Mendengar teriakan tersebut, anggota yang berpatroli spontan mengejar dan mencoba menyelamatkan anak tersebut. "Dengan spontan anggota langsung berusaha mengejar anak yang terseret ombak ke tengah. Alhamdulillah anak tersebut berhasil diselamatkan," ujarnya.
Apa yang dilakukan anggotanya, katanya, sudah sesuai perintah Dankorbrimob dan Kapolda Kalbar serta Dansat Brimob Polda Kalbar agar anggota Brimob turut mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. Terutama seperti saat ini dimana masyarakat banyak menghabiskan waktu liburan akhir tahun dengan rekreasi di obyek wisata. "Apa yang dilakukan anggota adalah merupakan perintah pimpinan. Karena segala kemungkinan akan terjadi. Oleh karenanya Brimob hadir untuk mengantisipasi hal-hal yang kemungkinan dapat terjadi," ungkapnya.
Sementara itu Eko mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Dimana dirinya bersama tim SAR Batalyon B Pelopor sedang memberikan imbauan kepada pengunjung wisata. "Saat memberikan imbauan terdengar teriakan pengunjung. Spontan saya bersama rekan-rekan saya berusaha menyelamatkan anak tersebut," katanya.
Saat melakukan penyelamatan, diakuinya agak kesulitan mengingat gelombang yang cukup tinggi. "Saat melakukan penyelamatan kami sedikit ada kendala. Lantaran gelombang yang cukup tinggi. Alhamdulillah anak tersebut dapat kami selamatkan. Usai diselamatkan, anak tersebut terlihat agak lemas. Atas kondisi itu, langsung kami kembalikan ke orangtuanya untuk dilakukan penanganan medis," pungkasnya. (har) Editor : Misbahul Munir S