Dengan mengusung tema besar “Berkarya untuk bangsa” peringatan hari Bhakti Adhyaksa 61, Kejari Singkawang mengadakan kegiatan sosial mulai penyerahan 2 unit WC untuk warga tidak mampu, vaksinasi, bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan, panti asuhan dan kepada para honorer, donor darah. “Tentunya kegiatan sosial yang kita lakukan bekerjasama dengan pemerintah kota Singkawang melalui dinas terkait dalam rangka hari Bhakti Adhyaksa yang ke 61,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Singkawang Edwin Kelampangan, Rabu (21/7).
Ia berharap dengan peringatan hari Bhakti Adhyaksa yang ke 61 ini kedepannya Kejari Singkawang khususnya dan Kejaksaan RI umumnya benar benar-benar bisa dirasakan kehadirannya oleh masyarakat dan memberikan manfaatnya sebesar-besarnya kebaikan masyarakat. Peringatan Hari Adhyaksa ke-61 Singkawang nantinya akan digelar Kamis (22/7) di Kantor Kejaksaan Negeri Singkawang.
Secara umum, Kajari menyampaikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi saat ini sudah berjalan baik sesuai koridor peran fungsi kejaksaan.
Di bidang perkara pidana umum hampir 70 persen yang adalah tindak pidana narkotika dari keseluruhan tindak pidana umum yang ditangani pihaknya. Hal ini tentu saja, kata Kacabjari, menjadi keprihatinan tersendiri bahwa di Singkawang hal penyalahgunaan narkotika di Kota Singkawang cukup tinggi.
“Hampir 70 persen perkara pidana umum itu tindak pidana Narkotika. Seperti penanganan kasus 14 kg Narkotika ada juga yang satunya itu yang merupakan besar ditangani di sekitar 10 kg Narkotika,” jelasnya.
Dibidang pidana khusus, Kacabjari juga mengatakan pihaknya tengah menangani kasus dugaan korupsi. Dimana saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan. “Sudah ada sejumlah saksi yang kita lakukan pemanggilan. Nanti akan kita ungkap perkembangannya,” jelasnya.
Di bidang intelejen, Kejari Singkawang aktif bekerjasama dengan Kementerian Agama, Pemkot Singkawang dalam pengawasan kepercayaan masyarakat Pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat (Pakem). Hal ini sebagai upaya pihaknya mencegah terjadinya intoleransi dan radikalisme akan aliran kepercayaan dan keagamaan yang berpotensi merusak tatanan persatuan dan kesatuan bangsa. “Sejauh ini koordinasi soal Pakem ini sangat baik dengan lintas sektoral sehingga kita bisa mencegah terjadinya penyalahgunaan akan aliran kepercayaan dan keagamaan,” jelasnya.
Sedangkan dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejari Singkawang sudah melakukan pelayanan kepada masyarakat. Seperti pelayanan hukum bagi masyarakat, pendampingan hukum secara gratis bagi warga, serta ikut melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di kota Singkawang. “Untuk PEN ini kita juga melakukan pendampingan agar terlaksana dengan baik sehingga hasilnya mengembangkan perekonomian masyarakat dalam masa pandemik saat ini,” katanya.
Untuk Bidang pengelolaan barang bukti, Kejari Singkawang setidaknya sudah dua kali melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana Narkotika, sementara sisa barang bukti lainya digunakan untuk berjalannya kasus di pengadilan.
Selain program terkait pelaksanaan tugas dan fungsi, Kejari Singkawang dalam hal pengembangan sumber daya manusia tengah mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi. Salah satu upaya tersebut, Kejari Singkawang membuka layanan ke masyarakat melalui PTSP, mengakses informasi kegiatan kejaksaan melalui situas resmi Kejari Singkawang. “Semua kita lakukan demi memberikan akses dan kemudahan bagi masyarakat,” jelasnya.
Kajari Singkawang juga memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memberikan laporan pengaduan apabila terdapat penyimpangan perilaku atau penyimpangan dari kode etik aparat kejaksaan di lingkup wilayah Kejaksaan Negeri Singkawang. “Sehingga dengan keterbukaan ini, masyarakat bisa melaporkan jaksa atau pegawai kejaksaan yang terindikasi menyalahi tugas dan fungsinya serta kode etiknya. Silakan lapor nantinya akan kita tindak lanjuti,” tegasnya.
Dengan adanya pengembangan SDM melalui pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi diharapkan Kejaksaan Negeri Singkawang dapat berkarya demi bangsa, demi negara, demi masyarakat untuk melakukan perbaikan ke arah lebih baik. Sehingga pihaknya terus dapat menjaga integritas dan profesionalisme aparatur penegak hukum. “Semoga apa yang kita lakukan, kita rencanakan dan kerjasakan saat in benar-benar bisa dirasakan masyarakat dan memberikan manfaatnya sebesar-besarnya bagi kebaikan masyarakat,” harapnya. (har) Editor : admin2