Menurutnya, letak Vihara Sui Kheu Thai Pak Kung sangat strategis. Dimana di sekitarnya ada gunung dan sungai serta bisa digunakan untuk masyarakat berolahraga dan sebagainya. Dari sisi kulinernya juga tidak sulit, karena berbagai macam makanan ada di sekitar vihara. Mulai dari yang halal, vegetarian dan lainnya.
"Kepada masyarakat khususnya umat yang berada di sekitar vihara bisa menjaga kebersihan, keamanan dan kenyamanan sehingga apa yang sudah terbangun bisa dirasakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dengan begitu apa yang menjadi tujuan kita di dalam membangun bisa tercapai," ungkapnya. Tamu yang datang pada peresmian vihara ini berasal dari berbagai daerah, baik dalam maupun luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, Sabah, Sarawak, dan Kuching. "Kemudian dari Surabaya, Jakarta dan Tangerang," sambungnya.
Turut hadir Anggota DPR RI, Daniel Johan mengatakan, dengan sudah diresmikannya Vihara Sui Kheu Thai Pak Kung ini bukan hanya menjadi suatu kebesaran Kota Singkawang Kalbar saja tapi juga Indonesia. "Saya berharap vihara ini bisa menjadi pusat yang juga memancarkan cahaya, keselamatan dan kesehatan bagi segenap rakyat Indonesia khususnya Singkawang," katanya.
Kemudian selain digunakan untuk ibadah sekaligus bisa menjadi pusat wisata sehingga bisa memperkenalkan Indonesia kepada dunia, meskipun Singkawang mayoritas penduduknya beragama Islam, namun ke Bhinekaan, kebersamaan eksistensi dari semua agama bisa diakui sama. "Sehingga itu menjadi contoh bagi dunia," ujarnya.
Sementara ketua panitia, Lim Hok Nen mengatakan, pembangunan Vihara Tri Dharma Bumi Raya Sui Kheu Thai Pak Kung sudah dimulai sejak 2012. Dengan peletakan batu pertama dan membangun vihara sementara. Selanjutnya proses pembongkaran vihara lama dengan mendapat restu Sui Kheu Pak Kung. Seiring berjalannya waktu, proses pembangunan terhenti karena pandemi Covid-19 pada tahun 2019.
Kemudian, pembangunan berjalan kembali pada tahun 2021 setelah Covid-19 melandai. "Akhirnya hari ini bisa dilaksanakan peresmian," katanya. Menurutnya, pembangunan vihara ini adalah merupakan ide kreatif dari Djong Siau Khiang yang dikerjakan oleh tukang dari Singkawang dan Pulau Jawa. "Luasan vihara ini kurang lebih 6 hektare," ujarnya. (har) Editor : Misbahul Munir S