PONTIANAK POST – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 harus menjadi pelajaran penting untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
Menurut Erick, jika Indonesia ingin kembali bersaing untuk tampil di Piala Dunia, persiapan harus dilakukan secara serius karena level persaingannya jauh lebih berat.
“Kita harus akui Thailand tim yang sangat bagus. Tapi saya apresiasi perjuangan pemain sampai titik terakhir. Ini pelajaran bagus buat seluruh pemain, buat pelatih, bahwa kalau memang kita mau masuk Piala Dunia, kita harus serius mempersiapkan dan tantangannya sangat berat,” ujar Erick, dikutip dari laman resmi Kemenpora (6/10).
Baca Juga: Erick Thohir Pastikan Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Erick Soroti Kelemahan Timnas Indonesia
Erick menegaskan Indonesia tidak boleh berpuas diri setelah mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.
Ia menyebut masih terdapat sejumlah titik kelemahan yang harus diperbaiki untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional.
“Tapi kitalah bangsa Indonesia, kita bukan bangsa kalah-kalahan. Kita harus terus tingkatkan sepak bola kita. Ada beberapa titik-titik kelemahan, ya mungkin harus kita perbaiki kalau kita mau persiapkan buat nanti Piala Asia,” tambahnya.
Evaluasi bersama akan dilakukan PSSI sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala Asia.
Baca Juga: Erick Thohir Targetkan Indonesia Tembus Ranking 100 Besar Dunia FIFA
Erick menilai semangat juang harus terus dipelihara karena Indonesia merupakan bangsa besar yang harus memiliki tekad kuat untuk meningkatkan prestasi sepak bola.
Indonesia Juara Lewat Adu Penalti
Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2.
Kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit sehingga pemenang harus ditentukan melalui tos-tosan.
Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor Indonesia.
Sementara itu, kegagalan Sarach Yooyen menjadi titik penting yang membuat Thailand tertinggal hingga akhirnya Garuda memastikan trofi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Bagi Erick, gelar tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan momentum untuk melakukan evaluasi dan mempersiapkan Indonesia menghadapi persaingan di level Asia dan dunia.
Baca Juga: Menang Dramatis atas Thailand, Ranking FIFA Indonesia Berubah? Ini Update Posisi Terbarunya
Editor : Khoiril Arif Ya'qob