Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Runway Bandara Singkawang Pakai APBN

Administrator • Selasa, 3 November 2020 | 08:29 WIB
SEGERA DIBANGUN:  Maket Bandara Singkawang. Pemerintah akan mulai pembangunan pembangunan bandara pada tahun 2021. ANTARA
SEGERA DIBANGUN:  Maket Bandara Singkawang. Pemerintah akan mulai pembangunan pembangunan bandara pada tahun 2021. ANTARA
SINGKAWANG—Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, jika landasan pacu (runway) Bandar Udara Baru Kota Singkawang yang terletak di Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, akan dibangun melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

“Menurut Kementerian Perhubungan, bahwa runway Bandara Singkawang akan dibangun melalui dana APBN,” kata Tjhai Chui Mie, Senin (2/11).

Untuk selanjutnya, akan dibangun melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan melibatkan pihak swasta atau calon investor yang sudah melakukan site visit di Kota Singkawang beberapa waktu lalu. Tjhai Chui Mie mengungkapkan, pada bulan Juli kemarin, dirinya sudah ke Kementerian Perhubungan untuk menyerahkan sertifikat lahan hak pakai seluar 151,45 hektare.

“Kita juga sudah menyampaikan perubahan-perubahan, dimana kita perlu dukungan dan suport dari APBN untuk pembangunan bandara karena pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dia ingin dibantu oleh pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan untuk membangun landasan pacu dan pembersihan lahan tahap dua sampai seterusnya.

“Tentu upaya-upaya rapat akan terus dilanjutkan dengan calon investor yang sudah melakukan site visit bandara ke Kota Singkawang. Saya berharap pembangunan fisik Bandara Singkawang bisa segera dilakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Singkawang Petrus Yudha Sasmita mengatakan, luas lahan Bandar Udara Kota Singkawang yang akan dibangun adalah 151,45 hektare sesuai dengan Penlok Nomor KP 1024 tahun 2018.

“Sedangkan panjang runway bandara berdasarkan Penlok Bandara dibagi menjadi tiga tahap, antara lain, tahap satu sepanjang 1800 meter, tahap dua sepanjang 2.000 meter dan tahap ultimate sepanjang 2.500 meter,” katanya.

Saat ini, pembangunan Bandar Udara Kota Singkawang sedang dalam proses Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Yang artinya, pemerintah akan bekerjasama dengan investor guna mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Pada tahun 2019 pembangunan Bandara Singkawang menggunakan dana APBN dan telah dilaksanakan land clearing dengan luas 31,62 hektare atau sekitar 20,8% dari luas total lahan bandara,” ujarnya.

Direncanakan pada tahun 2021 akan ada kegiatan pekerjaan tanah (cut & fill) yang juga menggunakan dana APBN. “Sedangkan pembangunan disisi udara dengan menggunakan dana APBN dan disisi darat dengan proses KPBU,” ungkapnya. (har)

  Editor : Administrator
#bandara #singkawang