PONTIANAK POST - Mitchell Baker mencetak lima gol saat Timnas Indonesia mengalahkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026), sekaligus memastikan tiket ke final.
Striker berusia 19 tahun itu menyebut pertandingan tersebut sebagai laga paling gila yang pernah dimainkannya karena Indonesia harus terus mengejar produktivitas gol Malaysia yang pada waktu bersamaan menghadapi Singapura.
“Saya rasa ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan, tetapi saya hanya ingin mengulang apa yang dikatakan coach, para suporter luar biasa dan mereka membantu kami melewati pertandingan ini,” kata Baker dalam jumpa pers setelah pertandingan, seperti dilansir ANTARA.
Baker Borong Lima Gol
Baker menjadi pemain paling menonjol dalam kemenangan Indonesia setelah mencetak lima gol ke gawang Bangladesh.
Indonesia sudah unggul 6-1 pada babak pertama setelah Baker mencetak empat gol, ditambah gol Rizky Ridho dan Justin Hubner.
Baca Juga: Manchester City Hadapi Sanksi, Real Madrid dan Barcelona Pantau Erling Haaland
Bangladesh hanya mampu membalas melalui Mohammed Shariar Emon pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, Indonesia sempat kesulitan menambah gol ketika Malaysia terus memperbesar keunggulan atas Singapura dalam pertandingan yang berlangsung bersamaan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Malaysia akhirnya menang 6-0 atas Singapura, sehingga Indonesia membutuhkan tambahan gol untuk memastikan posisi puncak Grup A.
Indonesia Unggul Produktivitas Gol
Indonesia dan Malaysia sama-sama mengakhiri fase grup dengan tujuh poin serta selisih gol plus tujuh.
Posisi akhir kemudian ditentukan melalui produktivitas gol, dengan Indonesia mencetak 11 gol sedangkan Malaysia mengoleksi sembilan gol.
Baca Juga: Etihad Airways Bereaksi Keras Usai Putusan Kasus Finansial Manchester City
Kevin Diks dan Baker mencetak gol tambahan pada menit-menit akhir untuk membawa Indonesia menang 9-2 dan mengamankan posisi pertama Grup A.
Hasil tersebut membuat kemenangan atas Bangladesh memiliki arti penting karena Indonesia harus menjaga keunggulan produktivitas gol hingga pertandingan berakhir.
Bagi para pemain dan suporter di SUGBK, dua gol tambahan pada penghujung laga memastikan Indonesia tidak kehilangan tiket final setelah persaingan dengan Malaysia berlangsung hingga pertandingan terakhir.
Baker Ingin Indonesia Raih Trofi
Lima gol tersebut membuat Baker kini mengoleksi sembilan gol dalam tujuh penampilan bersama Timnas Indonesia sejak menjalani debut.
Sebelum menghadapi Bangladesh, Baker sudah mencetak empat gol untuk Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Baca Juga: Roy Keane Minta Bintang Manchester City Buang Medali Usai Putusan Pelanggaran Finansial
Baker mengatakan keberhasilan lolos ke final belum menjadi akhir karena Indonesia masih memiliki satu pertandingan untuk mengejar trofi.
“Kami akan menikmati malam ini, tetapi kami masih memiliki final untuk dimainkan, kami harus terus berusaha memenangkan trofi pertama Indonesia,” kata Baker.
Baker juga menjelaskan bahwa peran striker tidak hanya ditentukan oleh jumlah gol, tetapi juga pergerakan tanpa bola untuk membuka ruang bagi pemain lain.
“Pada pertandingan melawan Singapura, saya tidak mencetak gol, tetapi saya menjalankan peran saya, pada gol pertama saya melakukan pergerakan ke tiang dekat dan membuka ruang bagi pemain lain,” ujar Baker.
Indonesia selanjutnya menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB. (*)
Editor : Efprizan