PONTIANAK POST - Udinese membidik tiga poin saat bertandang ke markas Torino pada pekan keenam Liga Italia 2026/2027 di Stadio Olimpico Grande Torino, Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 01.45 WIB, dengan pelatih Kosta Runjaic berharap timnya bangkit setelah tiga kekalahan beruntun di liga.
Kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin dari lima pertandingan, tetapi Udinese sedikit lebih diunggulkan oleh sejumlah model prediksi karena memiliki produktivitas gol lebih baik.
Runjaic Bidik Tiga Poin, Alaba Jadi Sorotan
Udinese datang ke Turin setelah kalah dari Lazio, Inter Milan, dan Cagliari dalam tiga pertandingan liga terakhir sebelum jeda internasional.
Pelatih Kosta Runjaic menegaskan timnya datang dengan target kemenangan, sekaligus menyoroti pentingnya kehadiran David Alaba untuk menambah pengalaman dan kepemimpinan di dalam skuad.
“Kami akan pergi ke Turin untuk meraih tiga poin, dan kami harus berfungsi dengan baik sebagai sebuah tim,” kata Runjaic, dikutip dari kantor berita Italia ANSA (11/10).
Baca Juga: Prediksi Skor Atalanta BC vs Venezia di Serie A: Tuan Rumah Dibayangi Tiga Kekalahan
Runjaic menyebut Alaba memiliki kualitas kepemimpinan dan kemampuan mengatur permainan, tetapi mengingatkan bahwa pemain asal Austria itu belum bertanding selama sekitar tiga bulan sehingga kondisi fisiknya perlu dikelola dengan hati-hati.
Di kubu Torino, pelatih Ignazio Abate membutuhkan hasil positif setelah timnya mengawali musim dengan performa yang belum konsisten dan belum meraih kemenangan kandang di liga.
Statistik Torino vs Udinese
Berdasarkan data menjelang pertandingan, kedua tim sama-sama mengumpulkan empat poin dari lima laga, dengan masing-masing mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Il Toro, julukan Torino yang berarti Si Banteng, telah mencetak lima gol dan kebobolan delapan kali, sedangkan Udinese menghasilkan delapan gol tetapi sudah kemasukan 11 gol.
Statistik tersebut memperlihatkan Udinese memiliki serangan yang relatif lebih produktif, tetapi pertahanan kedua tim masih menjadi pekerjaan rumah.
Baca Juga: Herdman Tambah Pemain Diaspora, Ini Kandidat Naturalisasi Timnas Indonesia: Ada dari Arsenal U-21
Forebet memberikan peluang kemenangan sebesar 43 persen kepada Udinese, 31 persen untuk Torino, dan 25 persen untuk hasil imbang.
Prediksi Starting Lineup Torino vs Udinese
Torino (3-4-2-1): Franco Israel; Saúl Coco, Guillermo Maripán, Adam Masina; Marcus Pedersen, Matteo Prati, Emirhan İlkhan, Valentino Lazaro; Nikola Vlašić, Ché Adams; Giovanni Simeone.
Udinese (3-4-2-1): Maduka Okoye; Thomas Kristensen, Jaka Bijol, Nehuén Pérez; Kingsley Ehizibue, Jesper Karlström, Sandi Lovrić, Hassane Kamara; Florian Thauvin, Jurgen Ekkelenkamp; Keinan Davis.
Udinese mendapatkan tambahan pilihan setelah Matteo Palma, Juan Arizala, dan Alessandro Zanoli kembali tersedia, tetapi Runjaic mengonfirmasi Nicolo Zaniolo mengalami cedera dan kondisi David Alaba masih perlu dipantau.
Statistik dan Analisis Prediksi Skor
Sports Mole memprediksi Udinese menang 2-1, sedangkan Forebet juga mengunggulkan tim tamu dengan skor 2-1.
Baca Juga: Evaluasi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Baker Tajam, Herdman Punya Modal ke Piala Asia
Football Whispers memperkirakan hasil imbang 1-1, sementara William Hill dalam ulasan prapertandingannya menilai Torino sedikit lebih diunggulkan oleh pasar, meski kedua tim memiliki catatan awal musim yang serupa.
Berdasarkan perbandingan produktivitas, tren pertandingan, dan proyeksi sejumlah sumber, Prediksi Pontianak Post mengarah pada hasil imbang 1-1.
Torino berpeluang memanfaatkan dukungan suporter sendiri, tetapi Udinese memiliki kemampuan menyerang untuk memberikan perlawanan, sehingga kedua tim diperkirakan berbagi poin. (*)
| Sumber prediksi | Prediksi skor |
|---|---|
| Sports Mole | Torino 1-2 Udinese |
| Forebet | Torino 1-2 Udinese |
| Football Whispers | Torino 1-1 Udinese |
| Pontianak Post | Torino 1-1 Udinese |
Editor : Efprizan