Kegiatan yang dibuka Ketua DPW PKB Kalbar Mulyadi Tawik tersebut menghasilkan Pengurus DPC PKB Kabupaten Sambas Periode 2021-2026, yakni Ketua Dewan Syuro H M Arfi DT, Sekretaris Syuro Suhari Adi, Ketua Dewan Tanfidz dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH, Sekretaris Tanfidz Erwin Johana SH dan Bendahara Tanfidz Yakob Pujana.
Ketua DPW PKB Kalbar Mulyadi Tawik mengatakan musyawarah cabang atau Muscab merupakan forum tertinggi partai sebagai ajang mengevaluasi, melihat jalannya kepemimpinan partai di tingkatan kabupaten kota.
Di Kalimantan Barat, sebutnya, dilakukan secara serentak dengan dua zona. Zona satu dipusatkan di Kota Pontianak yang diantaranya diikuti Kota Pontianak, Mempawah, KKU, Ketapang, Bengkayang, Singkawang termasuk Sambas. Sementara zona dua dipusatkan di Kabupaten Sanggau.
“Muscab merupakan amanah DPP PKB dalam upaya penataan struktur. Untuk di Kalimantan Barat dilaksanakan di dua zona, yakni di Kota Pontianak dan Kabupaten Sanggau,” kata Mulyadi Tawik. Setelah pelaksanaan muscab, Ketua DPC di kabupaten kota segera melengkapi struktur partai hingga tingkat paling bawah, kemudian bersama-sama bekerja dalam rangka meningkatkan elektabilitas partai.
Dikancah perpolitikan di Kabupaten Sambas. Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB. Pada legislatif periode 2014-2019, tak memiliki keterwakilan di DPRD Sambas. Namun secara mengejutkan, partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar ini mampu mengantar empat kadernya duduk di DPRD Kabupaten Sambas. Bahkan, memperoleh satu Kursi DPRD Provinsi Kalimantan Barat.
Ketua DPC PKB Sambas, dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH yang juga mantan Bupati Sambas ini mengakui partainya mengandalkan program dan niat baik yang kemudian disampaikan ke masyarakat. Kemudian resep selanjutnya adalah konsistensi partai yakni membangun masyarakat Sambas, peduli kepada petani, nelayan, dan masyarakat Kabupaten Sambas. (fah) Editor : admin2