Roy Keane Minta Bintang Manchester City Buang Medali Usai Putusan Pelanggaran Finansial

Efprizan • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 14:07 WIB
Manchester City saat mengngkat trofi juara Premier League 2017/18. (Foto: @premierleague)
Manchester City saat mengngkat trofi juara Premier League 2017/18. (Foto: @premierleague)

PONTIANAK POST - Roy Keane meminta para pemain Manchester City yang meraih trofi selama periode pelanggaran finansial untuk membuang medali mereka setelah komisi independen Premier League menyatakan klub bersalah atas pelanggaran aturan finansial.

Pernyataan Keane disampaikan saat menjadi analis dalam siaran ITV terkait kemenangan Inggris atas Republik Ceko dan dikutip Sports Mole pada Rabu, 30 September 2026.

Keane soroti medali pemain Manchester City

Keane menilai pemain Manchester City yang meraih kesuksesan selama periode tersebut akan merasa kecewa setelah putusan komisi independen diumumkan.

“Jika saya adalah pemain dengan kesuksesan seperti beberapa tahun terakhir, saya 100 persen akan memasukkan medali-medali itu ke tempat sampah,” kata Keane.

Mantan gelandang Manchester United itu kemudian mempertanyakan pandangan bahwa keberhasilan Manchester City tetap sah karena pertandingan dimainkan di lapangan.

Baca Juga: Kiamat di Etihad! Manchester City Terancam Pengurangan Poin, Degradasi, Hingga Eksodus Para Bintang

“Anda mendengar omong kosong dari mantan pemain yang mengatakan mereka menang di lapangan, tetapi itu adalah kecurangan, ada kecurangan yang terjadi,” ujar Keane.

Premier League nyatakan City bersalah

Premier League menyatakan pada 29 September bahwa komisi independen menemukan Manchester City bersalah atas pelanggaran serius aturan finansial selama sembilan musim dari 2009/2010 hingga 2017/2018.

Menurut Premier League, komisi menemukan adanya kontrak dan kesepakatan komersial yang disebut sebagai “sham” untuk menggelembungkan pendapatan serta mengurangi biaya klub lebih dari 900 juta poundsterling selama periode tersebut.

Komisi juga menemukan Manchester City memberikan laporan keuangan yang tidak sesuai dan melakukan tiga dari empat pelanggaran yang berkaitan dengan kewajiban bekerja sama dalam investigasi Premier League.

Namun, putusan tersebut belum menjadi akhir proses karena Manchester City memiliki hak mengajukan banding hingga Jumat, 2 Oktober 2026.

Baca Juga: 115 Dakwaan Manchester City Masuk Tahap Banding, Apa Potensi Sanksi untuk The Citizens?

Premier League juga menegaskan bahwa jenis hukuman belum ditentukan dan akan dibahas dalam sidang terpisah oleh komisi independen.

Nasib trofi masih menunggu sanksi

Pencabutan gelar Premier League menjadi salah satu kemungkinan sanksi, tetapi belum ada keputusan resmi mengenai pencabutan trofi Manchester City.

Premier League menyebut komisi memiliki kewenangan luas dalam menentukan sanksi, termasuk denda, pengurangan poin, dan sanksi olahraga lainnya.

Manchester City telah menyatakan akan menggunakan hak bandingnya sehingga status akhir putusan dan konsekuensi olahraga masih menunggu tahapan berikutnya.

Bagi para pemain yang meraih trofi selama periode yang diperiksa, persoalan tersebut menyentuh bukan hanya catatan klub tetapi juga bagaimana pencapaian mereka dipandang setelah proses hukum selesai.

Baca Juga: Prediksi Skor Argentina vs Bolivia: Awal Era Baru Tanpa Lionel Messi

Keane sendiri menilai situasi tersebut dapat membuat pemain dan manajer Manchester City kesulitan mempertahankan fokus serta standar permainan setelah putusan tersebut.

“Ini sulit bagi para pemain dan manajer,” kata Keane, seraya menilai situasi tersebut dapat menyulitkan skuad untuk mempertahankan level performa mereka.

Proses selanjutnya kini bergantung pada banding Manchester City dan sidang terpisah yang akan menentukan sanksi atas pelanggaran yang telah dinyatakan terbukti oleh komisi independen.

Berikut adalah rincian musim juara Manchester City yang masuk dalam periode dakwaan tersebut beserta runner-up pada musim-musim itu:
 
Musim Peringkat Kedua (Runner-up)
2011/12 Manchester United
2013/14 Liverpool
2017/18 Manchester United

 

Editor : Efprizan
roy keane pelanggaran finansial manchester city Premier League