Meski terjaring petugas kepolisian, Waka Polres Singkawang, Kompol Indra Asrianto menyebutkan, muda-mudi ini hanya diberi pembinaan. Mereka diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi hal yang sama. Polisi juga mengundang keluarga dan orang tua mereka terkait kasus prostitusi tersebut.
"Mereka kami beri pembinaan, kami juga mengundang keluarga dan kedua orang tua masing-masing pasangan," terang Kompol Indra Asrianto kepada awak media belum lama ini.
Modus prostitusi yang dilakukan 5 pasangan ini yakni dengan menjalin hubungan seperti berpacaran.
Selain itu, di waktu berbeda, sejoli tanpa hubungan pernikahan terjaring razia petugas gabungan BNN, TNI, Polri dan Kelurahan saat merazia indekos di Kelurahan Melayu, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu 5 April 2023 Mirisnya, berdasarkan pengakuan si pria kepada petugas, dirinya mengidap penyakit menular seksual, yakni sifilis.
Lebih parahnya lagi, berdasarkan pengakuan pria tersebut, kekasihnya ternyata biasa membuka jasa prostitusi atau Open BO lewat aplikasi hijau. Secara tidak langsung, keduanya sudah menularkan penyakit menular seksual yang dideritanya kepada pria-pria hidung belang. Tak hanya sampai disitu, berdasarkan pemeriksaan urine oleh BNN, sejoli tersebut juga positif menggunakan Narkoba jenis sabu.
Lurah Melayu, Erly Kurniawan mengaku begitu miris dengan temuan tersebut. Dalam waktu dekat ini, Erly akan memanggil pemilik atau pengelola kos tersebut agar diberi pembinaan.
"Karena yang bisa memantau penghuni kos ini kan adalah pemiliknya," ucap Erly.
Selain itu, di kamar sejoli ini, petugas juga menemukan sebuah samurai berbercak darah. Menurut pengakuan pria tersebut, samurai tersebut belum pernah dia gunakan untuk kriminalitas. Namun, petugas tetap mengamankan samurai tersebut untuk mencegah hal yang tidak diinginkan kedepannya. (har) Editor : Misbahul Munir S