

Lima Pemain Absen, Tuchel Harus Mengubah Komposisi Inggris

Inggris kehilangan Cole Palmer, Declan Rice, Kobbie Mainoo, Marcus Rashford, dan Tino Livramento yang mundur dari skuad karena cedera menjelang pertandingan melawan Spanyol.

Reuters melaporkan Rice mengalami masalah hamstring dan punggung, Palmer mengalami cedera otot ringan, sedangkan Mainoo dan Rashford mengalami masalah setelah pertandingan bersama Manchester United.

Baca Juga: Performa Manchester United Buruk, Antonio Conte Dikaitkan Gantikan Michael Carrick

Tuchel memanggil Morgan Gibbs-White dan James Garner sebagai tambahan skuad, sementara Alex Scott dan Rio Ngumoha juga menjadi bagian dari opsi baru Inggris untuk menghadapi rangkaian pertandingan internasional.

Absennya Rice dan Mainoo menjadi persoalan penting karena Inggris kehilangan dua pemain yang biasa menjaga keseimbangan lini tengah, terutama ketika menghadapi Spanyol yang mengandalkan penguasaan bola melalui Rodri dan Pedri.

Dalam konferensi pers menjelang laga, Tuchel menegaskan Inggris harus menunjukkan permainan lengkap jika ingin mengalahkan juara dunia.

“Kami membutuhkan penampilan yang lengkap jika ingin memiliki peluang mengalahkan mereka,” kata Tuchel dalam konferensi pers, dikutip AS, September 2026.

Tuchel juga menegaskan persaingan posisi tetap terbuka, termasuk di sektor bek kanan yang mempertemukan Trent Alexander-Arnold dan Jarell Quansah.

Baca Juga: Manchester United Imbang 1-1 Lawan Fulham, Gary Neville Desak Carrick Berhenti Membela Pemain

“Saya tentu tidak akan memberi tahu Anda,” ujar Tuchel ketika ditanya apakah Alexander-Arnold akan menjadi starter.

Spanyol Datang dengan Rekor Panjang Tanpa Kekalahan

Spanyol memiliki modal besar setelah memenangkan Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Argentina 1-0 pada final, sekaligus memperpanjang catatan tidak terkalahkan dalam waktu normal menjadi 38 pertandingan di semua kompetisi.

Opta Analyst menyebut rekor tersebut sebagai rentetan tak terkalahkan terpanjang yang pernah dicatat sebuah negara Eropa, dengan 29 kemenangan dan sembilan hasil imbang.

Pelatih Luis de la Fuente menegaskan keberhasilan di Piala Dunia tidak membuat timnya berhenti mengejar gelar berikutnya.

“Yang kami lakukan di Piala Dunia tidak cukup untuk terus memenangkan pertandingan atau mengalahkan Inggris, kami harus menjadi lebih baik,” kata De la Fuente, dilansir The Guardian (25/9).

Baca Juga: Jersey Perpisahan Messi Layak Dikoleksi? Cek Harga, Kualitas, dan Potensi Naik Harganya

De la Fuente juga menyebut Inggris sebagai kekuatan besar sepak bola dunia dan menilai pertandingan di Wembley akan menjadi ujian penting untuk mempertahankan konsistensi timnya.

“Kami tahu Spanyol adalah tim yang harus dikalahkan, kami tahu hal itu membuat segalanya lebih sulit, tetapi itu memotivasi kami dan kami siap menghadapinya,” ujar De la Fuente.

Pernyataan tersebut memperlihatkan Spanyol tidak ingin hanya mengandalkan status juara dunia, tetapi tetap mempertahankan identitas permainan yang dibangun melalui penguasaan bola dan tekanan kolektif.

UEFA mencatat De la Fuente telah membawa Spanyol menjuarai Euro 2024 dan Nations League 2023 sebelum memenangkan Piala Dunia 2026, sehingga laga di Wembley menjadi awal perjalanan mempertahankan dominasi tersebut.

Harry Kane dan Lamine Yamal Jadi Sorotan

Pertandingan ini juga mempertemukan dua pemain yang menjadi pusat perhatian setelah Piala Dunia, yakni kapten Inggris Harry Kane dan bintang muda Spanyol Lamine Yamal.

Baca Juga: Mourinho Punya Tiga Opsi Atasi Konflik Mbappe dan Vinicius di Real Madrid

Kane menjadi tumpuan utama Inggris setelah tampil produktif di Piala Dunia, sedangkan Yamal merupakan bagian penting dari lini serang Spanyol yang mampu menciptakan peluang melalui kombinasi umpan pendek, pergerakan tanpa bola, dan serangan dari sisi sayap.

Opta Analyst menyoroti Jude Bellingham sebagai pemain penting Inggris setelah mencetak tujuh gol dalam 10 penampilan bersama tim nasional sepanjang 2026.

Bellingham diperkirakan kembali berperan sebagai penghubung lini tengah dan lini depan, dengan Bukayo Saka serta Anthony Gordon memberikan dukungan dari sisi sayap.

Spanyol memiliki opsi serangan melalui Yamal, Dani Olmo, Nico Williams, dan Mikel Oyarzabal, sementara Ferran Torres juga masuk pertimbangan setelah mencatat performa produktif bersama Paris Saint-Germain.

Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi Inggris untuk memperbaiki catatan menghadapi juara dunia, karena Opta Analyst mencatat The Three Lions hanya menang dua kali dalam 13 pertandingan terakhir melawan pemegang gelar Piala Dunia, dengan dua hasil imbang dan sembilan kekalahan.

Baca Juga: Paul Merson: Manchester City Tak Akan Juara Liga Inggris Jika Terus Bermain Seperti Lawan Sunderland

Prediksi Starting Lineup

Inggris – 4-2-3-1: Jordan Pickford; Jarell Quansah, Ezri Konsa, Marc Guéhi, Nico O'Reilly; Elliot Anderson, Jude Bellingham; Bukayo Saka, Morgan Rogers, Anthony Gordon; Harry Kane.

Spanyol – 4-3-3: Unai Simón; Eric García, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri, Dani Olmo; Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, Ferran Torres.

Sports Mole memproyeksikan Inggris menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Kane sebagai ujung tombak, sementara Spanyol diperkirakan memainkan pola 4-2-3-1 atau 4-3-3 dengan Rodri dan Pedri sebagai pengendali permainan.

Prediksi Skor dari Berbagai Sumber

Sports Mole memprediksi Spanyol menang 2-1 atas Inggris, dengan pertimbangan kualitas lini tengah dan konsistensi permainan juara dunia tersebut.

Football Whispers juga memperkirakan Spanyol menang 2-1, dengan Ferran Torres menjadi salah satu pemain yang berpotensi menentukan hasil pertandingan.

Baca Juga: Kurniawan dan Ponaryo Berharap Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Forebet menghasilkan prediksi imbang 2-2, dengan probabilitas hasil seri 41 persen, kemenangan Inggris 27 persen, dan kemenangan Spanyol 32 persen.

Opta Analyst melalui supercomputer memberikan peluang kemenangan Spanyol sebesar 40,2 persen, Inggris 33,6 persen, dan hasil imbang 26,2 persen berdasarkan 10.000 simulasi prapertandingan.

TNT Sports juga memprediksi Spanyol menang 2-1, sedangkan RotoWire menilai tim tamu memiliki keunggulan karena lini tengah lebih stabil dan Inggris kehilangan sejumlah pemain inti.

Prediksi Pontianak Post: Inggris 1-2 Spanyol.

Spanyol memiliki konsistensi permainan dan kedalaman lini tengah yang dapat menjadi pembeda, sementara Inggris tetap berbahaya melalui Kane, Bellingham, dan Saka meski kehilangan sejumlah pemain penting. (*)

Sumber Prediksi Skor
Sports Mole Inggris 1-2 Spanyol
Football Whispers Inggris 1-2 Spanyol
Forebet Inggris 2-2 Spanyol
TNT Sports Inggris 1-2 Spanyol
Prediksi Pontianak Post Inggris 1-2 Spanyol

 

Editor : Efprizan
Inggris vs Spanyol prediksi Inggris Spanyol Harry Kane Lamine Yamal UEFA Nations League