Pihaknya telah melakukan pelatihan petugas tracer ini dilaksanakan dengan melibatkan Kamtibmas, Babinsa, dan petugas posko PPKM Covid-19. Dengan disiapkannya petugas tracer, diharapkan Kota Singkawang mampu mengejar target sesuai Inmendagri tersebut.
"Apabila setiap Puskesmas bisa melakukan tes usap pada 50 orang per hari, diyakini akan mampu mengejar target sesuai Inmendagri," ujarnya.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie tak henti-hentinya mengingatkan warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. "Sekarang ini Singkawang sudah berada di zona oranye, sehingga menerapkan PPKM level III sesuai Inmendagri Nomor 26 Tahun 2021," katanya.
Oleh karena itu, masyarakat dimintakan dia untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan kegiatan apapun. "Para pelaku usaha juga diingatkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.
Dengan semakin rendahnya risiko penularan Covid-19 di Kota Singkawang, masyarakat menjadi sehat dan perekonomian akan pulih kembali. (har) Editor : admin2