Seperti wilayah Jalan Gunung Sari Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.
"Baru beberapa menit, kondisi genangan air bah berwarna kuning pekat beserta lumpur membanjiri Jalan Gunung Sari," kata Penggiat Lingkungan Hidup dan Konservasi Kota Singkawang, Hatta Yudistira.
Hal itu diduga akibat adanya pembangunan proyek paping di bukit Gunung Sari Gang Sari.
"Terkait dengan kondisi ini, saya minta Pemkot Singkawang meninjau ulang terkait proyek diatas bukit Gunung Sari. Dan keberadaan parit-parit pembuangan yang ada," pintanya.
Intinya, warga Jalan Gunung Sari mohon atensi yang serius dari Pemkot Singkawang. Karena akibat proyek tersebut yang berdampak ke pemukiman warga. Dan dikhawatirkan akan berpotensi menimbulkan bencana alam yang lebih parah jika dibiarkan.
"Saya mewakili warga Jalan Gunung Sari ingin sebuah solusi," ujarnya.
Selain di wilayah Gunung Sari, banjir dengan air kuning juga menghiasi wilayah Jalan besar di wilayah Kelurahan Sedau. Bahkan banyak warga terpaksa menghentikan laju kendaraan hingga berhenti di tengah jalan.
Parno, warga Sungai Duri yang kebetulan lewat via telpon mengatakan wilayah Lirang, depan Dayang Resort banjir bahkan banyak kendaraan tidak bisa lewat.
"Ini saya baru lepas dari kubangan banjir, lepas Sungai Raya baru aman banjir," ungkap Parno.
Bahkan fasilitas rumah sakit seperti halaman dan teras sejumlah bangsal pun tak luput dari genangan air. Seperti di RSUD Abdul Aziz Singkawang.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Singkawang Urai Yenyen Kitri Tithonia Fijri mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring atas kejadian ini dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak. "Terus kita lakukan monitoring. Sejau ini belum ada warga yang diungsikan akibat banjir," ungkapnya. (har) Editor : Shando Safela