PONTIANAK POST - Timnas Thailand diprediksi meraih kemenangan atas Pakistan pada matchday pertama Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (26/9/2026) sore.
Pertandingan Pakistan vs Thailand dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB, dengan Thailand membawa keunggulan rekor pertemuan sementara Pakistan datang setelah mencatat tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan.
Perbedaan peringkat FIFA kedua tim cukup jauh, tetapi kondisi terkini Pakistan membuat Thailand tidak bisa hanya mengandalkan reputasi dan sejarah pertemuan.
Pakistan Datang dengan Pertahanan Solid
Pakistan memasuki pertandingan dengan modal tiga kemenangan beruntun setelah mengalahkan Afghanistan dua kali dengan skor 2-0 serta Maladewa dengan skor 3-0.
Rangkaian tersebut menunjukkan pertahanan Pakistan mampu menjaga gawang tetap bersih dalam tiga pertandingan berturut-turut.
Baca Juga: Prediksi Skor Vietnam vs Filipina di FIFA ASEAN Cup 2026: The Golden Star Menang Tipis
Dalam lima laga terakhir, Pakistan juga bermain imbang 0-0 melawan Bangladesh U-23 dan hanya sekali kalah, yakni 1-2 dari Myanmar pada akhir Maret.
Pelatih Pakistan, Nolberto Solano, akan berusaha mempertahankan organisasi pertahanan yang menjadi salah satu kekuatan timnya.
Bek Abdullah Iqbal menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan karena memiliki pengalaman bermain di Eropa bersama Mjallby AIF di Swedia.
Thailand Cari Momentum Setelah Tiga Laga Tanpa Menang
Thailand datang dengan pengalaman lebih panjang di level ASEAN, tetapi hasil terkini mereka belum stabil.
The War Elephant tidak meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir setelah kalah 0-2 dari Vietnam, bermain imbang 2-2 dengan Vietnam, dan kalah 1-2 dari Singapura.
Baca Juga: Kurniawan dan Ponaryo Berharap Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Laga melawan Pakistan menjadi kesempatan bagi tim asuhan Anthony Hudson untuk memperbaiki catatan tersebut dan menjaga peluang di Grup B FIFA ASEAN Cup 2026.
Chanathip Songkrasin tetap menjadi salah satu pemain penting Thailand karena pengalaman dan kemampuannya mengatur serangan dari lini tengah.
Rekor Pertemuan Menguntungkan Thailand
Thailand memiliki catatan dominan dalam empat pertemuan terakhir melawan Pakistan.
The War Elephant selalu menang dalam empat duel tersebut tanpa kebobolan, termasuk kemenangan 4-0 pada 2009 dan 2-0 pada pertemuan sebelumnya.
Thailand juga pernah mencatat kemenangan besar 6-0 pada 2001 serta menang 3-0 pada pertemuan lain di tahun yang sama.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Hadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh
Namun, seluruh catatan tersebut terjadi bertahun-tahun lalu sehingga tidak sepenuhnya menggambarkan kekuatan kedua tim saat ini.
Pakistan kini memiliki sejumlah pemain yang berkembang di luar negeri, sementara Thailand berada dalam proses regenerasi skuad.
Prediksi Skor Pakistan vs Thailand
Pakistan berpeluang mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik untuk meredam permainan Thailand.
Situasi bola mati juga dapat menjadi salah satu cara Pakistan menciptakan peluang karena Thailand perlu menjaga konsentrasi menghadapi lawan yang sedang memiliki catatan pertahanan positif.
Thailand kemungkinan lebih banyak menguasai bola dan mengandalkan kreativitas Chanathip serta pergerakan pemain di belakang Supachai.
Baca Juga: Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia di UEFA Nations League: Sesko Absen, Tuan Rumah Dibantai?
Pengalaman Thailand di level ASEAN, kualitas individu, dan rekor pertemuan menjadi faktor yang mendukung mereka dalam pertandingan ini.
Pakistan tetap berpotensi menyulitkan jika mampu mempertahankan disiplin pertahanan seperti dalam tiga pertandingan terakhir.
Dengan mempertimbangkan performa terkini dan kualitas kedua skuad, Thailand diprediksi mampu mencetak kemenangan.
Prediksi skor: Pakistan 0-3 Thailand.
Perkiraan Starting XI
Pakistan (3-4-1-2): Saqib Hanif; Abdullah Iqbal, Easah Suliman, Mohib Ullah; Haris Zeb, Alamgir Ghazi, Hayyan Khattak, Abdul Arshad; Syed Ali Raza; Umar Nawaz, Kaleemullah Khan.
Thailand (4-2-3-1): Patiwat Khammai; Waris Choolthong, Manuel Bihr, Peerawat Akkratum, Nicholas Mickelson; Kritsada Kaman, Peeradol Chamrasamee; Teerapat Pruetong, Chanathip Songkrasin, Anan Yodsangwal; Supachai Chaided. (*)
Editor : Efprizan