Pergerjaan revitalisasi ini ditargetkan akan berlangsung selama dua tahun lamanya. Tahap pembangunan akan dimulai pada 17 Oktober 2022 mendatang yang bertepatan dengan peringatan Hari Pembentukan Pemerintah Kota Singkawang. “Rencananya 17 Oktober 2022 akan dilakukan pemancangan tiang. Pertama, kita mulai proses relokasi para pedagang ke pasar sementara. Kemudian, pembersihan, dan pembongkaran. Sesuai timeline, pengerjaan paling lama dua tahun harus sudah selesai dan tahun 2024 mendatang sudah diresmikan,” kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.
“Harapan terbesar kita, pendapatan dari para pedagang mengalami peningkatan dan otomatis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita. Selain itu, saya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama mensukseskan rencana pembangunan revitalisasi Pasar Beringin,” tambahnya.
Tjhai Chui Mie kembali menginformasikan setiap pedagang Pasar Beringin yang nantinya akan menempati lokasi pasar yang telah direvitalisasi akan diberikan subsidi selama satu tahun. Pada tahun berikutnya, para pedagang baru dikenakan pembayaran sesuai dengan harga yang ditetapkan berdasarkan tata letak kios atau los yang dipilih.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris PT Rezeki Timur Laut Sarkawi Lim membeberkan informasi pihaknya akan membangun kantor sementara di Kota Singkawang. Kedepannya, pihaknya pun akan turut melakukan pemantauan terhadap perkembangan bangunan Pasar Beringin usai direvitalisasi.
“Kita akan bangun kantor sementara di Kota Singkawang untuk pengelolaan Pasar Beringin, pengurusan administrasi dan registrasi para pedagang yang akan menempati Pasar Beringin itu. Jadi pasar ini akan dikelola jadi pasar yang bersih, modern, tertata rapi, dan sehat. Sehingga limbah dan sampah bisa dikelola dengan baik,” ujarnya.
Investor revitalisasi Pasar Beringin ini mengaku optimis pengerjaan revitalisasi rampung dalam kurun waktu dua tahun mendatang. “Insyaallah, mudah-mudahan dapat selesai sesuai dengan target yang diharapkan,” pungkasnya. (har) Editor : Misbahul Munir S