Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Stadion Kridasana, Singkawang sendiri akan digelar 23 Januari hingga 9 Februari
Panitia menerangkan bahwa replika pagoda memiliki tinggi 20,20 meter dan lebar 15 meter. Ada delapan tingkat. Dua tingkat di bawahnya bisa dinaiki oleh pengunjung.
Ketua Harian Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang Tahun 2020, Tjhai Leonardi menerangkan akhir bulan tahun lalu. Bahkan panitia menarget kalau replika pagoda itu bisa memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).
Sedangkan Ketua Korlap Imlek Singkawang, A Thong, mengatakan bahwa tinggi dan lebar pagoda tersebut mengandung makna. Bahwa lebar 15 meter adalah Cap Go Meh (hari ke-15 Imlek), sedangkan tinggi 20,20 meter sesuai dengan tahun perayaan Imlek dan Cap Go Meh di tahun 2020.
Tak cuma replika Pagoda, di sekitarnya akan dibangun panggung untuk acara budaya seperti Chiau Theu atau wayang gantung. Pertunjukan kecapi, serta pentas lakon Sun Go Kong. Pengunjung bisa berfoto bersama di dalam replika pagoda dengan membayar tiket masuk Rp20 ribu/ orang.
Pekerja pembuat replika pagoda Wiyono, mengatakan bahwa pembangunan replika dilakukan oleh lima pekerja menggunakan besi, besi baja, dan pipa.
"Aman. Pengunjung jangan merasa khawatir, karena strukturnya pakai besi semua dan dicor," katanya. (har) Editor : Ari Aprianz